5.775 Siswa di Pasaman Barat Sudah Nikmati Program Makan Bergizi Gratis, Rizki Aulia: “Langkah Penting Cegah Stunting!”

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Program Makan Bergizi Gratis di Pasaman Barat (Dok, Istimewa) 

 

Pasaman Barat, MEDIAINVESTIGASI.NET – Kabar gembira datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Pasaman Barat. Sebanyak 5.775 siswa kini telah menikmati manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tersebut.

Ketua KNPI Pasaman Barat sekaligus Anggota DPRD Pasaman Barat dari Fraksi Golkar, Rizki Aulia, menyambut positif capaian program tersebut. Ia menyebut, inisiatif ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat kualitas gizi pelajar dan mencegah stunting sejak dini.

“Alhamdulillah, ribuan siswa sudah merasakan manfaat makan bergizi gratis. Ini langkah penting untuk meningkatkan kesehatan, konsentrasi belajar, dan mencegah stunting sejak dini,” ujar Rizki Aulia, Selasa (11/11/2025).

 

Tiga Dapur SPPG Sudah Beroperasi

Rizki menjelaskan, hingga saat ini sudah ada tiga SPPG yang beroperasi dan menjangkau ribuan pelajar di berbagai nagari.

1. SPPG Rimbo Janduang – Beroperasi sejak 8 September 2025, menjangkau 2.000 siswa dari 12 sekolah, termasuk SDN 01 Pasaman, SDN 03 Pasaman, SDN 05 Pasaman, TK Pembina, dan TK Tanjung Sari.

2. SPPG Batang Tian – Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman

Menjadi yang terbesar dengan 2.485 siswa penerima manfaat, mulai dari TK Al Azhar, SDN 02 Pasaman, SMPN 1 Pasaman, hingga MTsN 4 Pasaman.

3. SPPG Jorong Koto Dalam – Nagari Sungai Aur

Menjangkau 1.290 siswa dari TK Harapan Bunda, SDN 01 Sungai Aur, SD Islam Al-Hidayah, SMPN 01 Sungai Aur hingga SMPLN 02 Sungai Aur.

 

Standar Ketat: Juru Masak Bersertifikat dan Makanan Halal

Program MBG di Pasaman Barat tidak hanya berfokus pada ketersediaan makanan, tapi juga menjamin kualitas dan keamanan konsumsi.

Baca Juga :  Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana Kunjungi Jam Gadang Bukittinggi

“Kita ingin program ini bukan sekadar memberi makan, tapi juga aman dan berkualitas. Karena itu juru masak wajib bersertifikat, air harus layak konsumsi, dan semua makanan wajib berstandar halal,” tegas Rizki.

 

Sebaran Dapur Belum Merata

Meski telah berjalan baik, Rizki juga menyoroti masih adanya wilayah yang belum memiliki dapur SPPG.

Saat ini terdapat 21 calon dapur baru yang sedang disiapkan, namun empat kecamatan masih belum kebagian, yaitu:

Koto Balingka

Ranah Batahan

Sungai Beremas

Sasak Ranah Pesisir

“Kita mendorong agar penyebaran dapur bisa lebih merata, supaya akses gizi yang sehat dan bergizi bisa dirasakan seluruh pelajar di Pasaman Barat,” ujarnya.

 

Perluasan Sasaran: Ibu Hamil dan Balita

Lebih lanjut, Rizki Aulia menilai program MBG sangat potensial diperluas ke kelompok rentan gizi lainnya.

“Ke depan, sangat penting program makan bergizi juga menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Mereka ini kelompok prioritas dalam pencegahan stunting,” tambahnya.

 

Investasi Masa Depan Generasi Pasbar

Rizki berharap agar Program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya menjadi rutinitas, melainkan benar-benar membawa dampak besar terhadap kualitas sumber daya manusia di Pasaman Barat.

“Semoga semakin banyak dapur SPPG beroperasi di Pasbar. Kalau anak-anak sehat dan cukup gizi, semangat belajar meningkat. Ini investasi jangka panjang untuk masa depan daerah kita,” tutup Rizki Aulia. (CR007)

 

Editor: Mitra Yuyanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Kembali Melanda Lahan Perkebunan Cengkeh Milik Warga Desa Ufung, Taliabu Utara
Ketua Bhayangkari Cabang Pulau Taliabu Ny. Desy Adnan Wahyu Kunjungi Posko Darurat Karhutla TBL Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Setibanya Bupati Taliabu Sashabila L Mus Langsung Tinjau Posko Darurat Karhutla Di Taliabu Barat Laut Untu Memasrikan Wilayah Dampak
Bupati Batu Bara: Pendampingan BKN Bantu Kaderisasi ASN dan Atasi Keterbatasan SDM di Daerah
Pers Diduga Diusir dari Kantor DLH, AWIBB Tantang Pemkab Bekasi: Berani Periksa Kadis?
Akibat Karhutla Di Kabupaten Pulau Taliabu Meluas, Citra Puspasari Mus Bagi Peduli Salurkan Bantuan Ke Warga Tani Terdampak Di TBL
Uang Publik Dipertanyakan, Warga Dadok Tunggul Hitam Tuntut LPJ dan Audit Total
Nah.. kan akhirnya jembatan didesa gedung Rejo kecamatan belitang amblas lagi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kebakaran Kembali Melanda Lahan Perkebunan Cengkeh Milik Warga Desa Ufung, Taliabu Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Ketua Bhayangkari Cabang Pulau Taliabu Ny. Desy Adnan Wahyu Kunjungi Posko Darurat Karhutla TBL Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Setibanya Bupati Taliabu Sashabila L Mus Langsung Tinjau Posko Darurat Karhutla Di Taliabu Barat Laut Untu Memasrikan Wilayah Dampak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Bupati Batu Bara: Pendampingan BKN Bantu Kaderisasi ASN dan Atasi Keterbatasan SDM di Daerah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Pers Diduga Diusir dari Kantor DLH, AWIBB Tantang Pemkab Bekasi: Berani Periksa Kadis?

Berita Terbaru