Surplus Rp 14 Triliun, Pramono Yakin Serapan Anggaran Melejit Menjelang Desember

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ketika konferensi pers. (Dok. Shendy Marwan)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ketika konferensi pers. (Dok. Shendy Marwan)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025 mencatat surplus sebesar Rp 14,43 triliun per Oktober 2025. Hal tersebut ia sampaikan dalam paparan resmi di Ruang Balairung, Balai Kota Jakarta, Jumat (21/11/2025).

Menurut Pramono, surplus terjadi karena realisasi pendapatan daerah meningkat signifikan, melampaui proyeksi pemerintah daerah.

“Pendapatan daerah naik dari Rp 62,39 triliun pada Oktober menjadi Rp 68,53 triliun pada November. Ada kenaikan yang cukup tinggi,” ujar Pramono.

Hingga saat ini, pendapatan daerah telah mencapai 81,15 persen dari target Rp 84,45 triliun yang ditetapkan hingga akhir Desember 2025.

Di sisi lain, realisasi belanja daerah masih tergolong rendah. Pramono menjelaskan bahwa baru 60,46 persen anggaran belanja yang terserap, yakni meningkat dari Rp 47,96 triliun menjadi Rp 51,98 triliun dari total target Rp 85,97 triliun.

Menurutnya, rendahnya angka tersebut disebabkan banyak proyek dan pengadaan yang tengah memasuki fase pengerjaan.

“Peningkatan realisasi belanja di akhir tahun ini dapat dipastikan, mengingat masih ada sekitar 21.631 paket pengadaan barang dan jasa yang telah dilaksanakan,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa proses tender oleh Kelompok Kerja (Pokja) BPPBJ sudah mencapai 95,34 persen, sehingga diyakini serapan anggaran akan meningkat tajam sebelum tahun anggaran berakhir.

Selain surplus, Pramono juga menyoroti kenaikan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang mencapai Rp 20,09 triliun per 20 Oktober 2025, naik dari Rp 18,08 triliun pada periode sebelumnya.

Namun Pramono memastikan bahwa surplus maupun SiLPA tidak akan menjadi dana mengendap di bank.

“Semua akan terealisasi. Paket pekerjaan sedang berjalan dan proses administrasi lelang hampir seluruhnya rampung,” tegasnya.

Baca Juga :  Normalisasi Sungai Gagal, Data Kerugian, Warga Timpeh Kian Terpuruk Akibat Banjir 21 Februari

Pramono menilai postur APBD yang sehat tidak terlepas dari stabilitas ekonomi Jakarta yang dinilai terjaga. Ia menyebut kepercayaan pelaku usaha terhadap pemerintah daerah turut mendorong kenaikan pendapatan.

Bank Indonesia sebelumnya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Jakarta pada 2025 berada pada kisaran 4,6–5,4 persen. Namun Pramono optimistis angka pertumbuhan dapat mencapai sekitar 5,1 persen.

“Hal ini menunjukkan bahwa Jakarta pada periode ini mendapatkan kepercayaan kuat dari dunia usaha,” ujarnya.

Dengan meningkatnya pendapatan dan optimisme pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan realisasi anggaran dapat digenjot maksimal hingga tutup tahun 2025.

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tonggak Sejarah Baru Maroko: Fatima Ezzahra El Mansouri Pimpin Pemerintahan Baru, Persisma Tegaskan Dukungan Berkelanjutan
Rindekraf Jadi Pedoman Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah
Mauritius Ambil Langkah Strategis, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko
Jamaika dan Maroko Tandatangani Komunike Bersama, Wilson Lalengke: Langkah Strategis bagi Masa Depan Rakyat Sahara
Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM
Dukungan Kedaulatan Sahara Maroko dari Cili, Pondasi Kokoh bagi Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Selatan
Rokok Ilegal Jagakarsa Disorot Keras: Rekaman Sebut Koordinasi dengan Oknum AKP M, Publik Minta Jawaban
Konfirmasi Belum Terjawab, Dua Pelaksana Blokir Kontak Wartawan — PUPR/Pemkab Bogor Diminta Buka Terang
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tonggak Sejarah Baru Maroko: Fatima Ezzahra El Mansouri Pimpin Pemerintahan Baru, Persisma Tegaskan Dukungan Berkelanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Rindekraf Jadi Pedoman Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah

Jumat, 25 September 2026 - 05:33 WIB

Mauritius Ambil Langkah Strategis, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Kamis, 24 September 2026 - 19:48 WIB

Jamaika dan Maroko Tandatangani Komunike Bersama, Wilson Lalengke: Langkah Strategis bagi Masa Depan Rakyat Sahara

Rabu, 23 September 2026 - 06:17 WIB

Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM

Berita Terbaru