Cuaca Ekstrem Kembali Mengawan di Sumatera Barat: Hujan Lebat, Petir dan Angin Kencang Mengancam Hingga Siang Hari

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Peringatan dini cuaca ekstrem. Foto: Generate by AI

Ilustrasi. Peringatan dini cuaca ekstrem. Foto: Generate by AI

Padang, Mediainvestigasi.com – Sumatera Barat kembali dibayangi cuaca ekstrem.

Pagi ini, 26 November 2025, BMKG Sumbar mengeluarkan peringatan dini pada pukul 09.40 WIB terkait potensi hujan intensitas sedang hingga lebat, lengkap dengan kilat/petir dan angin kencang yang diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

Peringatan ini bukan sekadar catatan teknis, tetapi alarm bagi jutaan warga yang beraktivitas di pesisir, dataran rendah, hingga kawasan perbukitan Sumbar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kata lain: Sumbar sedang tidak baik-baik saja secara cuaca.

🌧️ Wilayah yang Berpotensi Diguyur Hujan Lebat (Pukul 10.00 WIB)

BMKG merinci secara rinci kecamatan-kecamatan yang akan berada dalam jalur cuaca ekstrem.

Berikut daftar lengkapnya sesuai data resmi:

  • Kabupaten Tanah Datar
  1. X Koto
  2. Batipuh
  • Kabupaten Padang Pariaman
  1. 2 x 11 Enam Lingkuang
  2. VII Koto Sungai Sarik
  3. Sungai Garingging
  4. Sungai Limau
  5. Batang Gasan
  6. 2 x 11 Kayu Tanam
  7. Patamuan
  • Kabupaten Agam
  1. Tanjung Mutiara
  2. Malalak
  • Kabupaten Lima Puluh Kota
  1. Pangkalan Koto Baru
  • Kabupaten Pasaman
  1. Mapat Tunggul
  2. Duo Koto
  3. Rao
  4. Mapat Tunggul Selatan
  5. Rao Utara
  6. Rao Selatan
  • Kabupaten Kepulauan Mentawai
  1. Siberut Selatan
  • Kabupaten Pasaman Barat
  1. Talamau
  2. Kinali
  3. Gunungtuleh
  4. Ranah Batahan
  5. Sungai Aur
  6. Luhak Nan Duo
  7. Sasak Ranah Pesisir
  • Kota Padang
  1. Koto Tangah

🌩️ Wilayah yang Potensi Cuacanya Meluas Hingga Siang Hari

BMKG juga menyatakan bahwa awan konvektif berpotensi meluas ke lebih banyak wilayah hingga menjelang siang.

Berikut daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan:

  • Kabupaten Solok
  1. Gunung Talang
  2. Kubung
  3. X Koto Singkarak
  4. Junjung Sirih
  • Kabupaten Tanah Datar
  1. Sungai Tarab
  2. Pariangan
  3. Batipuah Selatan
  • Kabupaten Padang Pariaman
  1. Lubuk Alung
  2. Batang Anai
  3. Nan Sabaris
  4. V Koto Kampung Dalam
  5. IV Koto Aur Malintang
  6. Ulakan Tapakih
  7. Sintuak Toboh Gadang
  8. Padang Sago
  9. V Koto Timur
  10. Enam Lingkung
  • Kabupaten Agam
  1. Lubuk Basung
  2. Tanjung Raya
  3. IV Koto
  4. Banuhampu
  5. Pelembayan
  6. Sungai Pua
  7. Ampek Nagari
  8. Candung
  • Kabupaten Lima Puluh Kota
  1. Harau
  2. Kapur IX
  3. Mungka
  4. Bukik Barisan
  • Kabupaten Pasaman
  1. Panti
  2. Tigo Nagari
  3. Padang Gelugur
  • Kabupaten Kepulauan Mentawai
  1. Siberut Barat Daya
  2. Siberut Tengah
  • Kabupaten Pasaman Barat
  1. Lembah Melintang
  2. Pasaman
  3. Koto Balingka
  • Kota Padang
  1. Padang Selatan
  2. Padang Timur
  3. Padang Barat
  4. Padang Utara
  5. Lubuk Begalung
  6. Lubuk Kilangan
  7. Pauh
  8. Kuranji
  9. Nanggalo
  • Kota Solok
  1. Lubuk Sikarah
  • Kota Padang Panjang
  1. Padang Panjang Timur
  2. Padang Panjang Barat
  • Kota Pariaman
  1. Pariaman Tengah
  2. Pariaman Utara
  3. Pariaman Selatan
  4. Pariaman Timur
Baca Juga :  "Dishub Bersama Ditlantas Polda Sumut, Satlantas Polrestabes Dan Satpol PP Gelar Penertiban Bersama D Jalan SM RAJA"

⏰ Diperkirakan Berlangsung Hingga 12.00 WIB

Ilustrasi Peringatan Dini Cuaca (Foto: generate by AI)

Menurut BMKG, kondisi cuaca ekstrem ini masih dapat berlanjut hingga siang hari, tepatnya sekitar pukul 12.00 WIB.

