Bupati Dharmasraya terima CSR Perusahaan untuk Korban Banjir (Dok, Istimewa)
Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Keterbatasan anggaran daerah membuat Pemerintah Kabupaten Dharmasraya harus mengandalkan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut untuk membantu korban banjir. Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menerima langsung bantuan CSR senilai Rp144,8 juta di Posko Darurat Bencana BPBD Dharmasraya, Pulau Punjung, Rabu (05/03/2025).
Bantuan ini datang setelah Bupati Annisa secara aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan. Ia meminta agar pelaku usaha yang memanfaatkan sumber daya alam di Dharmasraya tidak tutup mata terhadap penderitaan masyarakat yang terdampak bencana.
“Jika hanya mengandalkan anggaran pemerintah, tentu ada keterbatasan, baik dalam jumlah dana maupun sumber daya. Karena itu, kami mengajak dunia usaha untuk ikut turun tangan dalam penanganan bencana,” ujar Annisa dikutip dari release Dharmasraya.

CSR Jadi Tulang Punggung Bantuan Banjir
Bantuan yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan ini berupa kebutuhan pokok, seperti beras, ikan kaleng, mi instan, minyak goreng, telur, dan gula. Adapun rincian CSR yang diterima:
PT. Incasi Raya Grup: Rp 107,8 juta
PT. Dharmasraya Sawit Lestari (DSL): Rp 10 juta
PT. Andalas Wahana Berjaya (AWB): Rp 10 juta
PT. Dharmasraya Lestarindo (DL): Rp 5 juta
Bank Rakyat Indonesia (BRI): Rp 6 juta
Bank Nagari: Rp 6 juta
Total nilai bantuan CSR yang terkumpul mencapai Rp144,8 juta, angka yang cukup signifikan dibandingkan dengan keterbatasan dana tanggap darurat yang dimiliki pemerintah daerah.
“Ini menjadi bukti bahwa dunia usaha bisa berperan besar dalam membantu masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kepedulian perusahaan-perusahaan ini, dan kami berharap kontribusi seperti ini terus berlanjut,” tambah Annisa.
Dorongan Pembentukan Forum Perusahaan
Melihat besarnya kontribusi CSR dalam membantu korban bencana, Annisa mendorong pembentukan forum perusahaan yang bisa bersinergi dengan pemerintah dalam penanganan tanggap darurat.
“Jika kita bisa membentuk forum CSR bersama, respons terhadap bencana bisa lebih cepat dan terkoordinasi. Tak hanya saat banjir, tetapi juga dalam pembangunan infrastruktur yang langsung dirasakan masyarakat, seperti pembangunan jalan dari dana CSR,” jelasnya.
Dorongan ini pun disambut baik oleh perwakilan PT. Incasi Raya Grup, Monofri, yang sepakat bahwa kolaborasi perusahaan dengan pemerintah bisa menjadi solusi bagi berbagai permasalahan sosial di Dharmasraya.
Annisa juga menyoroti peran BUMN dan BUMD, seperti BRI dan Bank Nagari, yang bergerak cepat dalam memberikan bantuan.

“Kami berharap BUMN dan BUMD lain dapat mengikuti jejak BRI dan Bank Nagari dalam merespons kondisi masyarakat. Saat ini, kita perlu lebih banyak aksi nyata, bukan sekadar menunggu perintah,” tegasnya.
Dengan keterbatasan anggaran daerah yang ada, langkah Pemkab Dharmasraya menggandeng dunia usaha lewat CSR menjadi strategi yang tidak hanya membantu warga terdampak banjir, tetapi juga membangun sinergi berkelanjutan untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Editor: Yanti












1 Komentar
Hello there, I found your blog by means of Google whilst searching for a similar topic, your web site came up, it appears great. I have bookmarked it in my google bookmarks.