Pengendara Motor Tewas di Matraman Akibat Jalan Berlubang

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lakalantas di Matraman, Jakarta Timur. (Dok. Andy Berita Matraman)

Lakalantas di Matraman, Jakarta Timur. (Dok. Andy Berita Matraman)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Kondisi jalan berlubang menelan korban jiwa. Seorang pelajar SMKN 34 Jakarta berinisial ASP (17) meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menghantam lubang di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, tepatnya di dekat JPO Berlan, Senin (9/2/2026) sekitar pukul 06.00 WIB pagi hari.

Berita terkait: Sejarah Kelam Kasatpel Bina Marga Matraman, Warga Tidak Minta Saja Saya Aspal, Sadar Itu Uang Rakyat!

Peristiwa tragis ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas akibat infrastruktur jalan yang tidak terawat. Polisi memastikan kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang dipicu kerusakan jalan.

Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan sepeda motor korban kehilangan kendali setelah menghantam lubang di badan jalan saat melaju dari arah selatan menuju utara.

“Sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal setelah menghantam jalan berlubang,” kata Ojo.

Korban yang diketahui tidak menggunakan helm mengalami luka fatal di bagian kepala dan wajah. ASP dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati.

Sejumlah saksi mata menyebut korban terpental cukup jauh dari sepeda motornya. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya memberikan pertolongan sambil menunggu petugas datang.

“Saya keluar dari gang sudah lihat korban tergeletak di jalan. Kondisi jalan memang sepi waktu itu,” ujar Ardi, pengendara yang melintas.

Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan kemacetan dari arah Jatinegara menuju Senen karena warga dan pengendara berusaha mengatur lalu lintas.

Tragedi ini memunculkan kembali kritik terhadap lambannya penanganan jalan rusak di wilayah ibu kota. Lubang di jalan raya yang seharusnya segera diperbaiki justru menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga :  30 Persen Wilayah Pinggiran Dharmasraya Masih Terabaikan: Lubuk Labu dan Sungai Limau Belum Masuk Prioritas Pembangunan 2025

Duka mendalam menyelimuti keluarga korban. Aldo, kakak korban, mengaku menerima kabar kecelakaan dari ibunya sekitar pukul 06.30 WIB setelah mendapat informasi dari warga.

“Saya langsung ke lokasi. Ibu tahu dari tetangga. Katanya ada kecelakaan, korban pakai jaket biru,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

ASP diketahui berangkat sekolah seorang diri menggunakan sepeda motor seperti hari-hari sebelumnya tanpa pernah menyangka perjalanan itu menjadi yang terakhir.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa kerusakan jalan bukan sekadar persoalan infrastruktur, melainkan persoalan keselamatan publik yang dapat merenggut nyawa kapan saja.

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Miris! Jalan Pusat Kecamatan Palembayan Rusak Bertahun-tahun, Pasar IV Koto di Jantung Ibu Kota Kecamatan Mati Suri
Direktur RSUD Minta Maaf atas Insiden Pelecehan sesksual di RSUD. Oknum Perawat diberhentikan secara tidak hormat
BANJIR KEMBALI TERJANG LUMIN PARK, 40 JIWA DIEVAKUASI: PEMKO PADANG HARUS BUKA HASIL EVALUASI DAN PENANGANAN SUNGAI
Nah.. kan akhirnya jembatan didesa gedung Rejo kecamatan belitang amblas lagi
Alat Berat Bongkar Bangunan Lapas Cibinong, Siapa Bertanggung Jawab?
Sorotan Dugaan Penyimpangan Menguat, DPRD Kabupaten Bogor Ditunggu Respons
Rokok Diduga Tanpa Cukai di Cinere Menguak, Puluhan Dus dan Jutaan Rupiah Jadi Sorotan
Berita ini 123 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:56 WIB

Miris! Jalan Pusat Kecamatan Palembayan Rusak Bertahun-tahun, Pasar IV Koto di Jantung Ibu Kota Kecamatan Mati Suri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Direktur RSUD Minta Maaf atas Insiden Pelecehan sesksual di RSUD. Oknum Perawat diberhentikan secara tidak hormat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:19 WIB

BANJIR KEMBALI TERJANG LUMIN PARK, 40 JIWA DIEVAKUASI: PEMKO PADANG HARUS BUKA HASIL EVALUASI DAN PENANGANAN SUNGAI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Nah.. kan akhirnya jembatan didesa gedung Rejo kecamatan belitang amblas lagi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Berita Terbaru