Menu

Mode Gelap

Community

Gelar Pelatihan Tanggap Bencana, Ketum BKPRMI DKI: Pemuda Masjid Bukan Hanya Agen Dakwah, Tapi Juga Agen Kemanusiaan

badge-check


					Foto bersama usai menggelar Pelatihan Tanggap Bencana BPDB dengan BKPRMI Jakarta. (Dok. Istimewa) Perbesar

Foto bersama usai menggelar Pelatihan Tanggap Bencana BPDB dengan BKPRMI Jakarta. (Dok. Istimewa)

MEDIAINVESTIGASI.NET – DPW BKPRMI DKI Jakarta menggelar Pelatihan Tanggap Bencana Pemuda Remaja Masjid bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sebagai upaya membangun generasi muda masjid yang sigap, terampil, dan peduli terhadap aksi kemanusiaan di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di RW 04 Kedoya, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2026).

Pelatihan ini diikuti para pemuda remaja masjid utusan masjid dan mushola se-DKI Jakarta. Para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari BPBD DKI Jakarta terkait mitigasi bencana, penanganan keadaan darurat, teknik evakuasi, hingga langkah cepat membantu masyarakat saat terjadi musibah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum DPW BKPRMI DKI Jakarta Nanang Jahidin, Ketua Umum DPD BKPRMI Jakarta Barat Bahroni, jajaran pengurus BKPRMI, serta peserta dari berbagai wilayah di DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPW BKPRMI DKI Jakarta Nanang Jahidin menegaskan bahwa pemuda masjid memiliki peran penting tidak hanya dalam dakwah, tetapi juga dalam aksi sosial dan kemanusiaan.

“Kami di DPW BKPRMI DKI Jakarta memandang bahwa pemuda masjid bukan hanya agen dakwah, tetapi juga agen kemanusiaan. Melalui pelatihan tanggap bencana bekerja sama dengan BPBD DKI Jakarta, kami ingin membentuk generasi muda masjid yang sigap, terampil, dan memiliki kepedulian sosial tinggi dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah perkotaan,” ujar Nanang.

Menurutnya, Jakarta sebagai kota metropolitan memiliki tantangan besar, mulai dari banjir, kebakaran hingga kondisi darurat lainnya. Karena itu, keberadaan pemuda remaja masjid yang memiliki kemampuan dasar kebencanaan dinilai menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan masyarakat.

“Kami berharap pelatihan ini mampu melahirkan relawan-relawan muda masjid yang tidak hanya aktif di lingkungan masjid, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan,” tambahnya.

Nanang juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen BKPRMI dalam mendukung visi “Jakarta Tangguh” melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Kami percaya, pemuda masjid yang kuat bukan hanya kuat spiritualnya, tetapi juga kuat kepedulian sosial dan aksi kemanusiaannya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Ketua Umum DPD BKPRMI Jakarta Barat, Bahroni, mengatakan pelatihan ini merupakan langkah nyata dalam membangun karakter pemuda yang tanggap dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Melalui pelatihan ini kami ingin membentuk pemuda remaja masjid yang memiliki kesiapan mental, pengetahuan, dan keterampilan dasar dalam menghadapi bencana. Pemuda masjid harus hadir menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Selain mendapatkan materi teori, peserta juga mengikuti simulasi dasar penanganan bencana sebagai bagian dari praktik lapangan.

Dengan mengusung semangat “Pemuda Remaja Masjid Tanggap, Jakarta Tangguh”, BKPRMI DKI Jakarta berharap dapat terus berkontribusi menciptakan masyarakat yang siap siaga dan tangguh menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah DKI Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FSPI Kritik Keras Permenaker Outsourcing 2026: Dinilai Buka Ruang Baru Eksploitasi Buruh

8 Mei 2026 - 08:56 WIB

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

7 Mei 2026 - 14:46 WIB

PWI Kejari Jaktim Ucapkan Selamat HUT ke-75 PERSAJA, Tekankan Sinergi Jaksa dan Pers

6 Mei 2026 - 16:49 WIB

Trending di Community