Eks Anggota DPRD Dharmasraya 2004-2009 Diduga Lontarkan Komentar Diskriminatif kepada Wartawan: “Tamatan Apo Ibu Ini?”

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

Eks Anggota DPRD Dharmasraya 2004-2009 Diduga Lontarkan Komentar Diskriminatif kepada Wartawan (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Pernyataan mantan Anggota DPRD Dharmasraya periode 2004-2009, Andisa Putra, menuai sorotan publik usai diduga melontarkan komentar bernada diskriminatif terhadap seorang wartawan dalam grup WhatsApp “Membangun Dharmasraya”.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deretan foto eks anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)

 

Komentar itu muncul setelah wartawan bersangkutan membagikan dua berita terkait kasus kecelakaan maut yang menewaskan satu mahasiswa Universitas Dharmas Indonesia (Undhari), masing-masing berjudul “Satu Mahasiswa Tewas dalam Lakalantas, Undhari Disorot: Mantan DPRD, Praktisi Hukum, dan Warga Pertanyakan Pengawasan Asrama” serta “Tanpa Surat Pemberitahuan, Polres Dharmasraya Tetap Kawal Aksi Mahasiswa Tuntut Evaluasi Pelayanan RSUD.”

Merespons unggahan itu, Andisa Putra menuliskan komentar yang dinilai merendahkan profesi wartawan dan menyentuh aspek pribadi yang tidak relevan dengan substansi pemberitaan.

“Dari tadi pagi diperhatikan mencari-cari celah sajo yang satu ini, ilmu apo yang dipakai, orang berduka inyo bermain dengan kata-kata dalam kasus ini. Jangan-jangan di bayar orang curiga pula kami. Ibu hebat ini di FB juga sibuk dari tadi. Tamatan apo ibu ini? Ilmu apo yang dipakai, sebusuk itu hati dan nuraninyo,” tulis Andisa Putra dalam grup WAG tersebut (07/05) pukul 18.51 Wib.

Pernyataan tersebut langsung menuai kecaman dari berbagai kalangan. Banyak pihak menilai komentar Andisa tidak hanya merendahkan profesi wartawan, tetapi juga mencerminkan ketidaktahuan terhadap fungsi dan tugas jurnalis dalam masyarakat demokratis.

Fungsi Jurnalis dan Reaksi Warga

Jurnalis memegang peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, memberikan kontrol sosial terhadap kebijakan dan lembaga, serta menyuarakan kepentingan publik. Kode Etik Jurnalistik juga menegaskan bahwa wartawan bekerja secara profesional berdasarkan fakta dan kepentingan umum, bukan kepentingan pribadi atau kelompok.

Baca Juga :  Sambut HJK Padang ke-356, Diskon Spesial Sebulan Penuh lewat Padang Great Sale

Salah seorang warga Dharmasraya, Rian Saputra (45) menyayangkan pernyataan bernada diskriminatif dari seorang mantan pejabat publik.

“Justru wartawan itu menjalankan fungsi kontrol dan memberitakan apa yang sedang terjadi, apalagi ini menyangkut nyawa mahasiswa. Menyedihkan jika mantan anggota dewan tidak paham soal itu. Kalimat ‘tamatan apo ibu ini’ itu bentuk diskriminasi terang-terangan,” ujarnya.

Insiden ini menambah catatan penting soal bagaimana publik, termasuk para tokoh, seharusnya menghargai kerja jurnalistik dan menjaga etika dalam berkomunikasi, terlebih di ruang publik seperti media sosial dan grup diskusi.

 

 

Editor: Yanti 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I
Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi
My Rubel Literasi Center Gebrak Festival Literasi Pasaman Barat 2026, Siap Lahirkan Generasi Emas 2045
Hermawan Rahman Adalah Sosok Pemimpin Cerdas Masuk Pada Bursa Calon Kepala Desa (Cakades) Kota Bobong
DKUPP Inhil Tegaskan Lapak Pasar Bukan Untuk Diperjualbelikan, Buka Posko Pengaduan dengan QR Code
Polsek Kateman Ungkap Kasus Curat, Lima Orang Diamankan dalam Pengembangan Perkara
 Komitmen Lapas Bersih Narkoba, Razia Gabungan & Tes Urin di Lapas Bukittinggi Negatif
Pelantikan Rektor UINSA Surabaya Disambut Gelombang Penolakan Terhadap Rektor Muzakki Menjabat 2 Periode
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:28 WIB

Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I

Jumat, 18 September 2026 - 11:57 WIB

Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi

Jumat, 18 September 2026 - 10:36 WIB

Hermawan Rahman Adalah Sosok Pemimpin Cerdas Masuk Pada Bursa Calon Kepala Desa (Cakades) Kota Bobong

Jumat, 18 September 2026 - 09:41 WIB

DKUPP Inhil Tegaskan Lapak Pasar Bukan Untuk Diperjualbelikan, Buka Posko Pengaduan dengan QR Code

Jumat, 18 September 2026 - 06:51 WIB

Polsek Kateman Ungkap Kasus Curat, Lima Orang Diamankan dalam Pengembangan Perkara

Berita Terbaru