Gambar: Kapolres AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro dan Ketua DPRD Jemi Hendra saat acara Konferensi Pers (Dok, Istimewa)
Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Suasana Mako Polres Dharmasraya, Senin (2/3/2026), terasa berbeda. Untuk pertama kalinya, jajaran Polres menggelar konferensi pers terbuka memaparkan hasil Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) yang digelar 12–28 Februari 2026.
Kapolres AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro hadir langsung memimpin konferensi pers tersebut. Turut hadir Ketua DPRD Dharmasraya, Jemi Hendra, serta para wartawan yang tergabung dalam Mitra Kamtibmas.
Operasi Pekat Terpusat, Libatkan 138 Personel
Kapolres menjelaskan, Operasi Pekat ini merupakan operasi terpusat dari Mabes Polri hingga jajaran daerah, dalam rangka cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H.
Sebanyak 138 personel gabungan diterjunkan. Unsurnya lengkap: Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Kesbangpol hingga elemen masyarakat.
“Kami ingin memastikan situasi Dharmasraya tetap aman dan kondusif selama Ramadhan,” tegas Kapolres di hadapan media.
Sasar Judi Online, Miras, PSK hingga Narkoba
Operasi ini tidak main-main. Sasaran utamanya jelas: judi online (slot), peredaran miras, praktik prostitusi (PSK), narkoba, curanmor, hingga balap liar.
Sebelum penindakan, Polres lebih dulu melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat, termasuk pembatasan jam operasional tempat hiburan selama Ramadhan. Setelah itu, patroli gabungan digencarkan menyasar warung remang-remang, hotel, dan lokasi yang dicurigai menjadi tempat penyakit masyarakat.
Barang Bukti Ratusan, Tersangka Belasan
Hasilnya? Tidak sedikit.
Dalam kurun dua pekan lebih, aparat berhasil mengamankan:
275 botol miras
270 liter tuak
176 knalpot tidak standar (knalpot brong)
9 unit motor dan 1 unit mobil hasil curanmor
Uang tunai Rp233 ribu dari kasus judi
21,29 gram sabu
19,4 gram ganja
5 kotak alat kontrasepsi terkait kasus asusila
Sementara itu, tersangka yang diamankan terdiri dari 2 pelaku curanmor, 1 kasus judi, 7 kasus narkoba, serta 2 orang terkait praktik asusila. Lima warung remang-remang juga dilakukan pembinaan.
Ketua DPRD: Keamanan Adalah Pondasi Pembangunan
Ketua DPRD Dharmasraya, Jemi Hendra, memberikan apresiasi atas langkah tegas Polres.
“Kami dari DPRD mendukung penuh langkah Polres Dharmasraya. Ini bukti nyata komitmen menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat selama Ramadhan,” ujarnya kepada awak media.
Menurutnya, keamanan bukan sekadar isu penegakan hukum, tetapi fondasi penting bagi pembangunan daerah.
“Kalau daerah aman, ekonomi bergerak, ibadah tenang, dan pembangunan berjalan. Sinergi seperti ini harus terus kita jaga,” tambahnya.
Komitmen Jaga Dharmasraya Tetap Kondusif
Konferensi pers ini sekaligus menjadi sinyal keterbukaan informasi dari Polres Dharmasraya kepada publik. Tidak hanya penindakan, pendekatan preventif dan edukatif juga terus dikedepankan.
Dengan Operasi Pekat ini, aparat berharap masyarakat Dharmasraya bisa menjalani Ramadhan 1447 H dengan rasa aman, nyaman, dan khusyuk.
Editor: Mitra Yuyanti











