Amankan Objek Vital, PAM Jaya Tertibkan Rumdis Benhil dan Relokasi Warga ke Rusun

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi penggusuran di Jakarta Pusat. (Dok. Istimewa)

Situasi penggusuran di Jakarta Pusat. (Dok. Istimewa)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Penertiban terhadap 15 unit rumah dinas (rumdis) milik PAM Jaya di kawasan Jalan Penjernihan II, Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, berlangsung pada Rabu (6/5/2026) dengan pengawalan ratusan petugas gabungan.

Aparat yang terlibat terdiri dari unsur Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Satpol PP, TNI, Polri, hingga kejaksaan. Sedikitnya 600 personel dikerahkan untuk memastikan proses berjalan tertib dan kondusif.

Senior Manager Corporate Communication PAM Jaya, Gatra Vaganza, menjelaskan penertiban dilakukan setelah melalui proses panjang, termasuk tahapan sosialisasi dan pemberitahuan kepada para penghuni.

“Proses ini sudah berjalan cukup lama, mulai dari pemberitahuan hingga pelaksanaan penertiban hari ini,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, seluruh bangunan yang ditertibkan berdiri di atas lahan milik PAM Jaya dengan status Surat Hak Guna Bangunan (SHGB) seluas 35.064 meter persegi.

Sebagai bentuk penanganan sosial, PAM Jaya menyiapkan kompensasi bagi warga terdampak berupa uang penggantian sebesar Rp50 juta. Selain itu, para penghuni juga difasilitasi hunian sementara di rumah susun (rusun) secara gratis selama satu tahun.

“Nanti warga akan ditempatkan di rusun tanpa biaya selama satu tahun. Santunan juga sudah kami siapkan,” kata Gatra.

Penertiban ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keamanan, mengingat lokasi tersebut berada di sekitar instalasi pengolahan air (IPA) Pejompongan II yang termasuk objek vital. Area tersebut rencananya akan digunakan untuk pengembangan fasilitas pengelolaan lumpur.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Purnama, memastikan proses penertiban berlangsung tanpa gangguan berarti.

“Penertiban hari ini berjalan kondusif,” ujarnya singkat.

Pemerintah berharap relokasi ini dapat berjalan lancar sekaligus mendukung optimalisasi fungsi infrastruktur vital di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Terancam Digusur, Keluarga Pensiunan PNS DKI di Bendungan Hilir Minta Solusi dari Gubernur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Miris! Jalan Pusat Kecamatan Palembayan Rusak Bertahun-tahun, Pasar IV Koto di Jantung Ibu Kota Kecamatan Mati Suri
Direktur RSUD Minta Maaf atas Insiden Pelecehan sesksual di RSUD. Oknum Perawat diberhentikan secara tidak hormat
SUARA RAKYAT BERGEMA: RIBUAN WARGA AKAN SAMPAIKAN ASPIRASI KE DPR RI, MINTA PENGEMBALIAN KEUTUHAN DEMOKRASI
BANJIR KEMBALI TERJANG LUMIN PARK, 40 JIWA DIEVAKUASI: PEMKO PADANG HARUS BUKA HASIL EVALUASI DAN PENANGANAN SUNGAI
Belajar Praktik Baik di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Peserta PKA Sumut Perkuat Tata Kelola dan Kepemimpinan Berbasis Data
Nah.. kan akhirnya jembatan didesa gedung Rejo kecamatan belitang amblas lagi
Kemendagri Ingatkan ASN: Jangan Terjebak Pola Kerja Rutin di Era AI
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:56 WIB

Miris! Jalan Pusat Kecamatan Palembayan Rusak Bertahun-tahun, Pasar IV Koto di Jantung Ibu Kota Kecamatan Mati Suri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Direktur RSUD Minta Maaf atas Insiden Pelecehan sesksual di RSUD. Oknum Perawat diberhentikan secara tidak hormat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:18 WIB

SUARA RAKYAT BERGEMA: RIBUAN WARGA AKAN SAMPAIKAN ASPIRASI KE DPR RI, MINTA PENGEMBALIAN KEUTUHAN DEMOKRASI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:19 WIB

BANJIR KEMBALI TERJANG LUMIN PARK, 40 JIWA DIEVAKUASI: PEMKO PADANG HARUS BUKA HASIL EVALUASI DAN PENANGANAN SUNGAI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Belajar Praktik Baik di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Peserta PKA Sumut Perkuat Tata Kelola dan Kepemimpinan Berbasis Data

Berita Terbaru