Foto Dikumentasi Istimewa : Mislan Syarif (Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara).
Taliabu Maluku Utara, Media Investigasi.net, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara, Mislan Syarif, melakukan pengawasan terhadap dua proyek strategis yang di anggarkan bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga yang di prioritaskan untuk Kabupaten Pulau Taliabu.
Dimana Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara, Mislan Syarif, pada awak media di Kabupaten Pulau Taliabu melalui via tlpn menyatakan bahwa adapun Dua Proyek yang ditinjau tersebut adalah pembangunan Jembatan Air Beringin 2 serta Jembatan Kasango 1. yang dikerjakan oleh CV. Manunggal Persada dengan besaran nilai kontrak sebesar Rp14.099.219.009. (Empat belas miliar sembilan puluh sembilan juta dua ratus sembilan belas ribi sembilan rupiah)
Kepada sejumlah awak media di Kabupaten Pulau Taliabu, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara, Mislan Syarif, dalam keterangannya, dirinya menegaskan bahwa pelaksanaan proyek harus mengedepankan kepentingan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses mobilitas warga.
“Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara, Mislan Syarif, juga mengatakan bahwa pada prinsipnya dirinya berharap agar pembangunan Jembatan Air Beringin 2 serta Jembatan Kasango 1 yang dikerjakan oleh CV. Manunggal Persada dengan besaran nilai kontrak sebesar Rp14.099.219.009” tegasnya.
Kiranya kita tidak perlu saling menyalahkan terkait persoalan hambatan dan rintangan yang ada dilapangan yang terpenting adalah bagaimana ke depan proses ini bisa berjalan lancar dan jika ada hal-hal yang perlu dibenahi, termasuk perizinan material, maka itu menjadi tanggung jawab bersama seluruh stakeholder untuk dipatuhi dan diperbaiki, pintanya.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara, Mislan Syarif, juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pulau Taliabu.
Apalagi Proyek Pembangunan Jembatan Air Beringin 2 serta Jembatan Kasango ini menyangkut kepentingan masyarakat, terutama akses mobilitas yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Berdasarkan hasil peninjauan, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara, Mislan Syarif, juga mengatakan bahwa progres pekerjaan saat ini dinilai cukup baik, dengan capaian diperkirakan telah berada di atas 30 persen dan menuju 40 persen
sejumlah item pekerjaan bahkan telah rampung dan tinggal melanjutkan ke tahap berikutnya.
Meski demikian, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara, Mislan Syarif, mengakui bahwa masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait pengadaan dan distribusi material akibat kondisi geografis wilayah yang cukup jauh.
Mislan Syarif, juga berharap jika kalau ada kendala, minta semua pihak agar jika ada kendala di lapangan kita bisa komunikasikan langsung dengan pihak perusahaan pelaksana agar segera dicarikan solusi.
Secara umum, pekerjaan masih berjalan sesuai kontrak, namun persoalan distribusi material perlu menjadi perhatian bersama agar tidak menghambat progres pembangunan, tutup. Mislan Syarif (Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara).
Ketua Investigasi Nasional Indonesia **** La Omy La Tua.













