Bupati Anisa Suci Ramadani salurkan zakat Rp 5 Juta ke Baznas Dharmasraya (Dok, Istimewa)
Dharmasraya, Mediainvestigasi.net– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Dharmasraya kembali menggelar pengumpulan zakat melalui program Gerai Zakat di bulan Ramadan ini. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, S.H., LL.M., bersama Sekretaris Daerah, camat, wali nagari, pengusaha, serta sejumlah muzaki potensial menunaikan zakat mereka melalui Baznas (26/03) dikutip dari akun Facebook Baznas Dharmasraya.
Namun, yang menarik perhatian publik adalah jumlah zakat yang disalurkan Bupati Annisa. Ketua Baznas Dharmasraya, Z Lubis, melalui bidang pengumpulan zakatnya mengonfirmasi kepada media ini, bahwa Bupati menyalurkan zakat sebesar Rp 5 juta. Angka ini langsung menjadi sorotan publik, terutama jika dibandingkan dengan total penyaluran zakat yang dilakukan Baznas selama Ramadan, yang mencapai Rp 1.321.050.000.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Annisa menyampaikan komitmennya untuk mendukung program-program Baznas ke depan serta mengajak masyarakat yang telah mencapai haul dan nisab agar menunaikan zakat mereka melalui Baznas.
“Mudah-mudahan apa yang kita salurkan melalui Baznas memberikan manfaat bagi para penerima, dilipatgandakan dan dibersihkan segala harta kita, serta disehatkan badan kita,” ujar Bupati Annisa.
Sementara itu, Baznas Dharmasraya juga melaksanakan penyaluran zakat secara simbolis dengan total Rp 1.321.050.000 kepada berbagai kelompok penerima manfaat, di antaranya:
✅ 200 lansia
✅ 300 fakir miskin
✅ 550 guru agama nonformal
✅ 26 paket santunan muallaf
✅ 250 guru honor sukarela
✅ 190 guru tahfiz SD/SMP
✅ 200 tenaga K3 dan THL
✅ 50 bingkisan Ramadan
Meski Bupati telah menyalurkan zakatnya, nominal Rp 5 juta yang disalurkan menuai berbagai reaksi masyarakat. Pasalnya, sebagai kepala daerah dengan kewenangan besar dan tanggung jawab sosial yang tinggi, publik tentu memiliki ekspektasi lebih terhadap besarnya kontribusi zakat yang disalurkan.
“Alhamdulillah bupati sudah menyalurkan Zakat pribadinya melalui Baznas, tentunya bupati sangat peduli kepada masyarakat miskin. Berzakat itu, ketika sudah mencapai nishabnya, Masuk dalam deretan bupati terkaya di Sumatera Barat, masyarakat tentu berterima kasih atas zakatnya,”ucap Marzuki salah satu pemikir kebijakan publik.
“Di tengah masifnya penyaluran zakat oleh Baznas yang mencapai lebih dari Rp 1,3 miliar, apakah angka Rp 5 juta dari Bupati sudah cukup merepresentasikan kepedulian kepala daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan? Bagaimana pandangan masyarakat terkait hal ini?,”kata Marzuki sambil tersenyum.
Editor: Yanti











