Kontraktor Replanting di Sipangkur: “Kami Bekerja Sesuai RAB, Tidak Ada Pungli!”

- Penulis

Senin, 30 Juni 2025 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Program Replanting Sipangkur (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net — Program peremajaan sawit rakyat (replanting) yang dibiayai oleh BPDPKS melalui pihak ketiga, PT Sucofindo, tengah menjadi sorotan usai muncul pemberitaan terkait dugaan pungutan liar (pungli) dan mark up anggaran di lapangan. Menanggapi hal itu, Herry selaku kontraktor pelaksana kegiatan replanting di Nagari Sipangkur angkat bicara.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataannya kepada media ini, Herry dengan tegas membantah adanya pungli maupun mark up dalam kegiatan yang ia tangani. Ia menyatakan bahwa seluruh proses pengerjaan di lapangan dilaksanakan berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disepakati dan disetujui.

“Secara spek kita sesuai, secara biaya pun jelas. Untuk per hektare anggaran keseluruhannya itu Rp60 juta. Saya mengerjakan bagian penumbangan, pembuatan teras dan parit. Semua tergantung kondisi lahan — mana yang butuh teras, kita teras. Mana yang berair, kita buatkan parit. Itu semua ada dalam RAB dan kami kerjakan sesuai itu,” ujar Herry.

Ia juga menjelaskan bahwa pekerjaan dilakukan secara kolektif berbasis kelompok tani, bukan per individu, dengan sistem subsidi silang.

“Contohnya, satu hektare panjang terasnya 100 meter. Kalau satu kelompok punya 100 hektare, maka panjang totalnya 10.000 meter. Kalau kapling si A nggak butuh teras, maka yang butuh — seperti kapling si B — kita akan mengerjakan disana. Itu bentuk subsidi silang,” jelasnya.

Herry juga menegaskan bahwa sistem pembayaran dilakukan langsung oleh PT Sucofindo, berdasarkan prosedur administrasi resmi. “Kami buat berita acara, ajukan invoice ke kelompok tani, lalu kelompok tani yang ajukan ke PT Sucofindo di Padang. Setelah itu baru diproses pembayarannya,” ungkapnya.

Terkait munculnya pemberitaan dugaan pungli dan mark up, Herry menyayangkan cara media menyajikan informasi yang menurutnya tidak berimbang. Ia meminta agar media yang bersangkutan memberikan hak jawab kepada dirinya dan ketua kelompok tani untuk memberikan klarifikasi secara terbuka.

Baca Juga :  Polres Sibolga Resmikan Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu, Wujudkan Pelayanan Prima dan Humanis

“Saya minta media yang memberitakan itu beri ruang untuk kami menjelaskan. Kami bekerja di lapangan sesuai RAB, tidak ada pungli. Saya bahkan minta petani dan ketua kelompok turun langsung lihat pekerjaan kami, supaya tahu batas lokasi dan mencegah ketidakpuasan kepada operator,” tegasnya.

Herry berharap klarifikasi ini menjadi rujukan bagi media dan publik agar tidak terburu-buru menilai negatif program replanting yang menurutnya sangat membantu petani sawit rakyat.

 

Editor: Yanti 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I
Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi
My Rubel Literasi Center Gebrak Festival Literasi Pasaman Barat 2026, Siap Lahirkan Generasi Emas 2045
Hermawan Rahman Adalah Sosok Pemimpin Cerdas Masuk Pada Bursa Calon Kepala Desa (Cakades) Kota Bobong
DKUPP Inhil Tegaskan Lapak Pasar Bukan Untuk Diperjualbelikan, Buka Posko Pengaduan dengan QR Code
Polsek Kateman Ungkap Kasus Curat, Lima Orang Diamankan dalam Pengembangan Perkara
 Komitmen Lapas Bersih Narkoba, Razia Gabungan & Tes Urin di Lapas Bukittinggi Negatif
Pelantikan Rektor UINSA Surabaya Disambut Gelombang Penolakan Terhadap Rektor Muzakki Menjabat 2 Periode
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:28 WIB

Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I

Jumat, 18 September 2026 - 11:57 WIB

Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi

Jumat, 18 September 2026 - 10:36 WIB

Hermawan Rahman Adalah Sosok Pemimpin Cerdas Masuk Pada Bursa Calon Kepala Desa (Cakades) Kota Bobong

Jumat, 18 September 2026 - 09:41 WIB

DKUPP Inhil Tegaskan Lapak Pasar Bukan Untuk Diperjualbelikan, Buka Posko Pengaduan dengan QR Code

Jumat, 18 September 2026 - 06:51 WIB

Polsek Kateman Ungkap Kasus Curat, Lima Orang Diamankan dalam Pengembangan Perkara

Berita Terbaru