ART di Rumah Dinas Bupati Dharmasraya Mengaku Dilecehkan, M Pilih Bungkam

- Penulis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi (Dok, Istimewa)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Seorang gadis berusia 21 tahun yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Rumah Dinas Bupati Dharmasraya mengaku menjadi korban pelecehan seksual. Peristiwa itu disebut terjadi pada 1 September 2025 lalu, dilakukan oleh seorang tokoh senior di Dharmasraya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban, Bunga (nama disamarkan), menceritakan kepada media ini dengan suara bergetar bagaimana kejadian itu sambil menangis.

“Saya diminta untuk memijit M pada tengah malam, dan M sempat menyentuh, mencium saya dan selama saya bekerja di rumah dinas M beberapa kali memukul pantat saya,” ungkap Bunga via telepon.

Tidak berhenti di situ, lanjut Bunga, M juga sering melontarkan pertanyaan pribadi.

“M juga sering bertanya apakah saya sudah punya pacar dan sudah pernah ciuman dan melakukan hal apa saja,” ucapnya.

Dalam tangisnya, Bunga menutup pernyataan dengan kalimat yang menggugah nurani publik:

“Apa ada yang percaya sama omongan saya orang miskin ini, apa ada yang mendengar keterangan saya bu,” kata Bunga terisak.

Media ini telah berupaya mengonfirmasi pihak yang diduga melakukan pelecehan melalui pesan WhatsApp pada Kamis (2/10) sekitar pukul 19.40 WIB. Beberapa pertanyaan tegas disampaikan, mulai dari kebenaran tuduhan hingga bagaimana yang bersangkutan menyikapi isu yang kini ramai dibicarakan di warung-warung kopi Dharmasraya.

Namun hingga Minggu (5/10) pukul 19.19 WIB, diduga pelaku M tidak memberikan jawaban apapun meskipun terpantau aktif secara online. Diamnya M dalam isu serius ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Sementara itu, keberanian korban bersuara dari posisi yang rentan semakin menyoroti pentingnya penegakan hukum dan perlindungan bagi perempuan pekerja di lingkungan pemerintahan.

 

Baca Juga :  Saksi Pelapor Dugaan Penyerobotan Lahan di Desa Kuala Sebatu Tengah Diperiksa Penyidik Polres Inhil

Pihak Bupati dan Sekda Belum Memberikan Tanggapan

Media ini juga berupaya meminta klarifikasi dari Bupati Dharmasraya, Anisa Suci Ramadani. Wawancara tertulis telah dikirimkan melalui WhatsApp dengan pertanyaan sebagai berikut:

“Assalamualaikum Ibu Bupati Dharmasraya Anisa Suci Ramadani, izin konfirmasinya Bu, terkait isu pelecehan seksual yang dilakukan M kepada ART di rumah dinas bagaimana ibu menyikapinya Bu? Saat ini diduga korban sudah tidak bekerja di rumah dinas, apakah karena hal ini atau karena hal lain Bu?”

Namun hingga Minggu (5/10) pukul 19.19 WIB, pesan tersebut hanya bercentang satu dan belum mendapatkan jawaban dari pihak bupati. Hal serupa juga terjadi saat media ini mencoba menghubungi Pj Sekda Jasman, yang belum memberikan respons meski terpantau online.

 

Klarifikasi Ditunggu

Sebagai bentuk keberimbangan pemberitaan, Mediainvestigasi.net telah melakukan konfirmasi kepada semua pihak terkait. Namun hingga berita ini ditayangkan, klarifikasi baik dari diduga pelaku maupun dari Bupati Dharmasraya masih belum diterima redaksi.

 

Editor: Yanti

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Toreh Prestasi di OMI 2026, Tiga Siswa MTsN 2 Inhil Melaju ke Provinsi, Bidik Nasional
DPA3 Kabupaten Pulau Taliabu Bersama DPA3 Provinsi Maluku Utara Bersatu Dalam Pencegahan Kekerasan Perempuan Dan Anak
Wakil Bupati La Ode Yasir Hadiri Pelepasan Run Fun 1 Tahun Voya Kabupaten Pulau Taliabu
DPRD Nias Utara Gelar Paripurna Persetujuan Bersama Rancangan Peraturan Daerah P APBD Tahun 2026 Bersama Bupati
Pemkab Tapanuli Tengah Gelar Pasar Murah di Kecamatan Tukka : Antusiasme Tinggi Masyarkat Untuk Tekan Inflasi
Antrean BBM Mengular di SPBU, Polres Soppeng Perkuat Patroli dan Pengamanan
TANGGAPI KABUT ASAP, POLSEK PALEMBAYAN DAN SAKA BHAYANGKARA BAGIKAN MASKER GRATIS KEPADA WARGA
Ketua Investigasi Nasional LPK-GPI Tegas Minta KPK RI Tak Harus Mati Suri Berantas Seluruh Kasus Korupsi Bersarang Di Wilayah Provinsi Maluku Utara
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:21 WIB

Toreh Prestasi di OMI 2026, Tiga Siswa MTsN 2 Inhil Melaju ke Provinsi, Bidik Nasional

Minggu, 13 September 2026 - 12:19 WIB

DPA3 Kabupaten Pulau Taliabu Bersama DPA3 Provinsi Maluku Utara Bersatu Dalam Pencegahan Kekerasan Perempuan Dan Anak

Minggu, 13 September 2026 - 11:25 WIB

Wakil Bupati La Ode Yasir Hadiri Pelepasan Run Fun 1 Tahun Voya Kabupaten Pulau Taliabu

Sabtu, 12 September 2026 - 17:58 WIB

DPRD Nias Utara Gelar Paripurna Persetujuan Bersama Rancangan Peraturan Daerah P APBD Tahun 2026 Bersama Bupati

Sabtu, 12 September 2026 - 17:54 WIB

Pemkab Tapanuli Tengah Gelar Pasar Murah di Kecamatan Tukka : Antusiasme Tinggi Masyarkat Untuk Tekan Inflasi

Berita Terbaru