Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Baik, Polda Riau: Penanganan Karhutla Tetap Berjalan

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Muhammad

Pekanbaru- Mediainvestigasi.net – Kualitas udara di Kota Pekanbaru menunjukkan perbaikan signifikan pada Senin (31/8/2026) pagi. Setelah dalam beberapa hari terakhir sempat terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), udara di ibu kota Provinsi Riau pagi ini terpantau berada dalam kategori baik.

Berdasarkan pemantauan IQAir di Stasiun Tenayan Raya pada pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara atau US AQI tercatat 39 atau kategori Good/Baik. Stasiun pemantauan tersebut tercantum bersumber dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi pagi ini menunjukkan perubahan cukup signifikan dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Pada 24 Agustus lalu, indeks kualitas udara Pekanbaru berdasarkan IQAir sempat mencapai AQI 214 atau kategori sangat tidak sehat.

Perbaikan juga sudah mulai terlihat pada Minggu (30/8/2026). Hujan yang turun di sejumlah wilayah Riau turut membantu mengurangi konsentrasi polutan dan menipiskan kabut asap di Pekanbaru.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan, membaiknya kualitas udara merupakan perkembangan positif bagi masyarakat.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat jajaran Polda Riau bersama TNI dan seluruh stakeholder mengurangi intensitas penanganan karhutla.

“Alhamdulillah, pagi ini masyarakat Pekanbaru bisa kembali merasakan kualitas udara yang jauh lebih baik. Personel di lapangan tetap bekerja melakukan pemadaman, pendinginan dan patroli untuk memastikan api maupun bara tidak kembali muncul,” kata Akmadi.

Menurutnya, perhatian utama saat ini bukan hanya pada kondisi udara di Pekanbaru, tetapi juga pada sumber-sumber kebakaran di sejumlah kabupaten yang masih memerlukan penanganan.

Hal tersebut penting mengingat titik panas masih terdeteksi di Riau. Data BMKG pada Sabtu (29/8/2026) pukul 23.00 WIB masih mencatat 264 hotspot yang tersebar di 11 kabupaten/kota.

Baca Juga :  Saat Duka Menyelimuti Korban Serangan Monyet, YBM PLN UP3 Rengat Bersama PW IWO Riau Ulurkan Tangan Kemanusiaan

“Jadi kami tidak ingin terlena dengan kondisi udara yang membaik pagi ini. Fokusnya tetap sama, tuntaskan pemadaman di lapangan, lakukan pendinginan sampai benar-benar aman, cegah munculnya titik baru dan lindungi masyarakat dari dampak karhutla,” ujar Akmadi.

Polda Riau juga mengingatkan bahwa kualitas udara bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti kondisi kebakaran, arah angin maupun cuaca. Karena itu, pemantauan kualitas udara dan hotspot tetap dilakukan secara berkala sebagai bagian dari langkah mitigasi.

Di sisi lain, hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir turut memberikan dampak positif terhadap kondisi Pekanbaru.

Pemerintah Kota Pekanbaru bahkan memutuskan aktivitas belajar mengajar kembali dilakukan secara tatap muka mulai Senin setelah kondisi cuaca dan kualitas udara menunjukkan perbaikan.

Pada Minggu pagi, Pemko juga melaporkan tidak ditemukan titik api di wilayah Kota Pekanbaru.

Upaya penanganan karhutla juga diperkuat melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Pemerintah menyiapkan pelaksanaan OMC pada periode 29 Agustus hingga 1 September untuk membantu penanggulangan karhutla di Riau.

Akmadi menegaskan, membaiknya kondisi udara harus dijadikan momentum untuk memperkuat upaya pencegahan agar kabut asap tidak kembali terjadi.

“Yang ingin kita jaga bukan hanya bagaimana api bisa dipadamkan hari ini, tetapi bagaimana masyarakat tetap bisa menghirup udara yang sehat pada hari-hari berikutnya. Karena itu upaya di lapangan tetap berjalan dan kewaspadaan tidak boleh turun,” tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
Perkuat Sinergi, Pemkab Padang Pariaman Gelar Rakor Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi 2026
‎Berprestasi di Jambore PKK Sumbar, TP-PKK Padang Pariaman Bawa Pulang Sejumlah Penghargaan
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkab Padang Pariaman Bagikan Seragam Gratis Lewat Aksi Putar Roda
Padang Pariaman Raih Hampir Rp6 Miliar DAK Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2027
Pastikan Kondisi Prima, Kontingen Atlet KONI Padang Pariaman Jalani Cek Kesehatan Gratis
Hampir 2.000 Korban Keracunan MBG dalam 3 Hari, TINDAK Desak Sudaryono Mundur!
Modal Ngaku Petugas Leasing, Pria di Tapteng ditangkap Polisi Usai Rampas Motor Warga
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 09:41 WIB

Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi

Minggu, 6 September 2026 - 07:59 WIB

Perkuat Sinergi, Pemkab Padang Pariaman Gelar Rakor Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi 2026

Minggu, 6 September 2026 - 07:33 WIB

‎Berprestasi di Jambore PKK Sumbar, TP-PKK Padang Pariaman Bawa Pulang Sejumlah Penghargaan

Minggu, 6 September 2026 - 07:26 WIB

Ringankan Beban Orang Tua, Pemkab Padang Pariaman Bagikan Seragam Gratis Lewat Aksi Putar Roda

Minggu, 6 September 2026 - 07:10 WIB

Pastikan Kondisi Prima, Kontingen Atlet KONI Padang Pariaman Jalani Cek Kesehatan Gratis

Berita Terbaru