Sadis! Agen BRI Link di Cianjur Ditemukan Tewas Terikat, Diduga Dibunuh Rekan Sendiri Usai Kasus Uang Hilang

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi foto SS diambil dari rekaman Vidio saat korban Hendak dibawa untuk dilakukan otopsi 

CIANJUR, Mediainvestigasi.Net – Warga Kampung Tarikolot, Desa Cinangsi, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria bernama Iwan Setiawan (31) dalam kondisi mengenaskan di dalam kontrakannya, Kamis malam (26/3/2026). Korban ditemukan sudah tak bernyawa dengan tangan dan kaki terikat, mulut dililit kabel charger, serta kepala tertutup plastik, diduga kuat menjadi korban pembunuhan sadis.

Korban diketahui bekerja sebagai penjaga agen layanan perbankan BRI Link di wilayah tersebut. Ironisnya, sebelum ditemukan tewas, korban sempat menghubungi rekannya pada dini hari.

Rekan kerja korban sekaligus pemilik agen, Asep Geni Ginayah, mengungkapkan bahwa pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, korban sempat meneleponnya. Namun panggilan itu tidak terangkat karena dirinya sudah tertidur.

“Jam dua pagi ada telepon dari korban ke saya, tapi tidak terangkat karena saya sudah tidur,” ungkap Asep kepada Awak MediaInvestigasi.net, Jumat (27/3/2026).

Kecurigaan mulai muncul ketika korban tidak membuka konter BRI Link seperti biasanya pada Kamis pagi. Pesan yang dikirimkan kepada korban juga tidak mendapat balasan dan nomor ponselnya tiba-tiba tidak aktif.

Istri korban yang merasa khawatir kemudian mendatangi kontrakan sekitar pukul 09.00 WIB, namun tidak mendapatkan jawaban saat memanggil dari luar. Pintu kontrakan dalam keadaan terkunci rapat.

Karena masih berharap korban hanya sedang keluar, keluarga sempat meninggalkan lokasi. Namun hingga sore hari korban tetap tidak dapat dihubungi.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Asep kembali mendatangi kontrakan korban untuk memastikan kondisi rekannya tersebut. Namun pintu tetap terkunci dan tidak ada respons dari dalam.

Rasa curiga semakin kuat ketika malam hari Asep kembali lagi ke lokasi. Ia melihat sepeda motor korban masih terparkir di dalam kontrakan, sementara pintu depan tetap terkunci.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, Polres Dharmasraya Gencarkan Operasi Pekat Singgalang 2025, Puluhan Liter Miras Diamankan

Merasa ada sesuatu yang tidak beres, Asep akhirnya mencoba masuk melalui pintu belakang yang tidak terkunci.

Apa yang dilihatnya di dalam kontrakan membuatnya syok.

Korban sudah tergeletak tidak bernyawa dengan kondisi tubuh terikat.

“Tangan dan kaki korban terikat, mulutnya diikat kabel charger HP. Kepalanya juga ditutup plastik. Ada luka di leher seperti bekas sayatan,” ungkapnya.

Penemuan itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Asep kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Petugas dari Polsek Cikalongkulon segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit guna keperluan autopsi.

Dari hasil informasi sementara, motif pembunuhan diduga berkaitan dengan pencurian uang. Uang tunai sekitar Rp.5 juta serta saldo uang dalam aplikasi ATM milik korban dilaporkan hilang.

Fakta lain yang menguatkan dugaan tersebut adalah kejadian dua minggu sebelum pembunuhan, ketika korban kehilangan uang Rp.5 juta setelah seorang teman lamanya menginap di kontrakan.

Korban bahkan sempat mengunggah foto orang yang diduga pelaku di akun Facebook miliknya, meminta bantuan publik untuk mengenali sosok tersebut.

Tak lama setelah unggahan itu viral, orang yang diduga pelaku disebut sempat datang menemui korban dan bahkan berboncengan menuju kontrakan korban.

Korban dan terduga pelaku diketahui pernah bekerja bersama di salah satu perusahaan di Cianjur.

Kini warga menduga kuat pembunuhan ini berkaitan dengan dendam sekaligus motif pencurian.

Kasus ini juga menimbulkan keresahan di masyarakat karena pelaku diduga masih berkeliaran.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif pasti di balik pembunuhan keji tersebut.

Warga berharap aparat penegak hukum bergerak cepat memburu pelaku, karena pembunuhan dengan cara sadis seperti ini dinilai telah meresahkan masyarakat.

Baca Juga :  Teror Pembakaran di Pisangan Baru Terbongkar, Kapolsek Matraman AKP Suripno Ucapkan Terima Kasih kepada Warga

“Pelaku harus segera ditangkap. Ini sudah sangat sadis dan membuat warga takut,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian.(Dion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWI OKU Timur mengecam keras Pelaku Pemukulan Wartawan di Palembang, Usut tuntas Pelaku
Rokok Diduga Tanpa Cukai di Cinere Menguak, Puluhan Dus dan Jutaan Rupiah Jadi Sorotan
Penetapan Irlan–Indra Dipertanyakan, Kuasa Hukum Soroti Tempus Delicti hingga SPDP
Rokok Ilegal Jagakarsa Disorot Keras: Rekaman Sebut Koordinasi dengan Oknum AKP M, Publik Minta Jawaban
Konfirmasi Belum Terjawab, Dua Pelaksana Blokir Kontak Wartawan — PUPR/Pemkab Bogor Diminta Buka Terang
Polsek Padang Selatan Bekuk Juru Parkir Terduga Penggelapan Sepeda Motor
Diduga Hendak Curi Motor, Pria Diamankan Warga Cimanggu Tanah Sareal
Berita ini 369 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:03 WIB

PWI OKU Timur mengecam keras Pelaku Pemukulan Wartawan di Palembang, Usut tuntas Pelaku

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Sabtu, 26 September 2026 - 10:49 WIB

Rokok Diduga Tanpa Cukai di Cinere Menguak, Puluhan Dus dan Jutaan Rupiah Jadi Sorotan

Jumat, 25 September 2026 - 11:03 WIB

Penetapan Irlan–Indra Dipertanyakan, Kuasa Hukum Soroti Tempus Delicti hingga SPDP

Selasa, 22 September 2026 - 12:41 WIB

Rokok Ilegal Jagakarsa Disorot Keras: Rekaman Sebut Koordinasi dengan Oknum AKP M, Publik Minta Jawaban

Berita Terbaru