Wakil Ketua I DPRD Dharmasraya, Sujito SM tengah berbincang-bincang dengan Wakil Bupati Leli Arni dan Kajari Ariana di lokasi peluncuran Kopdes Merah Putih Nagari Sungai Duo (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)
Dharmasraya, Mediainvestigasi.net — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Dharmasraya, Sujito SM, menghadiri peluncuran resmi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di lokasi Mock Up KDMP Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, Senin (21/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari peluncuran nasional 80.000 koperasi desa oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui sambungan Zoom.

kepada media ini, Sujito mengatakan, dirinya memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan Nagari Sungai Duo yang menjadi pelopor koperasi merah putih di Sumatera Barat. Ia menyebut langkah ini patut diapresiasi karena Sungai Duo telah menjadi desa pertama di Sumatera Barat yang dinyatakan siap, baik dari sisi administrasi maupun pelaksanaan kegiatan koperasinya dan salah satu dari 40 koperasi pertama yang aktif secara nasional.

“Acara peluncuran resmi Koperasi Merah Putih ini kita apresiasi. Nagari Sungai Duo informasinya menjadi desa pertama di Sumatera Barat yang siap secara administratif dan sudah memiliki gerai-gerai aktif koperasi merah putih. Bahkan masuk dalam 40 koperasi pertama di tingkat nasional. Ini tentu membanggakan,” ujar Sujito.
Sujito menekankan bahwa DPRD Dharmasraya mendukung penuh setiap program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat. Namun, ia juga memberikan catatan penting agar koperasi yang didukung oleh pemerintah pusat ini tidak menjadi pesaing yang membunuh usaha kecil masyarakat yang sudah lebih dulu eksis.

“Kami di DPRD tentu sangat mendukung program yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Apalagi koperasi merah putih ini dirancang untuk membantu dan melayani masyarakat. Tapi harus dengan catatan: jangan sampai membunuh usaha warga yang sudah ada,” tegasnya.
Senada dengan Sujito, Wali Nagari Sungai Duo, Ali Amran, juga menekankan pentingnya kolaborasi dan keseimbangan. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah dan BUMN yang memungkinkan koperasi merah putih di nagarinya berjalan lebih cepat.

“Terima kasih atas dukungan BUMN dan Bupati. Tanpa mereka, program ini tidak akan bisa berjalan secepat ini. Dengan adanya Mock Up KDMP, kita bisa langsung bergerak memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Harga barang dan jasa di gerai juga sudah diatur pemerintah, dan yang paling penting, kami tidak mematikan usaha orang lain,” tegas Ali Amran.
Acara peluncuran tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, SP, Bupati Dharmasraya beserta Wakilnya Anisa Suci Ramadani dan Leli Arni, Kapolres Dharmasraya AKBP Purwanto Hari Subekti, S.Sos, Dandim 0310/SSD, Letkol Joko Stradona, Kajari Ariana Juliastuty, Ketua Pengadilan Agama, serta staf dan tenaga ahli dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.
Gerai-gerai koperasi yang telah berjalan di Nagari Sungai Duo meliputi sektor pertanian, kebutuhan pokok, jasa, hingga kesehatan. Dengan menjadi pionir KDMP di Sumatera Barat, Nagari Sungai Duo diharapkan mampu menjadi percontohan nasional yang mengedepankan keberpihakan pada masyarakat.
Sujito berharap model ini bisa ditiru oleh nagari-nagari lain dengan tetap menjaga keberpihakan terhadap ekonomi kerakyatan.
“Semangatnya adalah gotong royong dan keadilan ekonomi. Kami di DPRD akan terus mengawal agar koperasi ini benar-benar menjadi solusi, bukan justru masalah baru bagi pelaku usaha kecil,” tutup Sujito.
Editor: Yanti










