Poli Jantung RSUD Sungai Dareh Terhenti, Pasien Jantung Dharmasraya Terpaksa Cari Alternatif

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Suasana di RSUD Sungai Dareh Pasien jantung Dharmasraya terpaksa cari alternatif lain (Dok, Istimewa)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Penutupan layanan Poli Jantung di RSUD Sungai Dareh memicu kekecewaan pasien penyakit jantung di Kabupaten Dharmasraya dan daerah sekitar. Layanan yang selama ini menjadi tumpuan masyarakat kini tidak lagi beroperasi, membuat pasien kebingungan mencari alternatif pengobatan.

Salah seorang keluarga pasien, Amir (36), warga Kiliran Jao, Kabupaten Sijunjung, mengaku terkejut saat mengetahui Poli Jantung tidak lagi melayani pasien.

“Kami kaget dan kecewa dengan tidak beroperasinya layanan Poli Jantung di RSUD Sungai Dareh,” ungkap Amir, Rabu (18/2/2026), di ruang tunggu rumah sakit.

Menurutnya, penutupan layanan tersebut menambah beban bagi keluarga pasien jantung. Jika harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Padang, biaya yang dikeluarkan tentu jauh lebih besar.

“Kalau harus berobat ke Padang, kami butuh biaya penginapan, transportasi, dan akomodasi lainnya. Itu jelas memberatkan,” tambahnya.

Amir berharap Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bersama manajemen RSUD Sungai Dareh segera mencarikan solusi agar pelayanan Poli Jantung dapat kembali dibuka.

“Kami berharap kepada pemerintah kabupaten dan Direktur RSUD agar pelayanan Poli Jantung ini bisa segera dibuka kembali. Penyakit jantung ini tidak bisa menunggu,” harapnya.

Dokter Jantung Lanjut Pendidikan Fellow

Menanggapi keluhan tersebut, Direktur RSUD Sungai Dareh, dr. Fitra Neza, menjelaskan bahwa dokter spesialis jantung saat ini tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan fellow ke Malaysia. Pendidikan tersebut merupakan salah satu persyaratan pengoperasian alat Cath Lab (kateterisasi jantung) yang direncanakan di RSUD Sungai Dareh.

“Dokter jantung persiapan untuk melanjutkan pendidikan fellow ke Malaysia sebagai persyaratan untuk alat Cath Lab RSUD. Kami sudah mengusahakan ke Persatuan Dokter Jantung di Padang. Bupati dan RSUD juga sedang mengajukan dokter jantung pengganti ke Kementerian Kesehatan melalui program PGDS,” terang dr. Fitra Neza melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga :  Akses Jalan ke Jorong Lubuak Rasam Semakin Parah Saat Hujan, Warga Minta Bupati Solok Turun Tangan

Ia menambahkan, untuk sementara waktu pelayanan pasien jantung masih dapat dilakukan oleh dokter spesialis penyakit dalam yang memiliki kompetensi dalam penanganan medis penyakit jantung.

“Saat ini pelayanan jantung bisa dilaksanakan oleh dokter penyakit dalam karena juga mempunyai kompetensi untuk pengobatan jantung,” jelasnya.

Harapan Masyarakat

Meski ada solusi sementara, masyarakat tetap berharap kehadiran dokter spesialis jantung definitif di RSUD Sungai Dareh dapat segera terealisasi. Mengingat angka penyakit jantung yang terus meningkat, keberadaan Poli Jantung dinilai sangat krusial sebagai layanan dasar kesehatan rujukan di Dharmasraya.

Kini publik menunggu langkah konkret pemerintah daerah dan manajemen RSUD agar layanan spesialis jantung kembali optimal, sehingga pasien tidak perlu menempuh jarak jauh demi mendapatkan penanganan medis yang layak.

 

Editor: Mitra Yuyanti 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa
Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026
Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ,Tabligh Akbar Perkuat Nilai Keislaman dan Kebersamaan
Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar
Sirah Nabi Berbahasa Bugis Warnai Maulid GP Ansor Soppeng
Tanah longsor terjadi di kawasan Kapalo Lubuak Jambu, Jorong Subarang Ombak, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung,
Polsek Kuindra Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Ketahanan Pangan Program Asta Cita di Kelurahan Sapat
Lima Kampung Nelayan Merah Putih Segera Dibangun, Ekonomi Pesisir Padang Pariaman Bersiap Menggeliat
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ,Tabligh Akbar Perkuat Nilai Keislaman dan Kebersamaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Tanah longsor terjadi di kawasan Kapalo Lubuak Jambu, Jorong Subarang Ombak, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung,

Berita Terbaru