Kasus Dugaan Penganiayaan Anak di Bawah Umur di Ajo Menenggang, Kasatreskrim: “Sudah Dipanggil, Proses Hukum Berlanjut”

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Kasatreskrim Polres Dharmasraya Iptu Evi Hendri Susanto (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net — Kasus dugaan penganiayaan dan pemerasan terhadap dua anak di bawah umur oleh anak dari pemilik Restoran dan Kolam Renang Ajo Menenggang, Sitiung, terus bergulir di tangan Satreskrim Polres Dharmasraya.

“Kami sudah lakukan pemanggilan kepada saudara Hendro, kita lanjutkan sesuai prosedur,” tegas Kasatreskrim Polres Dharmasraya, Iptu Evi Hendri Susanto, mewakili Kapolres Dharmasraya AKBP Purwanto Hari Subekti, S.Sos., saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (9/7/2025).

Pernyataan ini menjawab keresahan masyarakat yang menilai aparat penegak hukum lambat menangani insiden yang terjadi pada Jumat, 27 Juni 2025 lalu. Dalam insiden itu, dua anak laki-laki warga asli Sitiung diduga mengalami kekerasan fisik serta dipaksa membayar denda sebesar Rp200 ribu setelah dituduh mencuri buah kelapa milik pengelola kolam.

Warga setempat menyoroti tindakan sepihak yang diambil oleh pihak pengelola, tanpa melibatkan proses hukum atau penyelesaian adat.

“Kita masyarakat Sitiung sangat menyayangkan sikap main hakim sendiri dan pemaksaan denda Rp200 ribu oleh anak dari pemilik Ajo Menenggang. Apalagi korban adalah warga asli Sitiung. Jika memang mereka bersalah, semestinya diselesaikan secara adat atau melibatkan orang tua dan ninik mamak, bukan dengan cara kekerasan,” ujar Maradis, tokoh masyarakat Sitiung kepada media ini sebelumnya.

Masyarakat kini menanti keseriusan aparat dalam mengusut tuntas kasus ini dan memberi perlindungan hukum kepada anak-anak sebagai kelompok rentan.

Kasus ini juga menjadi sorotan publik karena menyangkut praktik kekerasan terhadap anak serta potensi pelanggaran hak asasi. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan terhadap terlapor maupun kemungkinan penetapan tersangka.

Baca Juga :  Di Temukan Lagi Mayat Laki-Laki Dipesisir Pantau Desa Kuala Selat Kecamatan Kateman

 

Editor: Yanti 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Kapolda Berganti, 19 Bulan Laporan Tanah Samota Belum Naik Penyidikan
Satukan Langkah Membangun Negeri, TMMD ke-130 Inhil Rampungkan 90% Target Fisik ​
Bangun Negeri dari Desa, Satgas TMMD Kodim 0314/Inhil Perkuat Ketahanan Pangan di Keritang
Satukan Langkah Bangun Negeri dari Desa, TMMD ke-130 Tanam 1.000 Bibit Petai, Jengkol, dan Sirsak ​
Ditresnarkoba Polda Sumbar Ungkap Peredaran Sabu di Kota Padang, Dua Pria Diamankan dengan Puluhan Paket Barang Bukti
Polisi Bekuk Pengedar Sabu di Pinangsori Tapteng, 14 Paket Disita
Bupati Tapteng Hadiri Wisuda Wabup Mahmud Efendi di UMN Al Washliyah Medan
Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Perencanaan Pembangunan Gedung DPRD Kota Bukittinggi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 16:37 WIB

Tiga Kapolda Berganti, 19 Bulan Laporan Tanah Samota Belum Naik Penyidikan

Senin, 2 November 2026 - 12:58 WIB

Satukan Langkah Membangun Negeri, TMMD ke-130 Inhil Rampungkan 90% Target Fisik ​

Senin, 2 November 2026 - 12:36 WIB

Bangun Negeri dari Desa, Satgas TMMD Kodim 0314/Inhil Perkuat Ketahanan Pangan di Keritang

Senin, 2 November 2026 - 12:17 WIB

Satukan Langkah Bangun Negeri dari Desa, TMMD ke-130 Tanam 1.000 Bibit Petai, Jengkol, dan Sirsak ​

Minggu, 1 November 2026 - 19:57 WIB

Ditresnarkoba Polda Sumbar Ungkap Peredaran Sabu di Kota Padang, Dua Pria Diamankan dengan Puluhan Paket Barang Bukti

Berita Terbaru