Ketua Investigasi Nasional LPKN Tegas Minta Jajaran Penegak Hukum Polda & Kejaksaan Tinggi Maluku Utara Agar Tidak Memelihara Kasus Dugaan Kuat Ijazah Palsu Pulau Taliabu

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dokumentasi Istimewa : La Omy La Tua (Ketua Investigasi Nasional Lembaga Pemerhati Keuagan Negara Indonesia) 

Taliabu Maluku Utra, Media Investigasi.net, Ketua Investigasi Nasional Lembaga Pemerhati Keuagan Negara Indonesia La Omy La Tua, tegas minta seluruh Penegak Hukum di seluruh Bumi Pertiwi khsusnya para Penegak Hukum di jajaran Polda serta jajaran penegak hukum kejaksaan tinggi wilayah Provinsi Maluku Utara segra melakukan penangkapan terhadap para oknum Pejabat Strategis di Kabupaten Pulau Taliabu yang di duga kuat telah telah melakukan pemalsuan Admintrasi Negara di duga kuat telah menggunakan (Ijazah Palsu).

Dimana Ketua Investigasi Nasional Lembaga Pemerhati Keuagan Negara Indonesia La Omy La Tua, menyampaikan bahwa kasus dugaan kuat sejumlah oknum pejabat strategis yang menggunakan (Ijazah Palsu) selama bertahun-tahun itu di gunakan untuk kepentingan jabatan yang menguntungkan diri pribadi yang telah merugikan Keuagab Negara ratusan juta rupiah hinggah miliaran rupiah apalagi kasus tersebut bukan lagi menjadi rahasia umum bahkan janji penegak hukum pada awak media benerapa tahun lalu akan menangani kasus tersebut namun hinggah sampai saat ini belum juga ada yang di tangkap.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Investigasi Nasional Lembaga Pemerhati Keuagan Negara Indonesia La Omy La Tua juga tegas mengatakan bahwa dugaan kasus Ijazah Palsu yang  melibatkan sejumlah pejabat strategis di Kabupaten Pulau Taliabu ibarat di timpa Kiamat akibat ulah para Pocong serta Gorila Raksasa yang bergentayangan namun parahnya kasus ini seakan di pelihara karena hinggah sampai saat ini tak satupun dari pelaku yang di tetapkan sebagai tersangka.

Fakta ini juga di ungkapkan salah satu mantan pejabat strategis yang memiliki ijazah di duga kuat palsu yang   di ketahui Ijazah tersebut di tanda tangani oleh pocong yang bangkit dari kuburan berinesial (DR) menjelaskan  bahwa yang terlibat dalam dugaan kuat dalam kasus tersebut bukan hanya dirinya ada kurang lebih sejumlah kurang lebih 20 oknum Pejabat Strategis di Kabupaten Pulau Taliabu. ungkapnya.

Baca Juga :  Sambut Idul Adha 1447 H, Pemkab Padang Pariaman Gelar Takbiran dan Salurkan 6 Sapi Kurban untuk Masyarakat

Degan hal tersebut di atas, Ketua Investigasi Nasional Lembaga Pemerhati Keuagan Negara Indonesia La Omy La Tua, tegas meminta Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) serta Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Maluku Utara serta Kepala Kejaksaan serta jajarannya di Wilayah Provinsi Maluku Utara agar menangkap para pelaku yang di duga kuat telah memalsukan Adminitrasi Negara yang selama bertahun di ketahui telah  mengantongi Ijazah yang di duga kuat Palsu yang di gunakan untuk kepentingan pribadi apalagi itu merugikan keuagan negara agar tidak terkesan di pelihara.

Ketua Investigasi Nasional Lembaga Pemerhati Keuagan Negara Indonesia La Omy La Tua, juga berharap pada jajaran Penegak Hukum di jajaran Polda serta jajaran penegak hukum kejaksaan tinggi wilayah Provinsi Maluku Utara menangkap seluruh pejabat strategis di Kabupaten Pulau Taliabu yang merugikan keuagan Negara/Daerah ratusan juta rupiah hinggah miliaran rupiah, tutupnya.

Tim Investigasi Indonesia Nasional *** Tim Investigasi Provinsi Maluku Utara ***,JMD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I
Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi
My Rubel Literasi Center Gebrak Festival Literasi Pasaman Barat 2026, Siap Lahirkan Generasi Emas 2045
Hermawan Rahman Adalah Sosok Pemimpin Cerdas Masuk Pada Bursa Calon Kepala Desa (Cakades) Kota Bobong
DKUPP Inhil Tegaskan Lapak Pasar Bukan Untuk Diperjualbelikan, Buka Posko Pengaduan dengan QR Code
Polsek Kateman Ungkap Kasus Curat, Lima Orang Diamankan dalam Pengembangan Perkara
 Komitmen Lapas Bersih Narkoba, Razia Gabungan & Tes Urin di Lapas Bukittinggi Negatif
Pelantikan Rektor UINSA Surabaya Disambut Gelombang Penolakan Terhadap Rektor Muzakki Menjabat 2 Periode
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:28 WIB

Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I

Jumat, 18 September 2026 - 11:57 WIB

Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi

Jumat, 18 September 2026 - 10:36 WIB

Hermawan Rahman Adalah Sosok Pemimpin Cerdas Masuk Pada Bursa Calon Kepala Desa (Cakades) Kota Bobong

Jumat, 18 September 2026 - 09:41 WIB

DKUPP Inhil Tegaskan Lapak Pasar Bukan Untuk Diperjualbelikan, Buka Posko Pengaduan dengan QR Code

Jumat, 18 September 2026 - 06:51 WIB

Polsek Kateman Ungkap Kasus Curat, Lima Orang Diamankan dalam Pengembangan Perkara

Berita Terbaru