Nyaris Ricuh: Demonstrasi Karyawan di Kantor DAMRI Pusat Tuntut Keadilan

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi usai aksi di DAMRI Pusat, Jakarta Timur. (Dok. Shendy Marwan)

Situasi usai aksi di DAMRI Pusat, Jakarta Timur. (Dok. Shendy Marwan)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Aksi demonstrasi yang dilakukan sejumlah karyawan Perum DAMRI sempat memicu ketegangan di Kantor Pusat DAMRI, jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (9/3/2026).

Puluhan karyawan DAMRI dari berbagai daerah berkumpul di depan kantor pusat DAMRI untuk menuntut haknya, sehingga memenuhi bagian jalan.

Situasi nyaris ricuh ketika seorang pengendara motor nekat menerobos massa aksi, namun segera dilerai oleh koordinator aksi dan segera meminta maaf kepada para pengendara.

Beruntung aparat keamanan dari Polres Jakarta Timur dan Polsek Matraman secara sigap menetralisir lokasi.

Banyak pengendara yang membunyikan klakson dan melambaikan tangan sebagai bentuk dukungan.

Sekretaris DPP Serikat Karyawan DAMRI, Ernawati, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan para pekerja terhadap manajemen perusahaan yang dinilai belum menyelesaikan sejumlah persoalan hak karyawan.

“Kami sudah berkali-kali mengirimkan surat kepada manajemen, namun sampai saat ini belum ada tanggapan yang jelas,” kata Ernawati kepada wartawan wartawan di lokasi aksi.

Menurutnya, serikat karyawan selama ini menjadi wadah penyalur aspirasi pekerja yang menuntut penyelesaian hak-hak normatif yang belum dipenuhi oleh perusahaan.

“Kami menampung aspirasi karyawan karena ada sejumlah hak yang hingga kini belum diselesaikan oleh Perum DAMRI,” ujarnya.

Ernawati juga menyebut pihaknya sempat bertemu dengan jajaran manajemen perusahaan. Namun pertemuan tersebut, menurut dia, belum menghasilkan keputusan konkret karena belum melibatkan direksi.

“Kami sudah bertemu dengan manajemen, tetapi yang kami terima baru sebatas janji. Kami berharap bisa bertemu langsung dengan direksi agar ada keputusan yang jelas,” tegasnya.

Yongki, Ketua koordinator aksi menambahkan, setidaknya terdapat ratusan karyawan aktif yang belum dibayar gajinya. Begitupun 400 karyawan purna bakti, yang hingga kini disebut belum menerima haknya secara tuntas.

Baca Juga :  Pemerintah Diminta Tindaklanjuti Dugaan Kewarganegaraan Ganda Pengusaha

“Aksi ini akan terus kami lakukan sampai hak normatif karyawan dipenuhi. Perjuangan ini sudah berlangsung bertahun-tahun, sehingga akhirnya kami memutuskan turun melakukan aksi, bahkan besok kami tidak akan meredam lagi ratusan karyawan yang ingin ikut aksi ini,” kata Yongki.

Sementara itu, saat peliputan berlangsung, wartawan sempat diminta menghentikan pengambilan gambar dan diusir oleh salah satu karyawan pusat DAMRI bernama Indri dari divisi umum sehingga security menghadang peliputan, namun karyawan yang melakukan aksi meneriaki untuk mendukung peliputan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak direksi DAMRI Pusat belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan para karyawan maupun insiden pelarangan peliputan tersebut.

Penulis: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tirai Gelap di Ruang Sidang PN Cibinong: Ketika Majelis Hakim Menjadi Benteng Pembungkaman Pers*
PWI OKU Timur mengecam keras Pelaku Pemukulan Wartawan di Palembang, Usut tuntas Pelaku
Dugaan Perundungan Siswa Alexandria Islamic School, Kuasa Hukum Ungkap Sejumlah Persoalan
Uang Publik Dipertanyakan, Warga Dadok Tunggul Hitam Tuntut LPJ dan Audit Total
DUGAAN PUNGLI BERKEDOK UANG KOMITE DI PALEMBAYAN
SETELAH VIRAL PLESTERAN IRIGASI MONDAK PILADANG BISA DIKUPAS TANGAN, PEMBORONG DIDUGA ALIHKAN ISU DAN TANTANG WARTAWAN: “TUNGGU SAYA DI PALEMBAYAN
WADUH! Proyek Irigasi Mondak Piladang Belum Selesai Dikerjakan Sudah Rusak, Pengerjaan Diduga Tidak Sesuai SOP Konstruksi
Berita ini 291 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Tirai Gelap di Ruang Sidang PN Cibinong: Ketika Majelis Hakim Menjadi Benteng Pembungkaman Pers*

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:03 WIB

PWI OKU Timur mengecam keras Pelaku Pemukulan Wartawan di Palembang, Usut tuntas Pelaku

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Dugaan Perundungan Siswa Alexandria Islamic School, Kuasa Hukum Ungkap Sejumlah Persoalan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Uang Publik Dipertanyakan, Warga Dadok Tunggul Hitam Tuntut LPJ dan Audit Total

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:05 WIB

DUGAAN PUNGLI BERKEDOK UANG KOMITE DI PALEMBAYAN

Berita Terbaru