Sikap Bupati Dipertanyakan: BRM Diportal, Perusahaan Lain Dibiarkan?

- Penulis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar (Dok, Istimewa)

Oleh: Mitra Yuyanti Kaperwil Sumatera Barat 

 

Mediainvestigasi.net – Ada yang janggal di Dharmasraya. Sebuah tiang besi berdiri kokoh di salah satu ruas jalan kabupaten yang digunakan oleh PT BRM Estate Sijunjung. Portal permanen itu diklaim sebagai bentuk penertiban kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL). Dalihnya: menegakkan aturan.

Namun, publik bertanya—mengapa hanya PT BRM Estate Sijunjung yang jadi sasaran? Padahal, perusahaan ini hanya memanfaatkan jalan kabupaten sepanjang ±6 meter, tak sepanjang perusahaan-perusahaan raksasa lain yang operasionalnya lebih masif dan melintasi jalan daerah berpuluh kilometer.

Lihatlah PT SAK, PT SMP, dan sederet nama besar lainnya. Jika mau jujur dan transparan, kendaraan operasional mereka pun bisa dikategorikan melanggar aturan ODOL. Tapi sayangnya, tidak ada portal untuk mereka. Tidak ada tindakan “penertiban” sekeras yang dialami BRM.

Maka, wajar bila warung-warung kopi di Dharmasraya mendadak riuh. Perbincangan seputar sikap bupati terhadap PT BRM kini jadi topik hangat. Banyak tokoh masyarakat mempertanyakan: apakah penertiban ini benar-benar demi aturan, atau hanya karena tidak adanya komunikasi antara manajemen BRM dengan sang bupati?

Sebab, isu yang beredar kuat menyebutkan bahwa keputusan ini diambil bukan karena pelanggaran berat, melainkan karena “tidak adanya koordinasi langsung” antara pimpinan BRM dan kepala daerah. Bila itu benar, maka ini bukan hanya soal portal. Ini soal ego kekuasaan.

Sejumlah tokoh menilai sikap seperti ini bukan hanya menciptakan ketidakadilan, tetapi juga merusak iklim investasi daerah. Bayangkan, perusahaan yang membayar pajak, menyerap tenaga kerja lokal, dan berkontribusi pada ekonomi daerah, justru mendapat perlakuan tak setara.

Pemerintah daerah seharusnya menjadi fasilitator, bukan penghambat. Menjaga keseimbangan antara aturan dan pertumbuhan ekonomi. Jika aturan ODOL benar-benar ditegakkan, maka seluruh perusahaan harus diaudit, tidak pilih kasih. Jangan sampai aturan hanya menjadi alat untuk “menghukum” pihak yang tidak akrab secara personal.

Baca Juga :  Tiba di Sentani, Rombongan SKKP Disambut Tarian Daerah dan Penyematan Mahkota Kasuari

Dalam konteks ini, publik butuh kejelasan. Apakah BRM satu-satunya pelanggar, atau hanya satu-satunya yang tak bersalaman dengan kekuasaan? (**)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babak Baru Literasi Pasaman Barat Dimulai, Pelantikan Pengurus Forum TBM Berlanjut dengan Workshop Inspiratif
PLTU Banjarsari Mati Berbulan-bulan, CERI Desak PTBA Diaudit dan Manajemen Dievaluasi
Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian
SOSOK INSPIRATIF DI PALEMBAYAN | PATUT DICONTOH!
Ketika Pikiran Presiden Sulit Dipahami
LUAR BIASA! Di Tangan Kepsek Muharni, SD Negeri 01 Pasar Palembayan Bertransformasi, Gudang Piala Penghargaan, Sekolah Bersih dan Jadi Kebanggaan Siswa
KEREN DAN MENDIDIK! Begini Cara SMKN 1 Palembayan Terapkan Disiplin Humanis, Siswa Terlambat Tidak Dimarahi, Tapi Dibina Jadi Generasi Hebat
BIKIN BETAH! Intip Potret SMA Negeri 1 Palembayan yang Bersih, Asri dan Nyaman, Sekolah Idaman di Ujung Agam – Jumat, 2 Oktober 2026
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Babak Baru Literasi Pasaman Barat Dimulai, Pelantikan Pengurus Forum TBM Berlanjut dengan Workshop Inspiratif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:38 WIB

PLTU Banjarsari Mati Berbulan-bulan, CERI Desak PTBA Diaudit dan Manajemen Dievaluasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:11 WIB

SOSOK INSPIRATIF DI PALEMBAYAN | PATUT DICONTOH!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Ketika Pikiran Presiden Sulit Dipahami

Berita Terbaru