Lubuk Sikaping
MEDIAINVESTIGASI.NET
Seorang Pemuda Kampuang Ateh, Tanjuang Alai, Kenagarian Pauah, Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman menjadi perbincangan oleh masyarakat bahkan di media sosial, Nurrafi Waitul Rakhman panggilan Rafi pemuda kelahiran 18 tahun yang lalu tersebut sudah membuat vidio yang menyebar di media sosial beberapa hari yang lalu, pada vidionya tersebut Rafi mengatakan dia bisa menyelam bahkan biasa menyelam di lokasi di mana Afif siswa MAN 1 Pasaman tersebut terjepit, Namun tidak ada yang menanggapi, bahkan Rafi mengatakan kalau diizinkan oleh orang tua, saya mau ikut membantu mengevakuasi jenazah Afif kata Rafi.
Namun tidak ada tanggapan dari semua orang, bahkan Rafi sudah ikut menyelam dihari Senen, sehari setelah kejadian, dan Rafi jugalah yg menemukan jenazah Afif pertama kali,namun karena tidak diizinkan orang tuanya, maka Rafi tidak lagi ikut mengevakuasi dihari hari berikutnya
Di hari Ke 9 Afif setelah terpeleset tersebut, Rafi yang tamatan SMK Kehutanan Pekan Baru ini selalu gelisah serta membulatkan tekatnya, untuk membantu mengevakuasi, dan meminta izin kepada orang tuanya, ahirnya orang tuanya mengizinkan serta ditemani oleh ayahnya ke Caracai Murai dimana jenazah Afif terjepit, namun Rafi menunggu tim evakuasi pulang dulu, sebelum Rafi menyelam Rafi berwudhuk dan berdoa terlebih dahulu, setelah itu Rafi menyelam di tempat Afif terjepit tersebut, yang ditemani oleh Hengki Mamak (paman)nya dan Jasman, alhamdulillah Rafi bisa mengeluarkan jenazah Afif ke permukaan bersama dengan Hengki dan Jasman, disaksikan oleh semua orang yang berada di sekitar air terjun tersebut, bahkan sudah sempat dibalut dengan terpal serta diikat. Namun karena derasnya air dan yang mengangkat cuma bertiga, ahirnya jenazah Afif terlepas dan kembali masuk ke air. Karena hari sudah menjelang magrib Rafi, pamannya dan jasman memutuskan untuk tidak melanjutkan evakuasi.
Ahirnya berita tersebut menyebar, sehingga mayarakat berduyun-duyun menuju bayang aia karena sudah 9 hari pengevakuasian Jenazah Afif oleh tim dan relawan namun belum juga bisa diangkat, semua orang berharap agar jenazah Afif bisa dievakuasi tadi malam. Namun Allah SWT berkata lain.
Pagi Selasa hari ke-10 alhamdulillah tim dengan mudah mengevakuasi jenazah Afif dan lansung dibawa ke RSUD Lubuk Sikaping untu dimandikan dan dikafani. Setelah itu dibawa ke masjid Baitur Rahman Kampung Tanjung, untuk dishalatkan, dan dikebumikan di tempat pemakaman keluarga di Sungai Pandahan.
(Rakiman)











