Menu

Mode Gelap

Berita

Tragis! Anak Tiri Tewas Dianiaya Ayah Gara-Gara Pinjaman Mingguan Amarta di Dharmasraya

badge-check


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Suasana di rumah duka, korban dinyatakan meninggal dunia, Senin, 12/05  (Dok Istimewa)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Seorang remaja perempuan berusia 18 tahun, Anjelia Putri, warga Ampang Kuranji, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri usai dianiaya oleh ayah tirinya sendiri, Rizal Efendi (43). Peristiwa mengenaskan itu terjadi pada Senin, 12 Mei 2025 sekitar pukul 19.00 WIB di Jorong Seberang Piruko, Nagari Koto Baru.

Warga berkumpul di rumah duka.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan, Rizal Efendi diduga tengah bersembunyi dari petugas penagih utang mingguan dari lembaga pinjaman Amarta. Anjelia Putri, yang merupakan anak tiri pelaku, diketahui datang ke tempat persembunyian ayahnya untuk menagih cicilan pinjaman yang belum dibayar.

“Korban datang untuk menagih angsuran hutang, karena nama ibunya yang tercatat sebagai penanggung jawab. Tapi justru pelaku naik pitam dan menganiaya korban hingga tak sadarkan diri,” ungkap Sintya (35), warga Koto Baru, Selasa (13/5).

Sayangnya, akibat pukulan dan luka-luka yang diderita, korban akhirnya meninggal dunia meski sempat dilarikan ke puskesmas terdekat. Warga yang menemukan korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Kapolsek Koto Baru IPTU Alfurqan, S.H., saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini dan menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah memburu pelaku yang melarikan diri pascakejadian.

“Benar, saat ini kami tengah melakukan pencarian terhadap pelaku. Kami juga dibantu oleh Unit Reskrim Polres Dharmasraya,” ujar IPTU Alfurqan dengan nada tegas.

Berikut data identitas korban dan pelaku:

Korban: Anjelia Putri, 18 tahun, Minang, alamat Ampang Kuranji, Nagari Ampang Kuranji, Kecamatan Koto Baru.

Pelaku: Rizal Efendi, 43 tahun, Minang, wiraswasta, alamat Jorong Koto Gadang, Nagari Ampang Kuranji, Kecamatan Koto Baru.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan dalam rumah tangga yang berujung maut akibat tekanan ekonomi dan beban utang dari pinjaman mingguan.

 

Editor: Yanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumbar Amankan Malam Minggu, Delapan Motor Balap Liar Diamankan di Koto Baru Dharmasraya 

31 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolsek Sungai Rumbai Pimpin KRYD Malam Hari, Tujuh Sepeda Motor Tanpa Plat Nomor Diamankan

31 Mei 2026 - 09:20 WIB

Tambang Ilegal di Pasaman Barat Mendadak Sepi: Alat Berat Hilang, Lubang Menganga, Publik Justru Semakin Curiga!

30 Mei 2026 - 17:44 WIB

Trending di Berita