Ade Perdana Putra, Dari Lapak Daging ke Kursi Legislatif: Sosok yang Selalu Dicari Warga Dharmasraya

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Ade Perdana Putra, Dari Lapak Daging ke Kursi Legislatif (Dok, Istimewa)

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net Di antara hiruk-pikuk pasar tradisional Dharmasraya, ada satu nama yang nyaris tak pernah absen dari percakapan warga, terlebih saat bulan suci kian mendekat. Ia adalah Ade Perdana Putra, akrab disapa Ade Jawi, pengusaha daging sapi sekaligus anggota DPRD Dharmasraya Dapil 1 yang dikenal dekat dengan denyut nadi masyarakat.

Bagi banyak orang, Ade bukan sekadar politisi. Ia adalah wajah yang familiar di balik timbangan daging, sosok yang berdiri langsung melayani pembeli dengan senyum khasnya. Setiap kali Ramadan tiba, namanya kian santer terdengar. Di tengah tradisi masyarakat Minangkabau yang identik dengan olahan daging sapi, terutama rendang, lapak UD ADE menjadi salah satu tujuan utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengusaha yang Tumbuh dari Pasar Rakyat

Ade membangun usahanya dari bawah. Bisnis daging dan peternakan sapi yang ia kelola bukan sekadar soal transaksi, tetapi tentang kepercayaan. Di pasar-pasar tradisional, interaksinya dengan pembeli terasa hangat dan membumi. Ia tak segan menyapa, bercanda ringan, hingga memastikan kualitas daging yang dijual benar-benar layak untuk meja makan keluarga.

Selain berjualan di pasar, Ade juga melayani masyarakat di kios miliknya di Jalan Lintas Sumatera, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, tak jauh dari Polsek Pulau Punjung dan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya. Lokasi strategis itu menjadikan kiosnya tak pernah sepi, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan.

Di sanalah, masyarakat tak hanya membeli daging, tetapi juga merasakan kedekatan emosional dengan sosok yang kini duduk di kursi legislatif.

Dari Pengusaha ke Wakil Rakyat

Masuknya Ade ke dunia politik bukanlah lompatan tanpa pijakan. Pengalamannya sebagai pengusaha membuatnya paham betul persoalan ekonomi kerakyatan: fluktuasi harga, distribusi, hingga kesulitan petani dan peternak lokal.

Baca Juga :  Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra Dampingi Bupati Annisa Tinjau Lokasi Banjir di Abai Siat

Di DPRD Dharmasraya, ia dikenal sebagai sosok yang kritis dan vokal menyuarakan aspirasi konstituennya. Jaringan politiknya pun memberi dampak konkret. Sejumlah bantuan dari DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dengan nilai mencapai miliaran rupiah berhasil mengalir ke Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Pertanian setempat.

Bantuan tersebut berupa alat dan mesin pertanian (alsintan), pupuk, hingga bibit unggul. Di sejumlah titik penyerahan bantuan, wajah-wajah petani yang sumringah menjadi potret nyata bahwa kebijakan dan perjuangan politik bisa menyentuh langsung kehidupan masyarakat bawah.

Citra yang Terbangun dari Konsistensi

Apa yang membuat Ade selalu dicari? Bukan semata karena statusnya sebagai anggota dewan, melainkan karena konsistensinya menjaga hubungan dengan masyarakat. Ia tidak menjauh setelah duduk di kursi legislatif. Sebaliknya, ia tetap hadir di pasar, tetap menyapa, tetap melayani.

Perpaduan antara pengusaha yang sukses dan wakil rakyat yang responsif membentuk citra yang kuat di mata publik Dharmasraya. Ade Perdana Putra bukan hanya simbol representasi politik, tetapi juga representasi kerja nyata dari lapak daging hingga ruang sidang dewan.

Di tengah dinamika politik lokal, sosok seperti Ade menunjukkan bahwa citra tidak dibangun oleh retorika semata, melainkan oleh kehadiran dan kebermanfaatan. Dan selama masyarakat masih mencari figur yang dekat, membumi, serta berjuang untuk ekonomi kerakyatan, nama Ade Perdana Putra tampaknya akan terus bergema di Dharmasraya.

Editor: Mitra Yuyanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Dua Koper Dibawa Penyidik
Skandal Paspor Ganda: Ancaman Serius bagi Perlindungan Anak dan Integritas Hukum Indonesia
Budi Arie dan Godaan Menjadi Pemerintahan Bayangan
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengambil langkah pemeriksaan terhadap dua Aparatur Sipil Negara (ASN)
Pandangan Rusia tentang Hukum Syariah dan Tinjauan Perspektif Filsafat
Bupati Masinton Pasaribu, Wakil Bupati dan Sekdakab Tapteng, Rayakan HUT ke-81 Tapanuli Tengah Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Sion dan Warga Terdampak Bencana
Musrenbangdes Umpungeng Bahas RKP Desa 2027 dan Usulan Pembangunan 2028
Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:41 WIB

KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Dua Koper Dibawa Penyidik

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Skandal Paspor Ganda: Ancaman Serius bagi Perlindungan Anak dan Integritas Hukum Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:29 WIB

Budi Arie dan Godaan Menjadi Pemerintahan Bayangan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengambil langkah pemeriksaan terhadap dua Aparatur Sipil Negara (ASN)

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Pandangan Rusia tentang Hukum Syariah dan Tinjauan Perspektif Filsafat

Berita Terbaru