My Rubel Literasi Center Gebrak Festival Literasi Pasaman Barat 2026, Siap Lahirkan Generasi Emas 2045
PASAMAN BARAT — Mediainvestigasi.net
Festival Literasi Kabupaten Pasaman Barat yang ditaja oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat resmi ditutup setelah berlangsung sukses selama tiga hari, 15–17 September 2026.
Festival literasi tahun ini meninggalkan kesan tersendiri dengan hadirnya My Rubel Literasi Center yang untuk pertama kalinya ikut berpartisipasi. Meski tergolong pendatang baru, komunitas yang digagas oleh Lina Syariyenti, S.Pd., bersama Suria Tresna, S.TP., dan Yani Sestria, S.TP., tersebut langsung mendapat perhatian dan apresiasi dari berbagai pihak.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat, Muharram, S.Sos., M.M., mengapresiasi keikutsertaan My Rubel Literasi Center dalam festival tersebut.
Menurutnya, meskipun My Rubel Literasi Center masih tergolong baru, para pendirinya bukanlah orang baru dalam dunia literasi. Mereka telah lama berkecimpung dan mendedikasikan diri dalam bidang pendidikan serta pengembangan literasi di daerah.
My Rubel Literasi Center hadir membawa misi untuk membina bakat dan talenta anak-anak muda Pasaman Barat yang memiliki minat besar terhadap dunia literasi, baik dalam bidang seni panggung maupun seni menulis.
Berbagai kegiatan pembinaan dikembangkan, di antaranya seni bertutur, pentas seni, storytelling, musikalisasi puisi, serta seni menulis kreatif seperti puisi, cerpen, esai, artikel, resensi dan berbagai bentuk karya literasi lainnya.
Gebrak Panggung dengan 80 Anak Binaan
Pada hari pembukaan Festival Literasi, My Rubel Literasi Center sukses menggebrak panggung utama melalui penampilan musikalisasi puisi dan pentas seni literasi.
Penampilan tersebut melibatkan sekitar 80 anak-anak siswa binaan. Mereka tampil penuh percaya diri dan menunjukkan bahwa Pasaman Barat memiliki potensi talenta muda yang besar.
Kehadiran puluhan anak binaan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa gerakan literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk menggali kreativitas, keberanian, ekspresi, dan karakter generasi muda.
Potensi tersebut diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari upaya mempersiapkan Generasi Emas 2045.

Tidak hanya tampil di atas panggung, My Rubel Literasi Center juga menghadirkan stan khusus yang memamerkan berbagai karya anak-anak binaan serta dokumentasi prestasi yang telah mereka raih.
Stan tersebut juga menyediakan beragam koleksi buku menarik. Bahkan, buku-buku tersebut dibagikan secara gratis melalui kegiatan donasi kepada anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) yang hadir dalam rangkaian Festival Literasi.
Komitmen Membangun Gerakan Literasi
Founder My Rubel Literasi Center, Lina Syariyenti, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk berpartisipasi dalam Festival Literasi Kabupaten Pasaman Barat.
Ia menegaskan bahwa My Rubel Literasi Center akan terus berkomitmen untuk membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka memajukan gerakan literasi, khususnya bagi anak-anak di Pasaman Barat.
Menurutnya, kemajuan tidak cukup dibangun dengan berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi dan kebersamaan menjadi kekuatan penting dalam menciptakan gerakan yang berkelanjutan.
“Kita bisa berjalan cepat jika berjalan sendirian, tetapi kita bisa berjalan jauh ketika berjalan bersama dan bergandengan tangan,” ujarnya.
Ke depan, manajemen My Rubel Literasi Center berharap kegiatan positif seperti Festival Literasi Kabupaten Pasaman Barat dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan.
Dukungan dari pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat dinilai sangat penting agar gerakan literasi semakin tumbuh dan mampu membuka ruang yang lebih luas bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan prestasi.
Festival Literasi 2026 pun bukan sekadar perhelatan selama tiga hari. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan, tempat karya anak-anak mendapatkan panggung, dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama menyiapkan generasi Pasaman Barat menuju Generasi Emas 2045.
Biro Pasaman Raya
Penulis : Rakiman
Editor : Atri









