Sirah Nabi Berbahasa Bugis Warnai Maulid GP Ansor Soppeng

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sirah Nabi Berbahasa Bugis Warnai Maulid GP Ansor Soppeng.

 

SOPPENG —Mediainvestigasi.net- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Soppeng tampil dengan nuansa berbeda. Di tengah rangkaian acara, kisah perjalanan hidup dan perjuangan Rasulullah SAW disampaikan melalui bahasa Bugis, menghadirkan perpaduan antara nilai keislaman dan kearifan lokal.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula STAI Al-Gazali Kabupaten Soppeng, Ahad (23/8/2026), mulai pukul 13.00 WITA. Peringatan Maulid ini dihadiri unsur pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, serta para pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Soppeng.

Kapolres Soppeng diwakili Kapolsek Lalabata. Hadir pula Dandim 1423 Soppeng, Sekretaris Kecamatan Lalabata, Ketua PCNU Kabupaten Soppeng, sejumlah pimpinan pondok pesantren, serta tokoh agama.

Kehadiran berbagai unsur tersebut tidak hanya menambah semarak kegiatan, tetapi juga memperlihatkan kuatnya ruang silaturahmi antara organisasi kepemudaan, ulama, pesantren, pemerintah, dan masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Soppeng dan Ketua PCNU Kabupaten Soppeng.

Dalam sambutannya, Ketua GP Ansor Soppeng mengajak kader dan masyarakat menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk kembali menggali keteladanan Rasulullah SAW.

Menurutnya, kehidupan Rasulullah mengajarkan banyak nilai yang tetap relevan hingga hari ini, mulai dari persaudaraan, kepedulian terhadap sesama, kedisiplinan, hingga sikap menghargai perbedaan.

Nilai-nilai tersebut, kata dia, penting terus diperkenalkan kepada generasi muda agar semangat keislaman tidak hanya hadir dalam ruang-ruang keagamaan, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sosial.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Soppeng menyampaikan pesan keagamaan agar peringatan Maulid tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Kecintaan kepada Rasulullah SAW, menurutnya, harus diwujudkan melalui upaya meneladani akhlak Nabi serta mengamalkan sunnah dan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Ketua DPRD Rahmad Hasrofi Menghadiri Peresmian Kolam Renang Karya Bersama di Desa Ladang Peris

Bagian yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah pembacaan Sirah Nabi Muhammad SAW menggunakan bahasa Bugis.

Kisah tentang perjalanan hidup, perjuangan, dan keteladanan Rasulullah disampaikan dengan bahasa yang akrab dengan keseharian masyarakat Soppeng.

Cara penyampaian ini memberikan warna tersendiri. Pesan-pesan keagamaan tidak hanya disampaikan dalam bentuk ceramah, tetapi juga dikemas melalui bahasa daerah yang menjadi bagian dari identitas masyarakat.

Di sinilah Maulid tidak sekadar menjadi ruang untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Ia juga menjadi ruang perjumpaan antara tradisi keagamaan dan budaya lokal.

Penggunaan bahasa Bugis dalam pembacaan Sirah Nabi sekaligus menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat menjadi medium untuk menyampaikan nilai-nilai keislaman kepada masyarakat, termasuk generasi muda.

Bahasa daerah yang lebih dekat dengan pendengar membuat kisah Rasulullah terasa lebih kontekstual. Sejarah tidak hanya didengar sebagai cerita masa lalu, tetapi dapat dihubungkan dengan kehidupan masyarakat hari ini.

Bagi GP Ansor Soppeng, semangat tersebut menjadi bagian dari upaya merawat tradisi sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai keislaman dan budaya daerah.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut pada akhirnya bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah SAW.

Lebih dari itu, kegiatan menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi antarelemen masyarakat, sekaligus meneguhkan komitmen untuk menjaga kehidupan sosial yang harmonis dan toleran.

Di tengah perubahan zaman, pesan keteladanan Rasulullah tetap relevan: bagaimana membangun persaudaraan, menghormati perbedaan, peduli terhadap sesama, dan menghadirkan agama sebagai sumber kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah.

Dari Aula STAI Al-Gazali Soppeng, pesan Maulid itu pun menjadi sederhana: mencintai Rasulullah bukan hanya dengan mengenang kelahirannya, tetapi dengan menghadirkan akhlaknya dalam kehidupan—seraya tetap menjaga jati diri dan kearifan lokal.**(MTq)

Baca Juga :  Advokat senior, Prof. Dr Henry Yosodingrat, SH, MH, pertanyakan ada apa dan kenapa Mantan Jampidsus Kejagung RI tidak di tahan

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPBU Jampang 34-16303 Kembali Disorot: Thunder Diduga Berulang Isi Pertalite, Pola Lama Muncul Lagi
‎Lebih dari 150 Hektare Kebun Sawit Warga di Sungai Raya Dirusak Ando, Polisi Diminta Segera Tangkap Pelaku ‎
Kebakaran Kembali Melanda Lahan Perkebunan Cengkeh Milik Warga Desa Ufung, Taliabu Utara
Ketua Bhayangkari Cabang Pulau Taliabu Ny. Desy Adnan Wahyu Kunjungi Posko Darurat Karhutla TBL Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Setibanya Bupati Taliabu Sashabila L Mus Langsung Tinjau Posko Darurat Karhutla Di Taliabu Barat Laut Untu Memasrikan Wilayah Dampak
Bupati Batu Bara: Pendampingan BKN Bantu Kaderisasi ASN dan Atasi Keterbatasan SDM di Daerah
Pers Diduga Diusir dari Kantor DLH, AWIBB Tantang Pemkab Bekasi: Berani Periksa Kadis?
Akibat Karhutla Di Kabupaten Pulau Taliabu Meluas, Citra Puspasari Mus Bagi Peduli Salurkan Bantuan Ke Warga Tani Terdampak Di TBL
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:34 WIB

SPBU Jampang 34-16303 Kembali Disorot: Thunder Diduga Berulang Isi Pertalite, Pola Lama Muncul Lagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:14 WIB

‎Lebih dari 150 Hektare Kebun Sawit Warga di Sungai Raya Dirusak Ando, Polisi Diminta Segera Tangkap Pelaku ‎

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kebakaran Kembali Melanda Lahan Perkebunan Cengkeh Milik Warga Desa Ufung, Taliabu Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Ketua Bhayangkari Cabang Pulau Taliabu Ny. Desy Adnan Wahyu Kunjungi Posko Darurat Karhutla TBL Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Setibanya Bupati Taliabu Sashabila L Mus Langsung Tinjau Posko Darurat Karhutla Di Taliabu Barat Laut Untu Memasrikan Wilayah Dampak

Berita Terbaru