Sashabila Widya L Mus Tak Guna Jadi Pemimpin Ketua Investigasi Nasional LPK GPI Minta Mendagri Tunjuk La Ode Yasir Jadi Bupati Pulau Taliabu

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dokumentasi Istimewa : Humas dan Potokuler Kabupaten Pulau Taliabu 

Taliabu Provinsi Maluku Utara, Media Investigasi.net, Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, tegas minta Mendagri Tito Karnavian agar Evaluasi, Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus, karena di nili tak menjalankan roda paham Pemerintahan, hinggah sampai saat ini sejak di lantik banyakan hanya tinggal di Jakarta sasaran di Daerah Wakil Bupati Pulau Taliabu La Ode Yasir, jadi sasaran tanggung jawab, ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimana degan hal tersebut, Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, menilai Bupati Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus, tidak memahami Tata Kelola Pemerintahan di Kabupaten Pulau Taliabu, sehingga meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagrai) RI segera melakukam evaluasi fakta selama  ini roda Pemerintahan di Kabupaten Pulau Taliabu di jalankan oleh Wakil Bupati Pulau Taliabu La Ode Yasir, tuturnya.

Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, juga mengatakan bahwa sejak Pasca Momentum Pemilihan Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus, dan Wakil Bupati Pulau Taliabu La Ode Yasir, di tetapkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati periode 2025-2030, fakta di lapangan bahwa roda Pemerintahan di Daerah Kabupaten Pulau Taliabu selama ini hanya di jalankan oleh Wakil Bupati Pulau Taliabu La Ode Yasir, sementara Bupati hanya asik tinggal di Jakarta sementara banyak polemik yang terjadi di Daerah, tegasnya.

Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, juga tegas mengatakan bahwa melihat langkah Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus, yang selama ini hanya asik tinggal di jakarta ini sangat bertolak dari pesta demokrasi, rakyat yang hinggah samapai saat ini sedang merayakan kemenangan tanpa menyadari ada ketidak pahaman Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus, tentang tata kelola pemerintahan yang baik dan konstitusional, tuturnyan.

Baca Juga :  Ketua Dewan Rahmad Hasrofi Menyambut Kedatangan Para Jama'ah Haji Batang Hari

Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, juga menilai Roda Pemerintahan yang di Pimpin oleh Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus, sedang berjalan saat ini di nilai tidak paham soal regulasi sehingga nampak di Daerah terjai praktek ugal-ugalan yang syarat nepotisme dalam me Reformasi Birokrasi serta Kepala Desa menjadi momok penghancur kestabilan Birokrasi Pemerintahan Daerah, ujarnya.

Jika kalau Pemerintahan seperti ini, lanjutnya, berjalan sampai 1 priode maka di pastikan kebijakan daerah banyak yang tidak sesuai regulasi yang sangat merugikan seluruh masyarakat di Kabupaten Pulau Taliabu apalagi kebijakan Roling Jabatan, Mutasi bahkan Nonjob yang penuh degan dendam politik yang di lakukan oleh
Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus, ini di pastikan sangat berpengaruh buruk pada roda Pemerintahan di Kabupaten Pulau Taliabu sehinga masyarakat akan menjadi korban, sebagaimana yang di alami saat ini nampak dampak ekonomi makin meningkat.

Maka dengan hal terbut, degan tegas
Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, bersama masyarakat Kabupaten Pulau Taliabu meminta Kemedagri segera mengevaluasi, Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus, serta tarik kembali seluruh SK Bupati tentang Pemecatan, Mutasi, dan Nonjob sebagai langkah penyelamatan Birokrasi Pemerintahan dan rakyat di Kabupaten Pulau Taliabu, pintanya.

Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, juga tegas minta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Titok Karnawian agar segra mengevaluasi Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus, yang dinilai sering tidak berkantor atau tidak berada di daerah saat dibutuhkan seperti polemik yang terjadi di Desa Penu hinggah sampai saat ini tentang penolakan PJ. Kepala Desa serta masalah lainnya yang terjadi di Daerah.

Baca Juga :  Aceh Bergerak Buka Pendaftaran Relawan, Hampir 900 Orang Siap Diterjunkan Pekan Depan

Apalagi kata Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, ketidakhadiran Bupati itu akan terjadi masalah defisit anggaran Daerah yang harudnya perlu diselesaikan bukan justru banyak santai di Ibu Kota Negara kota di Jakarta maka Ini sama halnya tidak mengindahkan perintah tegas yang telah di sampaikan langsung oleh Mendagri Tito Karnavian beberapa saat lalu bahwa jika terdapat Bupati jarang berada di Daerahnya masing-masing seperti yang di lakukan oleh Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus, saat ini maka dirinya secara tegas akan di Evaluasi dari jabatannya sebagai Kepala Daerah, tutupnya.

Tim Investigasi Indonesia Nasional ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Gelar Pelatihan Keterampilan Usaha Bagi Korban Bencana untuk Pemulihan Ekonomi
Dugaan Jual Beli Lapak Aset Pemda di Pasar Kayu Jati Capai Rp17 Juta, Warga Desak Pendataan Ulang
14 Tahun Mengabdi, D19DAYA Bersama KPK RI dan IPDN Perkuat Integritas dan Budaya Kerja ASN
Dipimpin Oleh Ipda Bowmen Saragih, Polres Sibolga Gelar Pelatihan Fungsi Reserse Narkoba.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pulau Taliabu Damrudin Rahman Tutup Kegiatan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bidang Pendidikan
Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak
Aliansi Petani Kelapa Desak DPRD Inhil Gelar RDP, Cari Solusi Konkret bagi Petani
npektorat Tapanuli Tengah, Pastikan Dugaan Pemotongan Jadup Kades Sibio-bio Tidak Benar
Berita ini 230 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Gelar Pelatihan Keterampilan Usaha Bagi Korban Bencana untuk Pemulihan Ekonomi

Selasa, 8 September 2026 - 15:56 WIB

Dugaan Jual Beli Lapak Aset Pemda di Pasar Kayu Jati Capai Rp17 Juta, Warga Desak Pendataan Ulang

Selasa, 8 September 2026 - 14:43 WIB

14 Tahun Mengabdi, D19DAYA Bersama KPK RI dan IPDN Perkuat Integritas dan Budaya Kerja ASN

Selasa, 8 September 2026 - 14:38 WIB

Dipimpin Oleh Ipda Bowmen Saragih, Polres Sibolga Gelar Pelatihan Fungsi Reserse Narkoba.

Selasa, 8 September 2026 - 10:14 WIB

Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak

Berita Terbaru