Fuad Plered Menghina guru tua : Aziz Yanuar Penjarakan Provokator Fuad

- Penulis

Sabtu, 29 Maret 2025 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fuad Plered Menghina guru tua : Aziz Yanuar Penjarakan Provokator Fuad

Jakarta, MediaInvestigasi.Net – Penyataan Fuad Plered dalam sebuah Chenel YouTube mengakibatkan munculnya beragam reaksi masyarakat, salah satunya datang dari Advokat Aziz Yanuar.

Aziz menganggap perkataan seorang Fuad itu sangat mencerminkan kepribadian seorang tokoh agama yang tolol, yang hanya bisa menghina dan merendahkan orang yang dianggap bersebrangan dengan fuad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, muncul dari seorang sultan Tidore yang meminta agar pihak kepolisian segera menangkap Fuad Plered guna mempertanggung jawabkan Kelakuannya atas apa yang dia ucapkan.

Lebih lanjut, Aziz menyampaikan bahwa Kelakuan provokator ini lagi-lagi memicu kemarahan sejumlah para Habaib dan ulama besar, dan umat muslim terutama masyarakat Maluku.

Pemerintah wajib menindak tegas makhluk yang kelakuannya mirip antek penjajah ini,”tegas Aziz.

Karena sifat Adu domba, provokasi dan ujaran kebencian lainnya sangat jelas.

Kami yakin pemerintah akan bertindak tegas kali ini atas kelakuan durjana makhluk ini.

Umat sudah marah besar atas kelakuan dia beberapa kali yang menghina anak bangsa, ulama bahkan tokoh nasional.

Aziz juga menjabarkan, kalau semua lini si pandir ini hina dari para habaib, tokoh nasional (Pak Sufmi Dasco dan Pak Habiburokhman) hingga hina pahlawan yang belakangan ia hina dan kali ini mulut comberannya harus berujung jeruji kerangkeng layaknya monyet di kandang,”Pungkasnya.

Baca Juga :  Judi Online: Bencana Sunyi yang Menggerogoti Kehidupan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bogor Bersholawat 2026: Rakyat Bertahan, Pejabat Pergi — Seremoni Pemkab Bogor Dipertanyakan
Tanah Berhamburan ke Jalan, Proyek di Sukmajaya Disorot: Izin Lengkap atau Sekadar Klaim?
Skandal Rutan Tanjung Gusta Medan: Potret Kebobrokan Sistemik dan Urgensi Penegakan Hukum Tanpa Kompromi
Garuda Pancasila: Antara Simbol yang Terinjak dan Nilai yang Dilumat Kekuasaan
Bantah Fitnah, Ito Lawputra: Cedric Lievra, WNA Prancis yang Peduli Kesejahteraan Pekerja dan Taat Hukum
Intervensi Hukum dan Ironi Kemerdekaan: Menguji Profesionalisme Polri di Tanah Papua
Merajut Silaturahmi, Memperkokoh Ukhuwah: Presiden Komunitas Yaman Kunjungi Ketum PPWI
Persekusi Marak di Berbagai Negara: Panggilan Nurani Global untuk Perlindungan Hak Asasi Manusia Menggema dari Indonesia
Berita ini 19 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Bogor Bersholawat 2026: Rakyat Bertahan, Pejabat Pergi — Seremoni Pemkab Bogor Dipertanyakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Tanah Berhamburan ke Jalan, Proyek di Sukmajaya Disorot: Izin Lengkap atau Sekadar Klaim?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:50 WIB

Skandal Rutan Tanjung Gusta Medan: Potret Kebobrokan Sistemik dan Urgensi Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Garuda Pancasila: Antara Simbol yang Terinjak dan Nilai yang Dilumat Kekuasaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Bantah Fitnah, Ito Lawputra: Cedric Lievra, WNA Prancis yang Peduli Kesejahteraan Pekerja dan Taat Hukum

Berita Terbaru