Diduga Sekelompok Orang Mabuk Keroyok EP di Rasuna Said, Advokat Persaudaraan Islam Soroti Aksi Premanisme

- Penulis

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber: Advokat Persaudaraan Islam

MEDIAINVESTIGASI.NET – Aksi premanisme kembali mencuat di jantung kawasan bisnis Jakarta. Seorang warga berinisial EP menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda yang diduga dalam kondisi mabuk di Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Peristiwa terjadi di area food court samping SPBU arah Patra Kuningan, tepatnya di sebuah gerobak warung kopi ruang publik yang semestinya aman bagi warga. Berdasarkan penelusuran awal dan keterangan korban, insiden bermula ketika pemilik gerobak menegur tiga orang yang diduga mabuk karena dinilai mengganggu ketertiban umum.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilik gerobak disebut telah memberikan peringatan agar para pemuda tersebut tidak mabuk di tempat umum. Ia bahkan mengancam akan melaporkan kejadian itu. Namun, alih-alih mereda, situasi justru berkembang. Pemilik gerobak kemudian menghubungi seseorang yang diduga sebagai pengurus lingkungan setempat. Kedatangan orang tersebut justru memicu adu mulut di lokasi.

Tak lama berselang, ketegangan berubah menjadi kekerasan fisik. Salah satu pemuda yang diduga mabuk mendatangi pemilik gerobak kopi dan terlibat perkelahian. Dua orang lainnya ikut masuk ke dalam keributan, memperlihatkan adanya tindakan yang terorganisir dan tidak spontan.

Korban EP yang berada di lokasi merekam peristiwa tersebut menggunakan telepon genggam. Namun, rekaman itu tak sempat menjadi barang bukti utuh. Salah satu pelaku meminta korban menghapus video yang direkam. Dalam situasi tertekan, korban menuruti permintaan tersebut.

Tekanan terhadap korban tidak berhenti di sana. Menurut laporan korban, kelompok tersebut yang diperkirakan berjumlah enam hingga tujuh orang, melakukan intimidasi berujung pengeroyokan. Aksi kekerasan terjadi di ruang terbuka, disaksikan sejumlah warga, tanpa adanya aparat keamanan di lokasi saat kejadian berlangsung.

Baca Juga :  Pengedar Sabu Asal Ranah Palabi Diringkus, Satresnarkoba Polres Dharmasraya Bongkar Jaringan Pemasok

Hingga berita ini disusun, korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Setiabudi dengan Nomor Laporan Polisi LP/B/4/I/2026/Sek.Budi/Res.Jaksel/PMJ, tertanggal 3 Januari 2026. Laporan ini menjadi satu-satunya pintu hukum bagi korban untuk mencari keadilan.

Kasus ini mendapat sorotan dari Advokat Persaudaraan Islam (API) DKI Jakarta. Mereka mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polsek Setiabudi di bawah wilayah hukum Polda Metro Jaya, agar segera menangkap para pelaku. Desakan tersebut disampaikan seiring dengan komitmen Polda Metro Jaya yang tengah menggencarkan pemberantasan premanisme di ruang publik.

Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan serius tentang pengawasan keamanan di kawasan strategis ibu kota serta efektivitas upaya penindakan terhadap praktik premanisme yang masih terjadi secara terbuka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfirmasi Belum Terjawab, Dua Pelaksana Blokir Kontak Wartawan — PUPR/Pemkab Bogor Diminta Buka Terang
Polsek Padang Selatan Bekuk Juru Parkir Terduga Penggelapan Sepeda Motor
Diduga Hendak Curi Motor, Pria Diamankan Warga Cimanggu Tanah Sareal
12 Perempuan Diamankan di Gang Sandiwara Kemang, Operasi Yustisi Buka Pertanyaan Baru
Dugaan Pungli Mengintai Pilkades Serentak 2026 di Bekasi, AWIBB Jabar Siapkan Laporan Polisi
Gang Sandiwara Kembali Disorot, Dugaan Perbuatan Cabul demi Keuntungan — Polsek Kemang Ditantang Buktikan Fakta
KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Dua Koper Dibawa Penyidik
Tanah Berhamburan ke Jalan, Proyek di Sukmajaya Disorot: Izin Lengkap atau Sekadar Klaim?
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:58 WIB

Konfirmasi Belum Terjawab, Dua Pelaksana Blokir Kontak Wartawan — PUPR/Pemkab Bogor Diminta Buka Terang

Sabtu, 12 September 2026 - 08:21 WIB

Polsek Padang Selatan Bekuk Juru Parkir Terduga Penggelapan Sepeda Motor

Minggu, 6 September 2026 - 16:39 WIB

Diduga Hendak Curi Motor, Pria Diamankan Warga Cimanggu Tanah Sareal

Jumat, 4 September 2026 - 23:09 WIB

12 Perempuan Diamankan di Gang Sandiwara Kemang, Operasi Yustisi Buka Pertanyaan Baru

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Dugaan Pungli Mengintai Pilkades Serentak 2026 di Bekasi, AWIBB Jabar Siapkan Laporan Polisi

Berita Terbaru