Bea Cukai dan BNN Amankan Sabu Skala Besar di Aceh Timur

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paket berisi sabu. (Dok. Istimewa)

Paket berisi sabu. (Dok. Istimewa)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Aparat penegak hukum kembali menunjukkan ketegasan dalam memerangi narkotika. Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai bersama BNN RI, Kanwil Bea Cukai Aceh, dan Bea Cukai Langsa berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis sabu seberat sekitar 100 kilogram di wilayah Aceh Timur, Aceh.

Penindakan tersebut dilakukan pada 24–25 Januari 2026 di kawasan Alue Tho, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, setelah tim gabungan memperoleh dan mengolah informasi intelijen terkait dugaan penyelundupan narkotika melalui jalur laut yang rawan dimanfaatkan jaringan kejahatan terorganisir.

Direktur Interdiksi Narkotika Bea Cukai, R. Syarif Hidayat, menjelaskan bahwa informasi awal diterima pada 21 Januari 2026. Berdasarkan hasil analisis lanjutan, petugas mendeteksi adanya rencana pengangkutan narkotika dari wilayah Peureulak menuju Aceh Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, tim melakukan pengawasan tertutup, pemetaan titik rawan, serta identifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. Fokus pengawasan diarahkan pada lokasi yang dicurigai menjadi tempat penimbunan sementara.

Pada Sabtu malam (24/1), tim memperoleh informasi mengenai gudang yang akan digunakan sebagai lokasi transaksi. Dari hasil surveilans, petugas mengidentifikasi satu unit kendaraan yang diduga kuat akan digunakan untuk mengangkut narkotika.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan, pengejaran, dan penindakan (RPE) terhadap kendaraan tersebut. Dalam operasi itu, seorang pengemudi berinisial MZ berhasil diamankan.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan lima goni berwarna kuning berisi 100 bungkus sabu, dengan berat sekitar satu kilogram per bungkus. Total barang bukti mencapai kurang lebih 100 kilogram. Seluruh barang bukti selanjutnya diuji menggunakan Narkotika Identification Kit (NIK) dan dinyatakan positif mengandung metamfetamina.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku hanya berperan sebagai kurir dan menerima perintah dari seseorang berinisial I. Tersangka beserta barang bukti kemudian diamankan ke Kantor BNNK Langsa untuk proses penyidikan dan pengembangan jaringan lebih lanjut.

Baca Juga :  Akibat Intimidasi Wartawan Di Kota Bali Aipda Eka Dijatuhi Sanksi Demosi, Digeser Dari Bid Propam Ke Polres Bangli

Syarif menegaskan bahwa pengungkapan ini menjadi bukti pentingnya sinergi lintas instansi dalam menjaga wilayah perbatasan dan jalur laut dari ancaman narkotika. Menurutnya, pengawasan yang terintegrasi merupakan kunci dalam memutus rantai peredaran narkoba.

“Kami akan terus melakukan pengembangan kasus dan pengejaran terhadap pihak-pihak lain yang terlibat. Upaya ini tidak akan berhenti pada satu pelaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Bier Budi Kismulyano, menilai pengungkapan sabu skala besar ini mencerminkan komitmen kuat Bea Cukai dalam pemberantasan narkotika sejak awal tahun 2026. Ia mengingatkan bahwa pola jaringan dan kemasan yang terungkap menunjukkan adanya potensi ancaman jaringan baru yang perlu diantisipasi bersama.

Melalui penguatan sinergi pengawasan dan penegakan hukum yang berkelanjutan, Bea Cukai bersama BNN dan aparat terkait berharap dapat terus menekan peredaran narkotika serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di wilayah rawan penyelundupan.

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Hendak Curi Motor, Pria Diamankan Warga Cimanggu Tanah Sareal
12 Perempuan Diamankan di Gang Sandiwara Kemang, Operasi Yustisi Buka Pertanyaan Baru
Dugaan Pungli Mengintai Pilkades Serentak 2026 di Bekasi, AWIBB Jabar Siapkan Laporan Polisi
Gang Sandiwara Kembali Disorot, Dugaan Perbuatan Cabul demi Keuntungan — Polsek Kemang Ditantang Buktikan Fakta
KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Dua Koper Dibawa Penyidik
Tanah Berhamburan ke Jalan, Proyek di Sukmajaya Disorot: Izin Lengkap atau Sekadar Klaim?
Penyerobotan Lahan di Jalan Tuturuga Aimas: Antara Derita Warga dan Ketegasan Hukum yang Dinanti
Akhirnya… Mafia Tanah asal Malaysia Paulus George Hung Jadi Tersangka
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 16:39 WIB

Diduga Hendak Curi Motor, Pria Diamankan Warga Cimanggu Tanah Sareal

Jumat, 4 September 2026 - 23:09 WIB

12 Perempuan Diamankan di Gang Sandiwara Kemang, Operasi Yustisi Buka Pertanyaan Baru

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Dugaan Pungli Mengintai Pilkades Serentak 2026 di Bekasi, AWIBB Jabar Siapkan Laporan Polisi

Selasa, 1 September 2026 - 10:08 WIB

Gang Sandiwara Kembali Disorot, Dugaan Perbuatan Cabul demi Keuntungan — Polsek Kemang Ditantang Buktikan Fakta

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:41 WIB

KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Dua Koper Dibawa Penyidik

Berita Terbaru