Bendahara Komite MAN 3 Pasaman Barat Diduga Langgar PMA No 16 Tahun 2020

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman Barat, Mediainvestigasi.net –

Pengelolaan dana komite di lingkungan madrasah kembali menjadi sorotan.

Kali ini, Bendahara Komite MAN 3 Pasaman Barat diduga melanggar Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 16 Tahun 2020 tentang Komite Madrasah, yang secara tegas melarang pengurus komite menerima honor yang bersumber dari pungutan atau iuran wajib orang tua/wali murid.

Dalam PMA tersebut disebutkan bahwa pengurus komite madrasah bersifat sukarela dan tidak diperbolehkan menerima imbalan honor dari dana komite.

Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, bendahara komite MAN 3 Pasaman Barat diduga justru menerima beberapa jenis pembayaran secara rutin.

Diduga Terima Honor dari Berbagai Sumber

Sumber media menyebutkan bahwa bendahara komite yang bersangkutan diduga menerima:

  • Honor bendahara komite sebesar Rp1.500.000 per bulan,
  • Honor dari dana DIPA sebesar Rp1.000.000 per bulan karena berstatus sebagai pegawai honor Tata Usaha,
  • Uang transport pegawai honor dari dana komite sebesar Rp400.000 per bulan.

Ironisnya, menurut keterangan salah seorang pegawai MAN 3 Pasaman Barat yang meminta namanya dirahasiakan, yang bersangkutan tidak memiliki tugas tambahan lain di sekolah selain menjabat sebagai bendahara komite.

Selain itu, terdapat dugaan adanya anggaran biaya rapat dan konsumsi pengurus komite senilai Rp12.000.000, yang disebut-sebut tidak pernah dianggarkan secara terbuka pada tahun-tahun sebelumnya.

Wali Murid Pertanyakan Transparansi Anggaran

Siti, salah seorang wali murid kelas X MAN 3 Pasaman Barat, mengaku heran dengan pola pengelolaan komite saat ini.

“Dulu waktu anak saya sekolah, tidak ada honor pengurus komite, juga tidak ada biaya konsumsi rapat. Sekarang terasa aneh, apalagi saat rapat tahunan tidak dibagikan kertas Rencana Anggaran, hanya ditampilkan lewat layar. Jadi kami sulit menyampaikan keberatan,” ujarnya.

Menurutnya, minimnya transparansi tersebut memicu kecurigaan wali murid terhadap penggunaan dana komite.

Baca Juga :  Rokok Diduga Tanpa Cukai di Cinere Menguak, Puluhan Dus dan Jutaan Rupiah Jadi Sorotan

Diminta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan

Atas dugaan pelanggaran tersebut, masyarakat meminta kasus ini ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri Pasaman Barat untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Selain itu, laporan juga diperlukan untuk disampaikan kepada Inspektorat Jenderal Pengawasan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Langkah ini diharapkan dapat mengungkap apakah terdapat pelanggaran administrasi maupun potensi penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan dana komite madrasah.

Sementara itu, bendahara komite MAN 3 Pasaman Barat telah dihubungi oleh pihak media melalui sambungan telepon seluler.

Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait dugaan tersebut.

Redaksi menegaskan bahwa ruang hak klarifikasi tetap terbuka bagi pihak-pihak terkait guna memberikan penjelasan atau bantahan atas informasi yang disampaikan.(***)

Penulis: Rakiman
Kabiro Pasaman / Pasaman Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditresnarkoba Polda Sumbar Ungkap Peredaran Sabu di Kota Padang, Dua Pria Diamankan dengan Puluhan Paket Barang Bukti
Kemendagri dan Pemprov Papua Selatan Sinkronkan Nomenklatur Pendidikan Khusus
Penganiayaan Berat di Caringin Bogor: Wilson Lalengke Kecam Aksi Main Hakim Sendiri, Desak Polisi Usut Tuntas Terduga Pelaku ‘Imron’
Kepala Bidang Aset Kekayaan INI Hustam Soroti Menteri Hukum RI Diduga Sengaja Abaikan Putusan MA Yang Sudah Inkrah
Beli 7 Dapat 9 Kubik” – Pasir Proyek Kantor Wali Nagari 4 Koto Palembayan Jadi Sorotan, Wali Nagari Diduga Sopiri Sendiri
Menata Ulang Tata Kelola Peradilan: Memperkuat Peran Komisi Yudisial demi Keadilan Sempurna bagi Rakyat Indonesia
Majelis Hakim PN Cibinong Diduga Kuat Berpihak pada Pelaku Mafia Tanah
Tirai Gelap di Ruang Sidang PN Cibinong: Ketika Majelis Hakim Menjadi Benteng Pembungkaman Pers*
Berita ini 190 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:57 WIB

Ditresnarkoba Polda Sumbar Ungkap Peredaran Sabu di Kota Padang, Dua Pria Diamankan dengan Puluhan Paket Barang Bukti

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Kemendagri dan Pemprov Papua Selatan Sinkronkan Nomenklatur Pendidikan Khusus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Penganiayaan Berat di Caringin Bogor: Wilson Lalengke Kecam Aksi Main Hakim Sendiri, Desak Polisi Usut Tuntas Terduga Pelaku ‘Imron’

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Kepala Bidang Aset Kekayaan INI Hustam Soroti Menteri Hukum RI Diduga Sengaja Abaikan Putusan MA Yang Sudah Inkrah

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Beli 7 Dapat 9 Kubik” – Pasir Proyek Kantor Wali Nagari 4 Koto Palembayan Jadi Sorotan, Wali Nagari Diduga Sopiri Sendiri

Berita Terbaru