Gambar: Rapat Paripurna APBD Dharmasraya Ditunda, Empat Fraksi Protes Terbuka, Sidang Gagal Kuorum (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)
Dharmasraya, Mediainvestigasi.net — Rapat Paripurna DPRD Dharmasraya untuk penyampaian nota penjelasan Bupati atas Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026 mendadak ditunda, Rabu (19/11/2025). Bukan tanpa alasan—sidang yang semestinya dimulai pukul 10.00 WIB itu baru dihadiri perwakilan eksekutif hampir tiga jam kemudian.
Sumber keterlambatan menjadi sorotan utama. Pihak Bupati tidak hadir, dan baru diwakili Pj Sekda Jasman yang memasuki ruang sidang sekitar pukul 12.45 WIB. Sementara itu, seluruh anggota Dewan, unsur Forkopimda, dan para undangan telah menunggu sebelum jabwal.
Situasi tersebut memicu reaksi keras dari sebagian besar fraksi. Dari enam fraksi, empat menyatakan sikap kecewa dan secara tegas meminta rapat ditunda. Hanya dua fraksi yang menyatakan siap melanjutkan sidang.
Ketua DPRD Dharmasraya, Jemi Hendra ST, setelah mendengarkan sikap masing-masing fraksi, menyampaikan hasil forum secara terbuka.
“Fraksi Gerindra menyatakan lanjut, PKB ditunda, Demokrat ditunda, PDI-P lanjut, PAN ditunda, dan Golkar ditunda. Dengan demikian, rapat dijadwalkan kembali,” tegas Jemi.
Tidak berhenti di situ, Jemi juga menyampaikan teguran keras kepada pihak eksekutif.
“Pak Sekda, kejadian molor seperti ini sudah sering. Padahal keputusan bisa diambil jauh hari. Ini malah di hari H waktunya mepet. Kami berharap ini pembelajaran, jangan ada lagi keterlambatan seperti ini,” ucapnya di hadapan seluruh undangan.
Pj Sekda Jasman dalam kesempatan itu menyampaikan permintaan maaf dan menjelaskan alasan keterlambatan.
“Kami mohon maaf, ini bukan disengaja. Dua minggu ini kami mengolah asistensi, hingga pukul 10 tadi kami masih menyelesaikan anggaran. Anggaran tidak mungkin kami serahkan ke dewan kalau belum presisi,” jelasnya.
Selain polemik keterlambatan, rapat paripurna tersebut diketahui tidak memenuhi kuorum, sehingga secara aturan tidak dapat dilanjutkan.
Wakapolres M. Riski Cholid SIK diketahui sudah hadir, namun bergeser pergi digantikan kabag ops. Sementara para tamu undangan yang lain juga menyatakan kekecewaan senada dengan anggota fraksi.
Salah satunya dari perwakil fraksi Demokrat Dedek Amarta mengatakan, ” Jangan terjadi kali kedua kalinya, rekan-rekan forkopimda sudah datang, sudah dua kali balik, malu kita, tujuan kita sama membangun Dharmasraya. Pak sekda sampaikan juga kepada pemda, tidak pernah Dharmasraya seperti ini, dari 2024 sampai sekarang seperti ini.” tegas Dedek
Editor: Mitra Yuyanti










