Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi
Pasaman Barat, Mediainvestigasi.Net— Semangat dalam menumbuhkan dan menggerakkan budaya literasi di Kabupaten Pasaman Barat kembali mendapat apresiasi. Fera Susanti, S.Pd., Wakil Kepala MTsN 3 Pasaman Barat yang juga merupakan guru bidang studi Bahasa Inggris, menerima Piagam Penghargaan Insan Literasi dalam rangkaian kegiatan Festival Literasi yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (17/9/2026).
Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat, Muharram, S.Sos., M.M. Penyerahan penghargaan turut disaksikan oleh Bunda Literasi Kabupaten Pasaman Barat, Ibu Sifrowati Yulianto, serta Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pasaman Barat, Ibu Gusmalini Ihpan.
Penghargaan tersebut bukanlah yang pertama diterima Fera Susanti. Sebelumnya, pada tahun 2021 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kementerian Agama, Fera juga menerima penghargaan sebagai Guru Penggiat Literasi Tahun 2021 dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat.

Saat itu, Fera menjadi satu-satunya guru dari Kabupaten Pasaman Barat di lingkungan Kementerian Agama yang menerima penghargaan tersebut.
Jauh sebelum aktif dalam berbagai komunitas literasi di Pasaman Barat, Fera Susanti telah lebih dahulu berkecimpung dalam Komunitas Penulis Penggiat Literasi (KPPL) Sumatera Barat. Kiprahnya di dunia literasi juga dituangkan dalam sebuah buku berjudul Curhat Dong, Buk Guru.
Tidak hanya aktif sebagai penulis dan penggiat literasi, Fera kemudian dipercaya untuk mengelola KPPL di Kabupaten Pasaman Barat. Pada tahun 2019, ia turut menggerakkan pelatihan yang diikuti lebih dari 300 guru dengan mengusung tema Satu Guru Satu Buku (SAGU SABU).
Dedikasi tersebut terus dilanjutkan melalui berbagai kegiatan literasi di tengah masyarakat, dengan mengajak teman teman Guru untuk bergabung ke berbagai Komonitas di Pasbar, seperti ke Forum Pengiat Literasi Pasaman Barat yang awalnya dibesarkan dengan iyuran dan membawa makanan dari rumah masing untuk dimakan bersama diwaktu musyawarah untuk mengadakan kegiatan, sekarang beliau dipercaya menjadi Ketua Read Aloud Pasaman Barat, Salah satunya kegiatan rutin yang ia lakukan melalui Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Baca Bunda yang dikelolanya.
Di tempat tersebut, berbagai kegiatan dilakukan bersama anak-anak, mulai dari membaca buku, mendongeng, membaca nyaring (read aloud), hingga kegiatan kreatif lainnya, seperti memberikan Les Bahasa Inggris Gratis setiap hari minggu.
Dari ruang sederhana itu, semangat membaca dan kecintaan terhadap buku terus ditanamkan kepada generasi muda.
Bagi Bunda Fera, sapaan akrab Fera Susanti, penghargaan yang diterimanya bukan sekadar sebuah piagam. Lebih dari itu, penghargaan tersebut menjadi penyemangat untuk terus bergerak dan memberikan kontribusi bagi kemajuan literasi di Kabupaten Pasaman Barat.
Ia berharap semangat berliterasi tidak berhenti pada kegiatan maupun seremoni semata, tetapi dapat tumbuh menjadi gerakan bersama yang menghadirkan ruang bagi anak-anak dan masyarakat untuk membaca, belajar, berkarya, serta mencintai buku.
Dari sebuah buku, mungkin lahir satu mimpi. Dari satu gerakan kecil, bisa tumbuh perubahan besar.
Karena itu, cahaya literasi harus terus dinyalakan—setapak demi setapak, bersama-sama—agar Pasaman Barat semakin gemar membaca, semakin kaya karya, dan melahirkan generasi yang mencintai ilmu pengetahuan.
Biro
Pasaman Raya
Penulis : Rakiman
Editor : Atri









