Gubernur Maluku Utara Masuk Radar KPK Terkait Dugaan Suap Pajak Tambang Nikel

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Maluku Utara Masuk Radar KPK Terkait Dugaan Suap Pajak Tambang Nikel

Jakarta —Mediainvestigasi.net– Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menjadi sorotan publik setelah namanya disebut masuk dalam radar penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan skandal suap pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara. Perkara ini diduga berkaitan dengan manipulasi kewajiban pajak perusahaan tambang nikel besar, PT Wana Tiarra Persada, yang beroperasi di Pulau Obi, Maluku Utara.

Berdasarkan informasi yang beredar, kewajiban pajak perusahaan tersebut diduga dipangkas secara signifikan, dari potensi sekitar Rp75 miliar menjadi hanya sekitar Rp15,7 miliar. Dugaan ini memicu perhatian aparat penegak hukum karena berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi keuangan negara.
Meski locus perkara berada di Jakarta, KPK menyatakan membuka peluang untuk menelusuri keterlibatan pihak lain apabila dalam proses penyelidikan ditemukan indikasi tindak pidana korupsi lanjutan. Langkah ini sejalan dengan komitmen KPK untuk mengusut perkara secara menyeluruh, termasuk menelusuri kemungkinan adanya aliran dana atau relasi kekuasaan yang memengaruhi proses pengurangan kewajiban pajak tersebut.

Di tengah proses hukum yang berjalan, publik juga menyoroti jejaring bisnis pertambangan yang disebut-sebut terafiliasi dengan Sherly Tjoanda dan keluarganya. Sorotan tersebut memunculkan kekhawatiran akan potensi konflik kepentingan antara jabatan publik yang diemban dengan kepemilikan atau keterkaitan usaha di sektor tambang, khususnya di wilayah yang kaya sumber daya alam seperti Maluku Utara.

Laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) menunjukkan kekayaan Sherly Tjoanda tercatat hampir mencapai Rp1 triliun. Kondisi ini membuat integritas dan komitmen antikorupsi Gubernur Maluku Utara berada di bawah pengawasan ketat publik dan masyarakat sipil. Sejumlah pihak menilai transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah.
Hingga kini, belum ada penetapan tersangka terkait penyebutan nama Sherly Tjoanda dalam perkara tersebut. KPK menegaskan bahwa proses yang berjalan masih pada tahap penyelidikan, sehingga semua pihak yang disebut tetap harus diperlakukan sesuai asas praduga tak bersalah.

Baca Juga :  Pandji Pragiwaksono Dilaporkan Lagi, API DKI Jakarta Dampingi Klien ke Polda Metro Jaya

Publik pun menanti perkembangan kasus ini, apakah akan menjadi momentum pembenahan tata kelola sektor pertambangan dan perpajakan, atau justru membuka kembali persoalan lama terkait kuatnya oligarki tambang di daerah-daerah kaya sumber daya alam di Indonesia.(Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanah Berhamburan ke Jalan, Proyek di Sukmajaya Disorot: Izin Lengkap atau Sekadar Klaim?
Skandal Rutan Tanjung Gusta Medan: Potret Kebobrokan Sistemik dan Urgensi Penegakan Hukum Tanpa Kompromi
Penyerobotan Lahan di Jalan Tuturuga Aimas: Antara Derita Warga dan Ketegasan Hukum yang Dinanti
Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong
Akhirnya… Mafia Tanah asal Malaysia Paulus George Hung Jadi Tersangka
Bantah Fitnah, Ito Lawputra: Cedric Lievra, WNA Prancis yang Peduli Kesejahteraan Pekerja dan Taat Hukum
Intervensi Hukum dan Ironi Kemerdekaan: Menguji Profesionalisme Polri di Tanah Papua
Persekusi Marak di Berbagai Negara: Panggilan Nurani Global untuk Perlindungan Hak Asasi Manusia Menggema dari Indonesia
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Tanah Berhamburan ke Jalan, Proyek di Sukmajaya Disorot: Izin Lengkap atau Sekadar Klaim?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:50 WIB

Skandal Rutan Tanjung Gusta Medan: Potret Kebobrokan Sistemik dan Urgensi Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Penyerobotan Lahan di Jalan Tuturuga Aimas: Antara Derita Warga dan Ketegasan Hukum yang Dinanti

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Koalisi: Izin Bukan Cek Kosong

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Akhirnya… Mafia Tanah asal Malaysia Paulus George Hung Jadi Tersangka

Berita Terbaru