Akses Jalan Buruk, Masyarakat Lubuk Labu dan Sungai Limau Kesulitan Bahan Pangan

- Penulis

Jumat, 10 Januari 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi terkini akses jalan buruk, masyarakat Lubuk Labu dan Sungai Limau serba kesulitan (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net– Masyarakat Jorong Lubuk Labu dan Sungai Limau, Nagari Banai Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya, menghadapi kesulitan hidup yang memprihatinkan akibat buruknya akses jalan ke wilayah tersebut. Ketika musim hujan tiba, keterisolasian mereka semakin parah, bahkan bahan pangan seperti beras dan garam sempat habis karena tidak bisa diangkut ke lokasi.

“Pernah kehabisan bahan pangan, seperti beras dan garam. Harga kebutuhan pokok juga jauh lebih mahal dibandingkan harga normal. Contohnya, harga BBM jenis bensin bisa mencapai Rp 30 ribu per liter,” ungkap Aipda Alfajri Septian, Bhabinkamtibmas Nagari Banai, Jumat (10/1).

Akses Jalan, Antara Harapan dan Cobaan.

AlFajri menjelaskan bahwa masyarakat Lubuk Labu dan Sungai Limau memiliki dua alternatif jalan menuju pusat pemerintahan nagari. Pertama, jalan pemda yang menghubungkan Padang Lalang ke Lubuk Labu dan Sungai Limau dengan jarak tempuh 17 kilometer. Namun, karena kondisi jalan saat ini hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua. Kedua, jalur memutar melalui jalan PT BRM dengan jarak tempuh sekitar 60-70 kilometer, yang membutuhkan waktu hingga 19 jam perjalanan dari Silago.

“Tuhan saja yang tahu bagaimana kondisi akses jalan ke Lubuk Labu dan Sungai Limau. Ini bukan rekayasa, tapi realitas di lapangan. Bahkan perjuangan saya mengantar logistik kotak suara pilkada lalu ke Lubuk Labu masih terekam hingga kini dan sempat viral di akun Instagram Humas Polres Dharmasraya,” tambah AlFajri.

Bhabinkamtibmas, Garda Depan di Tengah Keterbatasan.

Di tengah keterbatasan ini, peran Bhabinkamtibmas seperti AlFajri menjadi sangat vital. Ia tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut membantu masyarakat bertahan hidup. Salah satu momen heroiknya adalah saat ia harus menempuh perjalanan ekstrem untuk mengantar logistik pemilu ke wilayah tersebut, yang menjadi bukti nyata dedikasinya.

Baca Juga :  Pacu Kudo Padang Pariaman 2026 Dongkrak Ekonomi Warga, Omset UMKM Naik Berkali Lipat

 

“Kondisi ini adalah cerminan bagaimana masyarakat di sana bertahan dalam keterbatasan. Kami berharap ada perhatian lebih dari pemerintah untuk memperbaiki akses jalan sehingga beban hidup mereka dapat berkurang,” ujarnya.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa masih ada wilayah di Dharmasraya yang membutuhkan perhatian serius, baik dari pemerintah daerah maupun pusat, agar masyarakat tidak lagi terisolasi dan bisa menikmati kehidupan yang layak.

Wali Nagari Banai Irmandes mengatakan kondisi jalan ke Jorong Lubuk Labu dan Sungai Limau saat ini memprihatinkan.

“Jalan tersebut merupakan jalan kabupaten, kita berharap Pemda bisa memprioritaskan akses jalan tersebut supaya masyarakat tidak lagi kesulitan disegi pangan, ekonomi, kesehatan, maupun pendidikan,” ungkap Irmandes singkat.

Editor: Yanti 

2 tanggapan untuk “Akses Jalan Buruk, Masyarakat Lubuk Labu dan Sungai Limau Kesulitan Bahan Pangan”

  1. I like the valuable info you supply in your articles.
    I’ll bookmark your weblog and test once more right here frequently.
    I’m fairly certain I will learn many new stuff right here!
    Best of luck for the next! xnxx

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pacu Pembangunan Desa, Kodim 0314/Inhil Gesa Pengerjaan Semenisasi Jalan TMMD ke-130 di Keritang
Kejar Target TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil Kebut Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang
​Kemanunggalan TNI dan Rakyat: TMMD Ke-130 Percepat Pembangunan Jalan Desa Kuala Lemang
Dugaan Penampungan Pertalite untuk Dijual Kembali di Caringin Jadi Sorotan
Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan
Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH hingga Kecamatan dan Puskesmas
Tembus Gelombang dan Lumpur: Kodim 0314/Inhil Pasok Material TMMD Ke-130 ke Desa Kuala Lemang
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pacu Pembangunan Desa, Kodim 0314/Inhil Gesa Pengerjaan Semenisasi Jalan TMMD ke-130 di Keritang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Kejar Target TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil Kebut Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:00 WIB

​Kemanunggalan TNI dan Rakyat: TMMD Ke-130 Percepat Pembangunan Jalan Desa Kuala Lemang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa

Berita Terbaru