Pengendara Keluhkan Macet Akibat Proyek Kabel Bawah Tanah, Namun Proyek Ini Memiliki Tujuan Penting

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi lalulintas. (Dok. Istimewa)

Kondisi lalulintas. (Dok. Istimewa)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Pengerjaan proyek relokasi jaringan utilitas atau penurunan kabel udara ke bawah tanah di sejumlah ruas jalan Jakarta mulai menimbulkan keluhan dari pengguna jalan. Banyak pengendara mengaku kecewa dan kesal lantaran terjebak kemacetan panjang akibat proses pengerjaan yang berjalan lambat.

Pantauan di lapangan, kepadatan arus lalu lintas terjadi di beberapa titik, terutama di wilayah Jakarta Pusat, seperti Jalan Kesehatan, Jalan A.M. Sangaji, Jalan Surya Pranoto, dan Jalan K.H. Hasyim Ashari. Kemacetan juga meluas ke wilayah lain yang menjadi lokasi pengerjaan proyek, termasuk Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

“Setiap sore pasti macet parah, kadang satu jam lebih baru bisa keluar dari area sini. Pulang kerja jadi terlambat terus,” keluh salah satu pengendara yang melintas di kawasan Jalan A.M. Sangaji, Senin (6/10/2025).

Proyek penurunan kabel udara ke bawah tanah ini merupakan bagian dari pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) yang tengah dikerjakan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Pekerjaan dilakukan di sejumlah ruas utama, di antaranya Jalan Gatot Subroto, Jalan Dr. Soepomo, Jalan K.H. Abdullah Syafei, Jalan Jatinegara Barat, Jalan Pemuda, hingga Jalan Lubang Buaya – Rawa Binong.

Sementara di wilayah Jakarta Utara, Suku Dinas Bina Marga menargetkan penataan jaringan utilitas sepanjang 35 kilometer pada tahun 2025. Beberapa ruas yang akan dikerjakan mencakup Jl. Deli, Jl. Sindang, Jl. Bugis, Jl. Teluk Gong, Jl. Hidup Baru, dan Jl. Pademangan Raya.

Meski menimbulkan kemacetan, proyek ini memiliki tujuan penting, antara lain:

Meningkatkan estetika kota agar bebas dari semrawut kabel udara.

Menjamin keselamatan pengguna jalan dari potensi bahaya kabel listrik yang menjuntai.

Mempercepat pembangunan infrastruktur bawah tanah untuk penataan kota yang lebih modern.

Baca Juga :  Taman Aries di Pulo Gebang Terbengkalai, Warga Prihatin

Namun, jenis pekerjaan lain seperti pemasangan pipa limbah yang dilakukan bersamaan turut memperparah kondisi lalu lintas di beberapa titik.

Warga berharap pemerintah dapat mempercepat proses pengerjaan, terutama pada jam sibuk, agar aktivitas masyarakat tidak terlalu terganggu.

“Kalau malam atau akhir pekan dikerjain lebih banyak sih mungkin nggak separah ini macetnya,” tambah pengendara lain di kawasan Hasyim Ashari.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri memastikan proyek SJUT akan terus dilanjutkan dengan pengawasan ketat agar hasilnya maksimal dan manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat ibu kota.***(EP)

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPW BKPRMI Jakarta Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Bersama FLO di GOR Cempaka Putih
Senyum Semringah Munjirin: Panen Padi di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
Amankan Objek Vital, PAM Jaya Tertibkan Rumdis Benhil dan Relokasi Warga ke Rusun
Polemik Penggusuran Pejompongan: Warga Klaim Tak Dapat Kompensasi, Pemerintah Diminta Klarifikasi
UPZ BKPRMI Jakarta Raih Penghargaan ZIS Ramadan 2026 dari BAZNAS BAZIS DKI
Ketua Pena Timur Rio Manik Lontarkan Kritik Tajam, PN Jakarta Timur Klarifikasi Insiden Wartawan Saat Eksekusi Lahan Cibubur
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat
Pemprov DKI Gencarkan Pemberantasan Ikan Sapu-Sapu, Ini Penyebab dan Dampaknya bagi Kesehatan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:44 WIB

DPW BKPRMI Jakarta Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Bersama FLO di GOR Cempaka Putih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:55 WIB

Senyum Semringah Munjirin: Panen Padi di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:40 WIB

Amankan Objek Vital, PAM Jaya Tertibkan Rumdis Benhil dan Relokasi Warga ke Rusun

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:58 WIB

Polemik Penggusuran Pejompongan: Warga Klaim Tak Dapat Kompensasi, Pemerintah Diminta Klarifikasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:47 WIB

UPZ BKPRMI Jakarta Raih Penghargaan ZIS Ramadan 2026 dari BAZNAS BAZIS DKI

Berita Terbaru

Headline

Senin, 14 Sep 2026 - 14:55 WIB