Berita

Ketua KNPI Pasaman Barat: Pemuda Harus Siap Jadi “Game Changer”!

154
×

Ketua KNPI Pasaman Barat: Pemuda Harus Siap Jadi “Game Changer”!

Sebarkan artikel ini

Gambar: Ketua KNPI Pasaman Barat Rizki Aulia (Dok, Istimewa) 

 

Pasaman Barat, Mediainvestigasi.net — Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pasaman Barat sekaligus Anggota DPRD Pasaman Barat dari Fraksi Golkar, Rizki Aulia, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Menurutnya, anak muda hari ini bukan sekadar pewaris masa depan, tapi calon pemimpin yang akan menjadi “game changer” bagi bangsa. Oleh karena itu, isu-isu kepemudaan harus mendapat perhatian serius, terutama di tengah momentum bonus demografi yang sedang dinikmati Indonesia.

“Pemuda hari ini bukan hanya penonton. Mereka harus jadi agen perubahan dan siap bersaing di era global,” ujar Rizki Aulia kepada wartawan, Senin (11/11/2025).

 

Lima Tantangan Besar Generasi Muda

Rizki menyoroti setidaknya ada lima tantangan utama yang tengah dihadapi generasi muda saat ini mulai dari krisis mental hingga minimnya keterlibatan sosial.

1. Mental Health & Krisis Jati Diri

Tekanan akademik, tuntutan kerja, hingga budaya pamer di media sosial menjadi faktor yang menekan mental anak muda. Banyak yang mengalami stres, insecure, bahkan depresi, namun enggan mencari bantuan profesional.

“Banyak pemuda yang sedang berjuang dengan kesehatan mentalnya dan bingung menemukan jati diri di tengah derasnya budaya global. Edukasi dan layanan konseling harus mudah diakses tanpa stigma,” jelas Rizki.

2. Tantangan Dunia Digital

Pemuda tak bisa lepas dari dunia digital, namun di sisi lain muncul dampak negatif seperti kecanduan gadget, penyebaran hoaks, hingga cyberbullying.

“Anak muda harus melek digital. Bukan cuma pandai scroll, tapi juga pandai filter dan analisis informasi,” katanya.

3. Karier & Kesenjangan Skill

Tingkat pengangguran muda masih tinggi karena banyak lulusan belum memiliki skill yang sesuai kebutuhan industri.

“Pasar kerja kini bergerak cepat. Dunia butuh skill digital, kreativitas, komunikasi, dan adaptasi. Pemuda harus terus upgrade kemampuan dan berani berwirausaha,” tegas Rizki.

4. Masalah Sosial & Perilaku Berisiko

Rizki juga menyoroti berbagai permasalahan sosial yang masih membayangi generasi muda, mulai dari penyalahgunaan narkoba, perilaku menyakiti diri, hingga rendahnya edukasi kesehatan reproduksi.

“Perlu ada ruang diskusi yang sehat, terbuka, dan tidak menghakimi, agar anak muda punya tempat untuk tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

5. Minimnya Keterlibatan dalam Isu Lingkungan dan Pembangunan

Menurutnya, masih sedikit pemuda yang aktif dalam isu publik, termasuk lingkungan, politik, dan pembangunan berkelanjutan.

“Krisis iklim itu nyata. Pemuda harus berperan aktif, bukan hanya jadi komentator di media sosial,” ucapnya.

 

Pemuda, Agen Perubahan untuk Daerah dan Bangsa

Rizki menekankan bahwa memberdayakan pemuda bukan sekadar memberi ruang, tapi juga membekali mereka agar siap memimpin.

“Pemuda itu punya power besar. Tinggal bagaimana kita mendorong, mendampingi, dan mempercayai mereka untuk menjadi agen perubahan,” pungkasnya.

 

Kesimpulan Rizki: 

Generasi muda saat ini menghadapi beragam tantangan mulai dari mental, digital, hingga sosial dan ekonomi. Namun dengan pembinaan, peluang, dan dukungan yang tepat, mereka bisa menjadi motor penggerak kemajuan Pasaman Barat dan Indonesia di masa depan. (CR007)

 

Editor: Mitra Yuyanti

 

 

 

 

 

Respon (2)

  1. **mitolyn**

    Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.

  2. **back biome**

    Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *