Puan Terima Penghargaan Bintang Republik Indonesia Utama dari Istana: Amanah untuk Rakyat

- Penulis

Senin, 25 Agustus 2025 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi foto Saat Puan Terima Penghargaan Bintang Republik Indonesia Utama dari Istana

 

JAKARTA. Mediainvestigasi.Net – Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Jasa dan Kehormatan kepada 141 tokoh bangsa yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 RI. Ketua DPR RI Puan Maharani menjadi salah satu yang mendapat penghargaan, di mana tanda kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama dari negara disematkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara kenegaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pemberian penghargaan Bintang Republik Indonesia Utama berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025). Puan nampak anggun menggunakan kebaya berwarna merah muda.

 

Selain Puan, sejumlah tokoh nasional juga menerima tanda kehormatan dari negara, meskipun dalam kategori bintang yang berbeda. Beberapa di antaranya adalah Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua BPK Isma Yatun, Ketua DPD Sultan B Najamudin, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) hingga Penasihat Khusus Bidang Politik dan Keamanan Wiranto serta sejumlah tokoh militer dan sipil lainnya.

 

Puan berdiri di baris depan bersama enam tokoh lainnya. Di barisan kedua hingga keempat, penghargaan juga diberikan kepada tokoh-tokoh seperti AM Hendropriyono, Muhaimin Iskandar, Bahlil Lahadalia, Marty Natalegawa, serta ahli waris tokoh nasional seperti Moerdiono, Hoegeng Imam Santoso dan Rachmawati Soekarnoputri.

 

Jenis tanda kehormatan yang diterima masing-masing tokoh berbeda, disesuaikan dengan bidang pengabdian dan kontribusi mereka.

 

Puan menjadi orang pertama yang mendapatkan penganugerahan dari Prabowo mengawali rangkaian acara. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan negara atas jasa luar biasa dalam pengabdian di bidang pemerintahan dan konstitusi.

 

Adapun penghargaan diberikan karena Puan dinilai negara berjasa sangat luar biasa di bidang politik dan pembangunan nasional melalui kepemimpinan dalam memperkuat fungsi parlemen, memperjuangkan peran perempuan dalam politik serta mendukung kebijakan strategis nasional.

Baca Juga :  Salmawati Raih AMKI Kartini Award 2026, Harumkan Aceh di Kancah Nasional

 

Bintang Republik Indonesia Utama merupakan salah satu tanda kehormatan tertinggi di Indonesia. Puan mengucapkan terima kasih kepada Prabowo.

 

“Saya menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto atas kepercayaan ini. Penghargaan Bintang Republik Indonesia Utama yang saya terima hari ini bukan semata pengakuan atas perjalanan pribadi, melainkan tanggung jawab besar yang dititipkan masyarakat kepada saya,” kata Puan.

 

Puan menekankan bahwa setiap tanda kehormatan adalah amanah untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, terlebih di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih penuh gejolak.

 

“Penghargaan ini merupakan amanah untuk rakyat. Tentunya atas nama DPR, kami akan terus memastikan mendengarkan aspirasi maupun masukan dan kritik dari masyarakat, serta terus memperbaiki apa yang masih dianggap kurang,” tutur mantan Menko PMK itu.

 

Puan juga menegaskan pentingnya kesungguhan DPR dalam menghadirkan kebijakan yang nyata bagi masyarakat. Ia mengatakan masyarakat selalu menjadi bagian dari proses legislasi dengan memantai kinerja DPR.

 

“Penghargaan ini adalah motivasi untuk memastikan DPR bekerja secara maksimal, transparan, dan pro-rakyat,” ungkap Puan.

 

“Setiap langkah yang saya ambil sebagai Ketua DPR akan selalu didasarkan pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan elit,” tambah perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.

 

Puan menyatakan penghargaan ini menjadi pengingat bahwa politik dan jabatan publik adalah amanah, bukan kehormatan semata.

 

“Tugas kita adalah memastikan bahwa kemerdekaan, kesejahteraan, dan keadilan bagi rakyat Indonesia tetap menjadi prioritas. Penghargaan ini bukan tujuan, tetapi komitmen untuk terus bekerja, memperjuangkan kepentingan rakyat, dan menegakkan demokrasi yang bermartabat,” papar Puan.

 

Ini bukan penghargaan pertama dari negara yang diterima Puan. Pada tahun 2020 di tengah situasi pandemi Covid-19, Puan juga menerima Bintang Mahaputera Adipradana dari negara. Saat itu, Puan dinilai berhasil menjaga stabilitas kelembagaan dan menjalankan peran DPR RI dalam masa krisis nasional.

Baca Juga :  Sukses Satgas PKH yang Terciderai

 

Puan pun menambahkan bahwa keberadaan DPR sebagai lembaga legislatif harus selalu mengedepankan konstitusi dan suara rakyat.

 

“DPR adalah amanah konstitusional yang saya emban sebagai Ketua DPR RI. Saya berkomitmen untuk menjalankannya dengan integritas dan tanggung jawab penuh kepada rakyat Indonesia,” tutup Puan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Dua Koper Dibawa Penyidik
Skandal Paspor Ganda: Ancaman Serius bagi Perlindungan Anak dan Integritas Hukum Indonesia
Budi Arie dan Godaan Menjadi Pemerintahan Bayangan
Bogor Bersholawat 2026: Rakyat Bertahan, Pejabat Pergi — Seremoni Pemkab Bogor Dipertanyakan
Tanah Berhamburan ke Jalan, Proyek di Sukmajaya Disorot: Izin Lengkap atau Sekadar Klaim?
Skandal Rutan Tanjung Gusta Medan: Potret Kebobrokan Sistemik dan Urgensi Penegakan Hukum Tanpa Kompromi
Garuda Pancasila: Antara Simbol yang Terinjak dan Nilai yang Dilumat Kekuasaan
Bantah Fitnah, Ito Lawputra: Cedric Lievra, WNA Prancis yang Peduli Kesejahteraan Pekerja dan Taat Hukum
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:41 WIB

KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Dua Koper Dibawa Penyidik

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Skandal Paspor Ganda: Ancaman Serius bagi Perlindungan Anak dan Integritas Hukum Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:29 WIB

Budi Arie dan Godaan Menjadi Pemerintahan Bayangan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Bogor Bersholawat 2026: Rakyat Bertahan, Pejabat Pergi — Seremoni Pemkab Bogor Dipertanyakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Tanah Berhamburan ke Jalan, Proyek di Sukmajaya Disorot: Izin Lengkap atau Sekadar Klaim?

Berita Terbaru