Bupati JKA Tegaskan: “Jangan Coba-Coba “Bermain” dalam Pengadaan Barang dan Jasa”

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati JKA Tegaskan: “Jangan Coba-Coba “Bermain” dalam Pengadaan Barang dan Jasa”(Foto,Dok istimewa)

 

Padang Pariaman — Mediainvestigasi.net.- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Pengetahuan Pelaku Pengadaan Barang/Jasa bagi PA/KPA, PPK, PPTK dan Pejabat Pengadaan Barang/Jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategi untuk memperkuat kompetensi, integritas serta pemahaman aparatur dalam tata kelola pengadaan yang profesional, transparan dan akuntabel.

Kegiatan itu dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Pariaman, Pj. Sekretaris Daerah Padang Pariaman, staf ahli, para asisten, kepala perangkat daerah, serta menghadirkan Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa Provinsi Sumatera Barat sebagai narasumber utama yang dilaksanakan di Aula Inspektorat di Parit malintang Selasa/12/5/26.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis menegaskan bahwa sektor pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu titik paling strategis sekaligus paling rawan dalam tata kelola pemerintahan.

“Jangan coba-coba bermain dalam pengadaan barang dan jasa.Laksanakan dengan hati-hati, sesuai aturan dan penuh tanggung jawab,” tegas Bupati di hadapan peserta kegiatan.

Bupati menyampaikan penghargaan kepada Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Pariaman yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas aparatur menjadi kebutuhan mendesak di tengah regulasi pengadaan yang terus berkembang dan semakin kompleks.

Ia menilai pengadaan barang/jasa pemerintah memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, karena sebagian besar anggaran daerah terserap melalui proses pengadaan.

“Setiap rupiah APBD yang dibelanjakan harus dapat dipertanggungjawabkan, tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Namun demikian, Bupati juga mengingatkan bahwa pengadaan sektor sering menjadi area rawan persoalan hukum. Kondisi itu, menurutnya, dapat dipicu oleh lemahnya pemahaman regulasi maupun rendahnya integritas pelaksana pengadaan.

Baca Juga :  Penuhi Tujuh Kategori Penilaian, Desa Tellulimpoe Siap Wakili Soppeng pada Ajang Desa Berkinerja Baik 2026

Oleh karena itu, Bupati menekankan empat poin penting kepada seluruh PA/KPA, PPK, PPTK dan pejabat pengadaan di lingkungan Pemkab Padang Pariaman.

Pertama, meningkatkan profesionalisme dan kompetensi, tidak hanya sekedar memahami aturan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara efektif, efisien dan tetap menjunjung prinsip transparansi.

Kedua, memaksimalkan pemanfaatan teknologi melalui sistem pengadaan elektronik seperti E-Katalog, Toko Daring dan SPSE LKPP, sekaligus mendukung Arah Presiden dalam penggunaan produk dalam negeri dan pemberdayaan UMKM.

Ketiga, memperkuat mitigasi risiko dengan memahami titik-titik rawan dalam setiap tahapan pengadaan, mulai dari perencanaan hingga serah terima pekerjaan.

Keempat, menjunjung integritas tinggi sebagai harga mati. Ia menegaskan jabatan PA/KPA, PPK maupun pejabat pengadaan adalah amanah yang harus dijaga dari praktik gratifikasi maupun intervensi yang dapat merugikan negara serta mencoreng nama baik swasta dan instansi.

“Saya berharap setelah kegiatan ini tidak ada lagi keraguan-raguan dalam mengambil keputusan di lapangan. Manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi aktif dengan narasumber agar setiap masalah teknis dapat ditemukan solusinya sesuai koridor hukum yang berlaku,” tutupnya.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan tata kelola pengadaan barang/jasa yang semakin profesional, bersih dan terfokus pada kepentingan masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I
Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi
My Rubel Literasi Center Gebrak Festival Literasi Pasaman Barat 2026, Siap Lahirkan Generasi Emas 2045
Hermawan Rahman Adalah Sosok Pemimpin Cerdas Masuk Pada Bursa Calon Kepala Desa (Cakades) Kota Bobong
DKUPP Inhil Tegaskan Lapak Pasar Bukan Untuk Diperjualbelikan, Buka Posko Pengaduan dengan QR Code
Polsek Kateman Ungkap Kasus Curat, Lima Orang Diamankan dalam Pengembangan Perkara
 Komitmen Lapas Bersih Narkoba, Razia Gabungan & Tes Urin di Lapas Bukittinggi Negatif
Pelantikan Rektor UINSA Surabaya Disambut Gelombang Penolakan Terhadap Rektor Muzakki Menjabat 2 Periode
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:28 WIB

Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I

Jumat, 18 September 2026 - 11:57 WIB

Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi

Jumat, 18 September 2026 - 10:36 WIB

Hermawan Rahman Adalah Sosok Pemimpin Cerdas Masuk Pada Bursa Calon Kepala Desa (Cakades) Kota Bobong

Jumat, 18 September 2026 - 09:41 WIB

DKUPP Inhil Tegaskan Lapak Pasar Bukan Untuk Diperjualbelikan, Buka Posko Pengaduan dengan QR Code

Jumat, 18 September 2026 - 06:51 WIB

Polsek Kateman Ungkap Kasus Curat, Lima Orang Diamankan dalam Pengembangan Perkara

Berita Terbaru