Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026, Ketika Syiar Islam, Adat dan Gotong Royong Menjadi Satu Napas di Ranah Padang Pariaman

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026, Ketika Syiar Islam, Adat dan Gotong Royong Menjadi Satu Napas di Ranah Padang Pariaman

PARIT MALINTANG — Mediainvestigasi.net.- Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 berlangsung semarak selama tiga hari, 23–25 Agustus 2026, di kawasan Masjid Raya IKK Ali Mukhni, Parit Malintang.

Mengusung semangat “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Bangkit Bersama Membangun Padang Pariaman yang Religius, Tangguh, Maju dan Sejahtera,” perhelatan ini memadukan syiar Islam, adat dan budaya dalam satu alek bersama masyarakat.

Rangkaian dimulai Minggu (23/8) dengan Lomba Kasidah Rebana dan Bintang Kasidah yang diikuti utusan kecamatan se-Kabupaten Padang Pariaman. Lantunan rebana dan syair Islami menjadi pembuka kemeriahan sekaligus ruang bagi generasi muda untuk mengenal seni bernuansa religi.

Hari kedua, Senin (24/8), diisi dengan Malamang, Tabligh Akbar, Syarafal Anam dan Shalawat Dulang. Tradisi malamang memperlihatkan semangat gotong royong masyarakat, sementara lantunan zikir dan pujian kepada Rasulullah SAW menghadirkan suasana religius. Sekitar 140 ulama dan tuangku dari 17 kecamatan turut ambil bagian.

Puncak kegiatan, Selasa (25/8), ditandai dengan arak-arakan ratusan Bungo Lado, dilanjutkan penerimaan Jamba, Badoncek, Lamang, Badikia dan Makan Bajamba.

Bungo Lado menjadi simbol partisipasi dan gotong royong masyarakat, sementara Makan Bajamba memperkuat silaturahmi dan rasa kebersamaan.

Tiga hari perhelatan tersebut memperlihatkan bagaimana agama dan adat tumbuh berdampingan dalam kehidupan masyarakat Padang Pariaman.

Mauluik Gadang bukan sekadar perayaan Maulid Nabi, tetapi juga momentum untuk menjaga tradisi, memperkuat silaturahmi dan mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi mendatang.

Mauluik Gadang 2026: Merawat syiar, menjaga adat, menguatkan kebersamaan.(***)

Baca Juga :  YBM PLN UP3 Rengat Bersama IWO Riau Bantu 15 Korban Akibat Serangan Monyet Liar

Editor : Rafdy Guci

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertemuan Bersejarah di Istana Kerajaan Rabat: Menyongsong Era Baru Pemerintahan Maroko di Bawah Kepemimpinan King Mohammed VI
Menata Ulang Tata Kelola Peradilan: Memperkuat Peran Komisi Yudisial demi Keadilan Sempurna bagi Rakyat Indonesia
Majelis Hakim PN Cibinong Diduga Kuat Berpihak pada Pelaku Mafia Tanah
Pemerintahan Baru Maroko: Sebuah Dedikasi dan Visi Kepemimpinan Strategis untuk Kesejahteraan Bangsa
Polres Soppeng Gelar Operasi Sarang Narkoba di Tempat Hiburan Malam, Hasil Pemeriksaan Nihil
Misteri Ijazah Bupati Rohil .H Bistamam Belum terjawab: Ketua awi Rohil Desak polda Riau tegakkan hukum
TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil: Menyasar Kebutuhan Dasar Masyarakat Desa Kuala Lemang
Gus Muhaimin Hadirkan Rumah Bebas Asap untuk Pesantren di Pekanbaru
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Pertemuan Bersejarah di Istana Kerajaan Rabat: Menyongsong Era Baru Pemerintahan Maroko di Bawah Kepemimpinan King Mohammed VI

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Menata Ulang Tata Kelola Peradilan: Memperkuat Peran Komisi Yudisial demi Keadilan Sempurna bagi Rakyat Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Majelis Hakim PN Cibinong Diduga Kuat Berpihak pada Pelaku Mafia Tanah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Pemerintahan Baru Maroko: Sebuah Dedikasi dan Visi Kepemimpinan Strategis untuk Kesejahteraan Bangsa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Polres Soppeng Gelar Operasi Sarang Narkoba di Tempat Hiburan Malam, Hasil Pemeriksaan Nihil

Berita Terbaru