‎Warna-warni Ratusan Bungo Lado Hiasi Puncak Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ‎

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman – Mediainvestigasi.net.- Puncak peringatan Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 berlangsung semarak dengan arak-arakan ratusan Bungo Lado yang menghiasi kawasan Masjid Raya IKK Ali Mukhni, Selasa (25/8). Tradisi yang sarat makna ini menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya masyarakat Padang Pariaman.

‎Hampir 200 Batang Bungo Lado diarak dari halaman Kantor Bupati Padang Pariaman menuju Masjid Raya IKK Ali Mukhni. Beragam bentuk dan warna Bungo Lado yang dibawa oleh peserta menciptakan pemandangan yang meriah dan memukau, disaksikan ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute arak-arakan hingga lokasi acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Tradisi Bungo Lado bukan sekadar hiasan dalam perayaan Maulid Nabi. Di balik keindahannya, tradisi ini mengandung nilai religius, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Padang Pariaman.

‎Pengakuan terhadap nilai budaya tersebut semakin kuat setelah Tradisi Bungo Lado ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia milik Kabupaten Padang Pariaman oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Penetapan ini menjadi bukti bahwa Bungo Lado merupakan identitas budaya yang harus terus dijaga, dilestarikan, dan dikenalkan kepada generasi muda.

‎Dalam pelaksanaannya, Bungo Lado juga menjadi simbol kegembiraan masyarakat dalam menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini sekaligus menjadi media untuk menumbuhkan semangat berlomba-lomba dalam kebaikan melalui infak dan sedekah. Dana yang dihimpun dari masyarakat umumnya dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan maupun pemeliharaan sarana ibadah, sehingga tradisi ini tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.

‎Kehadiran ratusan Bungo Lado pada puncak Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 kembali menegaskan bahwa tradisi lokal tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Melalui pelestarian budaya yang dipadukan dengan nilai-nilai keagamaan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama masyarakat terus berkomitmen menjaga warisan leluhur sebagai bagian dari identitas daerah yang membanggakan.(***)

Baca Juga :  Pemkab Padang Pariaman Gelar Pengobatan Massal di Korong Talao Mundam Pasca Bencana

Editor : Rafdy Guci

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026, Ketika Syiar Islam, Adat dan Gotong Royong Menjadi Satu Napas di Ranah Padang Pariaman
‎Puncak Mauluik Gadang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Masyarakat Padati Masjid Raya IKK Ali Mukhni
Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla
Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang
Karhutla Riau Bukan Sekadar Musiman, Pemerintah Harus Putuskan Rantai Kebakaran
Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa
Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026
Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ,Tabligh Akbar Perkuat Nilai Keislaman dan Kebersamaan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:27 WIB

‎Warna-warni Ratusan Bungo Lado Hiasi Puncak Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ‎

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026, Ketika Syiar Islam, Adat dan Gotong Royong Menjadi Satu Napas di Ranah Padang Pariaman

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:06 WIB

‎Puncak Mauluik Gadang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Masyarakat Padati Masjid Raya IKK Ali Mukhni

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Karhutla Riau Bukan Sekadar Musiman, Pemerintah Harus Putuskan Rantai Kebakaran

Berita Terbaru

Militer/ TNI-POLRI

Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Hotspot di Desa Kayu Raja

Rabu, 26 Agu 2026 - 05:43 WIB