Gambar Screenshot Bupati tinjau Perbaikan Jalan Provinsi di Dharmasraya, Simpang III Koto Baru – Simalidu (Dok, Istimewa)
Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Masyarakat mengeluhkan aktivitas kendaraan pengangkut tandan buah segar (TBS) sawit dari Tanjung menuju pabrik di Takung, Kabupaten Sijunjung. Truk-truk dengan kapasitas muatan overload ini disebut sebagai faktor utama rusaknya jalan provinsi yang membentang di wilayah Dharmasraya.
Sejumlah nagari yang dilewati kendaraan tersebut antara lain Pulau Mainan, Koto Baru, lanjut ke jalan lintas sumatera, Koto Padang, Gunung Medan, Sikabau, Sungai Dareh, Pulau Punjung, hingga Sialang (Gunung Selasih). Dengan rute panjang itu, kendaraan bebas beraktivitas di jalan utama, padahal kelas jalan di wilayah Pulau Mainan dan Koto Baru jelas tidak sesuai dengan beban tonase yang dibawa.
Warga Geram, Pemerintah Lamban
Wali Nagari Pulau Mainan, Asrizal Ricelin, membenarkan keresahan warga.
“Benar, aktivitas kendaraan tersebut memang menjadi keluhan warga setiap hari. Kendaraan tronton yang digunakan jelas melanggar kelas jalan. Kita berharap pemerintah daerah bisa menindaklanjuti kasus ini dengan segera,” tegasnya.
Bupati Posting Jalan Diperbaiki
Di tengah keresahan warga, Bupati Dharmasraya, Anisa Suci Ramadhani, memamerkan kabar baik lewat akun Facebook pribadinya. Ia menuliskan bahwa perbaikan jalan provinsi dari Simpang III Koto Baru hingga Simalidu sudah dimulai dengan dukungan anggaran dari Pemprov Sumbar.
“Alhamdulillah perbaikan jalan provinsi dari Simpang III Koto Baru hingga Simalidu sudah dimulai. Perbaikan jalan ini sesuai dengan permohonan masyarakat yang kita minta ke provinsi. Terimakasih Pak Gubernur @mahyeldisp dan Uda Wagub @vasco_ruseimy telah menyetujui permohonan kami dari Dharmasraya. Pemprov menganggarkan tahun ini untuk perbaikan yang sudah rusak parah dan perbaikan keseluruhan pada tahun depan. Jalan ini penting sebagai penghubung antar provinsi dan jalur penting untuk perekonomian,” tulisnya.
Sayangnya, semangat pembangunan jalan yang diposting bupati di media sosial dinilai tidak sejalan dengan realitas di lapangan. Selama truk overload terus dibiarkan merajalela, perbaikan jalan justru terancam mubazir karena kerusakan akan kembali terjadi.
Dishub: Over Tonase Adalah Pelanggaran Serius
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Dharmasraya, Catur Eby, membenarkan adanya aktivitas kendaraan overload TBS dari pengusaha luar daerah yang melintas di jalan Dharmasraya. Menurutnya, truk yang melebihi aturan tonase dipandang sebagai pelanggaran serius karena menimbulkan beberapa masalah:
1. Dampak pada Infrastruktur Jalan
Jalan kabupaten, provinsi, maupun nasional cepat rusak karena beban yang melebihi kapasitas konstruksi.
Anggaran pemeliharaan jalan jadi lebih besar, padahal dana daerah sangatlah terbatas.
2. Aspek Keselamatan Lalu Lintas
Truk over tonase lebih rawan mengalami kecelakaan, dan kerusakan jalan akan mengancam keselamatan pengguna jalan lain.
3. Ketertiban dan Penegakan Aturan
Dishub melihat hal ini sebagai pelanggaran UU LLAJ (Undang-Undang No. 22 Tahun 2009).
Perlu adanya pengawasan dan operasi gabungan dengan kepolisian sebagai institusi yang dapat melakukan penindakan sesuai undang-undang.
“Maka dari itu praktik over tonase merugikan daerah dan masyarakat banyak. Adanya sosialisasi, penegakan aturan, dan koordinasi dengan aparat terkait. Atas inisiatif Ibu Bupati, Pemerintah Kabupaten melalui beberapa OPD terkait akan terus meminta dan mendorong semua perusahaan angkutan atau transporter untuk peduli dan merespon keresahan masyarakat dalam wujud membantu perbaikan jalan yang rusak,” ungkapnya.
Perbaikan Jalan Bisa Jadi Sekadar Pencitraan
Meski Dishub mengakui dampak buruk truk overload, masyarakat menilai ketegasan Pemkab masih sebatas omongan. Hingga kini, belum ada operasi atau penindakan nyata terhadap pelanggaran tonase oleh kendaraan pengangkut TBS dari Tanjung tersebut.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka perbaikan jalan provinsi yang dibanggakan Bupati Anisa di media sosial tidak lebih dari sekadar pencitraan. Anggaran pembangunan yang besar akan sia-sia, karena jalan yang diperbaiki akan kembali hancur dilindas truk sawit dengan muatan berlebih.
Editor: Yanti












2 Komentar
**back biome**
Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.