Ini berarti warga perlu bersiap menghadapi potensi banjir, genangan, pohon tumbang, longsor, hingga gangguan perjalanan darat.

Kenapa Cuaca Sumbar Selalu Rentan?

Sumatera Barat berada dalam jalur pertemuan angin pesisir Samudera Hindia.

Ketika angin muson membawa uap air besar-besaran, awan konvektif mudah terbentuk—terutama di wilayah pegunungan seperti Tanah Datar, Agam, dan Limapuluh Kota.

Ditambah, kondisi topografi yang berlapis-lapis membuat satu gangguan cuaca bisa berdampak ke banyak wilayah dalam waktu cepat.

Inilah yang membuat peringatan dini BMKG hari ini sangat penting diperhatikan.

🛡️ Apa yang Bisa Dilakukan Warga?

Berikut rekomendasi sederhana namun sangat krusial:

  • Hindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir.
  • Warga di sepanjang aliran Batang Anai, Batang Gasan, Batang Ulakan, dan sungai besar lainnya diminta memantau kenaikan debit air.
  • Tiap nagari sebaiknya membuka pos pemantauan darurat.
  • Kurangi perjalanan jauh, terutama menuju kawasan perbukitan dan jalur rawan longsor.
  • Siapkan powerbank, jas hujan, obat penting, dan dokumen dalam tas darurat.

Cuaca ekstrem hari ini bukan sekadar hujan biasa.

Hampir seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat masuk daftar potensi terdampak, baik langsung maupun meluas.

Peringatan dini ini merupakan sinyal agar warga lebih waspada, tidak menyepelekan petir, banjir bandang, atau longsor yang bisa muncul tiba-tiba.

Tetap pantau informasi resmi dari BMKG melalui nowcasting.bmkg.go.id dan kanal terpercaya lainnya.(***) Rully Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menepis Isu Soal Jual Beli Proyek Mencitus Nama Baik H. Zainal Mus Itu Murni Fitnah Di Lakukan Oleh Manusia Jahanam Minta Polisi Tangkap Pelaku
PENUNDAAN TRANSAKSI REKENING AKTIVIS PATI: JANGAN MEMBALIK LOGIKA HUKUM DAN JANGAN GUNAKAN INSTRUMEN TPPU UNTUK MEMBATASI HAK KONSTITUSIONAL WARGA
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengambil langkah pemeriksaan terhadap dua Aparatur Sipil Negara (ASN)
VIRAL VIDEO MESRA ASN: FRAKSI PPP DPRD SUMBAR BUKA SUARA & DESAK TIM INDEPENDEN!
Bupati Masinton Pasaribu, Wakil Bupati dan Sekdakab Tapteng, Rayakan HUT ke-81 Tapanuli Tengah Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Sion dan Warga Terdampak Bencana
Musrenbangdes Umpungeng Bahas RKP Desa 2027 dan Usulan Pembangunan 2028
Roni Desak Audit Total Pengelolaan Trans Padang Koridor 1B: Jangan Biarkan Dugaan Permainan dan Dokumen Bermasalah Lolos Verifikasi
Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Menepis Isu Soal Jual Beli Proyek Mencitus Nama Baik H. Zainal Mus Itu Murni Fitnah Di Lakukan Oleh Manusia Jahanam Minta Polisi Tangkap Pelaku

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:13 WIB

PENUNDAAN TRANSAKSI REKENING AKTIVIS PATI: JANGAN MEMBALIK LOGIKA HUKUM DAN JANGAN GUNAKAN INSTRUMEN TPPU UNTUK MEMBATASI HAK KONSTITUSIONAL WARGA

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengambil langkah pemeriksaan terhadap dua Aparatur Sipil Negara (ASN)

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:50 WIB

VIRAL VIDEO MESRA ASN: FRAKSI PPP DPRD SUMBAR BUKA SUARA & DESAK TIM INDEPENDEN!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Bupati Masinton Pasaribu, Wakil Bupati dan Sekdakab Tapteng, Rayakan HUT ke-81 Tapanuli Tengah Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Sion dan Warga Terdampak Bencana

Berita Terbaru