Dana Desa Diduga Dikorupsi, Dua Pekon di Kecamatan Air Hitam Rugikan Negara Lebih Dari Rp. 50 Juta

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dana Desa Diduga Dikorupsi, Dua Pekon di Kecamatan Air Hitam Rugikan Negara Lebih Dari Rp. 50 Juta.

Lampung Barat -Mediainvestigasi.net Dugaan penyelewengan Dana Desa kembali mencoreng wajah pemerintahan pekon di Kabupaten Lampung Barat. Dua pekon di Kecamatan Air Hitam, yakni Pekon Sumber Alam dan Pekon Manggarai, terindikasi telah merugikan keuangan negara lebih dari Rp50 juta dalam pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2024. (19/12/2025)

Fakta ini terungkap berdasarkan hasil Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Lampung Barat. Audit tersebut merupakan tindak lanjut dari Aduan Masyarakat (Dumas) yang secara resmi disampaikan oleh Aktifis Masyarakat Independent GERMASI setelah melakukan pemantauan dan penghimpunan informasi di lapangan.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam laporan audit, Pekon Sumber Alam tercatat menyebabkan kerugian negara sebesar Rp43.924.000,00. Modus yang digunakan terbilang klasik namun fatal, yakni tidak merealisasikan kegiatan sesuai dengan RKAS, meskipun anggaran telah dicairkan. Kegiatan tercatat dalam dokumen, namun realisasi fisik dan penggunaannya tidak sesuai peruntukan.

Sementara itu, di Pekon Manggarai, Inspektorat menemukan kerugian negara sebesar Rp16.405.545,00. Penyimpangan terjadi akibat tidak direalisasikannya sebagian belanja pembangunan Rabat Beton serta kegiatan SDGs, sebagaimana tertuang dalam APBPek Tahun 2024. Anggaran berjalan, tetapi hasil pembangunan dipertanyakan.

Aktivis Masyarakat Independent GERMASI, Wahdi Syarif menegaskan bahwa temuan ini merupakan bukti nyata lemahnya integritas dalam pengelolaan Dana Desa.

“Dana Desa adalah uang negara yang diperuntukkan bagi kesejahteraan rakyat, bukan untuk dimanipulasi atau disalahgunakan. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan publik,” tegasnya.

GERMASI mendesak agar peratin maupun Pj peratin di dua pekon tersebut segera mengembalikan seluruh kerugian negara ke kas desa tanpa kompromi. Lebih dari itu, mereka meminta Inspektorat dan aparat penegak hukum tidak berhenti pada pembinaan administratif semata, melainkan membuka ruang penindakan hukum apabila tidak ada itikad baik.

Baca Juga :  Buntut Persekusi wartawan oleh jajaran pemkab Tanggerang, FWJ Indonesia tuntut tanggung jawab bupati

Kasus ini menjadi alarm keras bagi seluruh pekon di Kabupaten Lampung Barat. Dana Desa bukan ruang abu-abu dan bukan pula milik penguasa lokal. Setiap rupiah harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral.

Publik kini menunggu langkah tegas pemerintah daerah dan aparat penegak hukum: apakah penyimpangan ini akan diproses hingga tuntas, atau kembali menguap tanpa kejelasan ?

( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I
Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi
My Rubel Literasi Center Gebrak Festival Literasi Pasaman Barat 2026, Siap Lahirkan Generasi Emas 2045
Hermawan Rahman Adalah Sosok Pemimpin Cerdas Masuk Pada Bursa Calon Kepala Desa (Cakades) Kota Bobong
DKUPP Inhil Tegaskan Lapak Pasar Bukan Untuk Diperjualbelikan, Buka Posko Pengaduan dengan QR Code
Polsek Kateman Ungkap Kasus Curat, Lima Orang Diamankan dalam Pengembangan Perkara
Konfirmasi Belum Terjawab, Dua Pelaksana Blokir Kontak Wartawan — PUPR/Pemkab Bogor Diminta Buka Terang
 Komitmen Lapas Bersih Narkoba, Razia Gabungan & Tes Urin di Lapas Bukittinggi Negatif
Berita ini 32 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:28 WIB

Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I

Jumat, 18 September 2026 - 11:57 WIB

Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi

Jumat, 18 September 2026 - 10:36 WIB

Hermawan Rahman Adalah Sosok Pemimpin Cerdas Masuk Pada Bursa Calon Kepala Desa (Cakades) Kota Bobong

Jumat, 18 September 2026 - 09:41 WIB

DKUPP Inhil Tegaskan Lapak Pasar Bukan Untuk Diperjualbelikan, Buka Posko Pengaduan dengan QR Code

Jumat, 18 September 2026 - 06:51 WIB

Polsek Kateman Ungkap Kasus Curat, Lima Orang Diamankan dalam Pengembangan Perkara

Berita Terbaru