Kota Padang Darurat Bencana: Sekolah Diliburkan, Siswa Belajar Secara Daring dari Rumah

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Padang Darurat Bencana: Sekolah Diliburkan, Siswa Belajar Secara Daring dari Rumah

Padang Mediainvestigasi.net–Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang secara resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) untuk meliburkan sementara seluruh kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka bagi siswa di semua jenjang pendidikan (PAUD hingga SMP).

Di dalam SE dengan Nomor: 400.3/56/Dikbud-pdg/XI/2025 Tentang libur sementara dan kegiatan belajar mengajar secara daring sehubungan bencana alam hidrometeorologi di kota Padang, dijelaskan bahwa libur sementara KBM ditetapkan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (27/11/2025) hingga Sabtu (29/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan ini diambil sebagai respons cepat terhadap kondisi darurat bencana alam hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor, yang melanda Kota Padang dalam beberapa hari terakhir.

Terdapat lima poin utama dalam SE yang ditandatangani Kepala Disdikbud Padang, Yopi Krislova, 27 November 2025 itu.

Pertama, KBM di seluruh satuan pendidikan diliburkan sementara mulai tanggal 27 s.d 29 November 2025, atau sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang.

Kedua, selama masa libur sementara tersebut, pembelajaran dilaksanakan secara daring melalui platform yang tersedia (WA Group, Google Classroom, LMS sekolah, atau media lain yang dianggap efektif).

Ketiga, kepala sekolah agar memastikan kegiatan pembelajaran daring tetap berlangsung secara proporsional dengan memperhatikan kondisi peserta didik.

Keempat, seluruh pendidik diminta untuk memberikan tugas dan pendampingan belajar yang sesuai serta tidak membebani siswa, mengingat kondisi darurat dan gangguan aktivitas di lingkungan masyarakat.

Kelima, Kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan diharapkan tetap menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.

Keenam, segera menghubungi layanan darurat apabila terjadi keadaan yang membahayakan, melalui; a. Padang Command Center : 112 (bebas pulsa); b. Pusdalops Penanggulangan Bencana: 0858-9152-2181

Baca Juga :  Ketua DPRD Dharmasraya Tinjau Lokasi Banjir di Timpeh, Tekankan Solusi Nyata dari Pemkab

SE ini merupakan langkah pencegahan kritis dari Pemerintah Kota Padang untuk memprioritaskan keselamatan seluruh warga sekolah di tengah cuaca ekstrem yang masih mengancam.

Pemko Padang sebelumnya telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Alam hingga 8 Desember 2025. Bencana ini telah menimbulkan dampak serius di 11 kecamatan di Kota Padang, dengan rincian, warga terdampak sebanyak 27.433 jiwa warga terdampak banjir di 9 kecamatan, dengan jumlah terbanyak di Kecamatan Koto Tangah (20.983 jiwa).

Kerusakan infrastruktur dan pemukiman, rumah hanyut 2 unit, rumah rusak sedang 61 unit, rumah rusak ringan 17 unit. Kemudian kalan longsor/putus di 2 lokasi (salah satunya putus sepanjang 60 meter). 1 unit rumah ibadah rusak ringan. (Taufik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Belum Pikirkan Praperadilan, Polres Metro Depok Ditunggu Penjelasannya
12 Perempuan Diamankan di Gang Sandiwara Kemang, Operasi Yustisi Buka Pertanyaan Baru
Dugaan Pungli Mengintai Pilkades Serentak 2026 di Bekasi, AWIBB Jabar Siapkan Laporan Polisi
Gang Sandiwara Kembali Disorot, Dugaan Perbuatan Cabul demi Keuntungan — Polsek Kemang Ditantang Buktikan Fakta
Pemkot Bogor Disorot, Kepala Bagian Hukum dan HAM Dipertanyakan
KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Dua Koper Dibawa Penyidik
Tanah longsor terjadi di kawasan Kapalo Lubuak Jambu, Jorong Subarang Ombak, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung,
Bogor Bersholawat 2026: Rakyat Bertahan, Pejabat Pergi — Seremoni Pemkab Bogor Dipertanyakan
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 03:43 WIB

Keluarga Belum Pikirkan Praperadilan, Polres Metro Depok Ditunggu Penjelasannya

Jumat, 4 September 2026 - 23:09 WIB

12 Perempuan Diamankan di Gang Sandiwara Kemang, Operasi Yustisi Buka Pertanyaan Baru

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Dugaan Pungli Mengintai Pilkades Serentak 2026 di Bekasi, AWIBB Jabar Siapkan Laporan Polisi

Selasa, 1 September 2026 - 10:08 WIB

Gang Sandiwara Kembali Disorot, Dugaan Perbuatan Cabul demi Keuntungan — Polsek Kemang Ditantang Buktikan Fakta

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:26 WIB

Pemkot Bogor Disorot, Kepala Bagian Hukum dan HAM Dipertanyakan

Berita Terbaru