Peristiwa

HMI Dharmasraya Demo di DPRD, Desak Pembatasan Perjalanan Dinas Bupati dan Wakil Bupati

98
×

HMI Dharmasraya Demo di DPRD, Desak Pembatasan Perjalanan Dinas Bupati dan Wakil Bupati

Sebarkan artikel ini

Gambar: Aksi Demo HMI Dharmasraya bertuliskan Tuntut Rezim Presiden Prabowo Atas Melemahnya Rp (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dharmasraya menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor DPRD Kabupaten Dharmasraya, Senin (15/6/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan sejumlah persoalan nasional maupun daerah, termasuk menyoroti kondisi ekonomi yang dinilai semakin berat akibat melemahnya nilai tukar rupiah.

Salah satu tuntutan yang menjadi sorotan utama dalam aksi tersebut adalah desakan kepada DPRD Dharmasraya agar membatasi perjalanan dinas Bupati dan Wakil Bupati demi menjaga stabilitas keuangan daerah.

Mahasiswa menilai pembatasan perjalanan dinas kepala daerah perlu dilakukan sebagai bentuk efisiensi anggaran di tengah situasi ekonomi yang menantang. Mereka meminta DPRD sebagai lembaga pengawas pemerintahan daerah untuk mengambil langkah konkret terhadap penggunaan anggaran perjalanan dinas tersebut.

Aksi mahasiswa diterima langsung oleh Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra, ST, didampingi Wakil Ketua I Sujito serta sejumlah anggota DPRD lainnya. Para wakil rakyat tersebut mendengarkan aspirasi mahasiswa dan memfasilitasi penyampaian enam poin tuntutan yang dibawa HMI Cabang Dharmasraya.

Selain persoalan perjalanan dinas kepala daerah, HMI juga mendesak DPRD untuk meneruskan sejumlah aspirasi lainnya, seperti tuntutan penurunan harga BBM non subsidi, permintaan pengujian revisi Undang-Undang Polri melalui Mahkamah Konstitusi, penghentian militerisme di ranah sipil, hingga mendesak Polda Sumbar menindak para penampung BBM bersubsidi jenis solar yang beroperasi di wilayah Dharmasraya.

“HMI Cabang Dharmasraya memberikan tenggat waktu 2 x 24 jam kepada pihak terkait untuk menindaklanjuti dan menyampaikan tuntutan mereka. Apabila aspirasi tersebut tidak mendapat respons, mahasiswa menyatakan akan kembali turun ke jalan dengan jumlah massa yang disebut lebih besar dari aksi sebelumnya,”beber salah satu mahasiswa saat dikonfirmasi media ini.

Usai menyampaikan aspirasi di Gedung DPRD, massa aksi melanjutkan long march menuju Kantor Bupati Dharmasraya untuk menyampaikan tuntutan serupa sebelum akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Editor: Mitra Yuyanti 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *