Rasuna Said: Pejuang Wanita dari Minangkabau, Namanya Harum Dikenang Sepanjang Masa

- Penulis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sosok Rasuna Said. (Dok. FB Yuni Entertainment)


MEDIAINVESTIGASI.NET – Nama Rasuna Said telah dikenal luas. Banyak publik di tanah air mengira bahwa Rasuna Said adalah nama pahlawan laki-laki atau sekadar nama jalan. Namun sebenarnya beliau adalah pejuang wanita dari Sumatera Barat.

Dalam lembaran sejarah bangsa, nama Hajjah Rangkayo Rasuna Said tercatat sebagai salah satu tokoh perempuan Minangkabau yang tak gentar melawan penjajahan. Dikenal sebagai “Singa Betina dari Ranah Minang”, ia bukan hanya seorang pejuang politik, melainkan juga pendidik dan penggerak kesadaran rakyat, khususnya kaum perempuan, untuk bangkit melawan penindasan kolonial Belanda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lahir di Maninjau, Sumatera Barat, pada 14 September 1910, Rasuna Said tumbuh di tengah semangat budaya Minangkabau yang menjunjung pendidikan dan keberanian. Sejak muda, ia telah menunjukkan keteguhan sikap terhadap ketidakadilan. Melalui pidato-pidatonya yang berapi-api, Rasuna mengkritik penjajahan Belanda secara terbuka sebuah tindakan yang saat itu berisiko tinggi.

Pada tahun 1932, ia dijebloskan ke penjara oleh pemerintah kolonial karena dianggap menyebarkan “hasutan” yang membangkitkan semangat anti-penjajahan. Penahanannya justru mempertebal tekad perjuangannya. Setelah bebas, Rasuna melanjutkan langkahnya di dunia politik, aktif di Partai Sarekat Rakyat, dan kemudian menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Sementara pasca kemerdekaan.

Rasuna Said wafat pada 2 November 1965 di Jakarta, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Pada 13 Desember 1974, pemerintah Indonesia menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepadanya. Namanya kini diabadikan sebagai salah satu jalan utama di Jakarta, yaitu Jalan H.R. Rasuna Said sebagai simbol penghormatan atas jasa-jasanya.

Bagi masyarakat Minangkabau dan Indonesia, Rasuna Said bukan hanya pahlawan. Ia adalah syahidah, pejuang yang menyerahkan hidupnya demi kemerdekaan dan martabat bangsanya. Namanya harum, terpatri dalam ingatan rakyat, dan akan dikenang hingga yaumul akhir kelak sebagai teladan keberanian, keikhlasan, dan pengabdian tanpa batas.

Baca Juga :  Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kini FZ Mantan Kadis Pariwisata Nias Utara Di Tahan

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Masinton Pasaribu, Wakil Bupati dan Sekdakab Tapteng, Rayakan HUT ke-81 Tapanuli Tengah Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Sion dan Warga Terdampak Bencana
Musrenbangdes Umpungeng Bahas RKP Desa 2027 dan Usulan Pembangunan 2028
Roni Desak Audit Total Pengelolaan Trans Padang Koridor 1B: Jangan Biarkan Dugaan Permainan dan Dokumen Bermasalah Lolos Verifikasi
‎Warna-warni Ratusan Bungo Lado Hiasi Puncak Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ‎
Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026, Ketika Syiar Islam, Adat dan Gotong Royong Menjadi Satu Napas di Ranah Padang Pariaman
‎Puncak Mauluik Gadang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Masyarakat Padati Masjid Raya IKK Ali Mukhni
Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla
Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Bupati Masinton Pasaribu, Wakil Bupati dan Sekdakab Tapteng, Rayakan HUT ke-81 Tapanuli Tengah Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Sion dan Warga Terdampak Bencana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Musrenbangdes Umpungeng Bahas RKP Desa 2027 dan Usulan Pembangunan 2028

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Roni Desak Audit Total Pengelolaan Trans Padang Koridor 1B: Jangan Biarkan Dugaan Permainan dan Dokumen Bermasalah Lolos Verifikasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:27 WIB

‎Warna-warni Ratusan Bungo Lado Hiasi Puncak Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ‎

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026, Ketika Syiar Islam, Adat dan Gotong Royong Menjadi Satu Napas di Ranah Padang Pariaman

Berita Terbaru