Tekad Bersama Petugas Dan Narapidana Wujudkan ZERO HALINAR Dilapas Bukittinggi

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tekad Bersama Petugas Dan Narapidana Wujudkan ZERO HALINAR Dilapas Bukittinggi

Mediainvestigasi.net—Bukittinggi, Bukan kekerasan, tekanan atau aturan yang memaksa, tetapi lebih kepada pendekatan persuasif dan kekeluargaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bukittinggi berupaya mewujudkan lingkungan Lapas yang ZERO HALINAR (bebas dan bersih dari peredaran Narkoba, Handphone dan Pungutan Liar/Pungli).

Ini adalah langkah jitu yang dilakukan Lapas Bukittinggi di bawah Pimpinan Kepala Lapas (Kalapas) Nanang Rukmana dan Kepala Satuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP Lapas Bukittinggi Abdul Silaban, SH.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pendekatan persuasif dan kekeluargaan lebih efektif daripada kekerasan dan aturan-aturan yang memaksa. Melalui pendekatan persuasif dan kekeluargaan ini, Petugas Lapas dapat memberikan pemahaman akan manfaatdari Program -Program pembinaan dan kebijakan Lapas.

Hal itu disampaikan oleh Kalapas Bukittinggi Nanang Rukmana melalui Ka. KPLP Lapas Bukittinggi Abdul Silaban, SH di sela-sela kesibukannya saat bersilaturahmi dengan Awak Media di ruang kerjanya, Selasa (28/04 2026).

 

“Kami Pimpinan Lapas beserta Pegawai dan seluruh jajaran berkomitmen menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dan bebas dari HALINAR (Handphone, Pungutan Liar/Pungli dan Narkoba). Ini terutama sekali Narkoba, kami tidak mentolelir adanya pelanggaran penyalahgunaan Narkoba, apabila ditemukan Warga Binaan yang ketahuan memakai atau mengedarkan Narkoba di dalam Lapas kami akan tindak tegas dan langsung kami serahkan kepada pihak yang berwajib” ujar Abdul Silaban.

Selanjutnya Abdul Silaban mengatakan bahwa untuk mewujudkan lingkungan Lapas yang ZERO HALINAR, jajaran Petugas Lapas Bukittinggi menggunakan pendekatan persuasif dan lebih kepada kekeluargaan.

 

” Disini petugas tidak ada yang main kekerasan, Saya sangat melarang main kekerasan dalam menghadapi Warga Binaan, karena itu tidak akan berhasil dan malah akan membuat Warga Binaan semakin membangkang, lebih pada pendekatan kekeluargaan, komunikasi sehingga mereka mengerti dan menyadari bahwa memakai Narkoba itu tidak ada manfaat dan menimbulkan kerugian besar” tambahnya.

Baca Juga :  Goro Massal di Pantai Tiram, Langkah Nyata Percepat Pemulihan Pariwisata Pasca Bencana

 

Selain itu Abdul Silaban mengatakan bahwa sebagai KA. KPLP sejak ditugaskan di Lapas Bukittinggi tahun 2023, dirinya fokus untuk membersihkan lingkungan Lapas dari peredaran Narkoba.

 

” Karena Narkoba ini pemicu terjadinya keributan di dalam antar sesama Warga Binaan. Petugas terus secara Rutin melakukan Razia, sehingga tidak ada HP yang beredar di dalam Lapas. Untuk menghubungi keluarga Warga Binaan diberikan layanan Wartelsuspas.
Namun kami disini untuk memberi hukuman atau efek jera tetap tidak menggunakan kekerasan, Saya sangat melarang itu. Karena itu akan sia-sia saja.Mereka lebih takut masuk Trapsel dari pada dipukuli. Jadi intinya di dalam ini kita lebih kepada pembinaan” lanjutnya.

 

Abdul Silaban juga mengatakan bahwa untuk memastikan lingkungan Lapas yang ZERO HALINAR ini Lapas Bukittinggi juga bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

 

“Kalau tidak salah kita sudah 4 atau 5 kali laksanakan tes urine bekerja sama dengan BNN dan hasilnya semua negatif. Untuk pengambilan sampel secara acak bukan dari pihak petugas kami yang menunjuk tetapi langsung dari BNN, jadi ini untuk mendapatkan hasil yang akurat, karena kalau dari Pihak Petugas Lapas sendiri yang menunjuk bisa saja dikondisikan atau diatur yang tidak terindikasi Narkoba yang dites sebagai sampel. Saya tidak mau begitu” tegasnya.

Selain menegakkan ZERO HALINAR, tambah Abdul Silaban, masih banyak program pembinaan Warga Binaan yang dilakukan oleh Lapas Bukittinggi diantaranya: kegiatan keagamaan, pendidikan karakter melalui Pramuka, latihan keterampilan seperti membuat mantel, sandal hotel, Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C, pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan dan sebagainya.

 

Dengan adanya Program Pembinaan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal Warga Binaan, sehingga setelah selesai menjalani pembinaan di Lapas Bukittinggi dapat menjalani hidup dengan lebih baik lagi di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga :  Aksi "Hadang" Pengguna Jalan, Alumni 2001 SMAN 3 Soppeng Bagi-Bagi Ratusan Takjil dan Paket Donasi

 

Saat ini Lapas Bukittinggi yang memiliki 48 Kamar Hunian ini menampung 494 Warga Binaan yang terdiri dari 432 orang Narapidana dan 62 orang Tahanan. Jumlah tersebut ciri dari 10 orang perempuan/wanita dan 484 orang laki-laki didominasi oleh Kasus Narkotika sebanyak 332 orang sisanya Pidana Umum 172 orang dan Residivis 148 orang serta warga negara asing 1 orang .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa MAN 1 Inhil Raih Gelar Duta Anak Kabupaten Indragiri Hilir 2026, Kepala Madrasah Berikan Apresiasi Tinggi
Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri
Dugaan Biaya Persalinan Rp10–20 Juta di Kateman, Kapustu: “Tidak Ada Tarif Normal Rp10 Juta”
Polres Indragiri Hilir Raih Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima
SDN 01 Pasar Palembayan Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai 21 September 2026
Sumira Putri Digadang Pimpin Forum TBM Pasaman Barat, Sosok Pejuang Literasi dari Pelosok yang Kini Jadi Sorotan
Cuaca Buruk, Kwarcab Pramuka Indragiri Hilir Tunda Seluruh Lomba Hari Pramuka ke 65
Masyarakat Pulau Taliabu Pertanyakan Langkah Bupati Sashabila Widya L. Mus Cabut Status Daerah 3T Sementara Masih Bayak Program Pembagunan Jalan Amburadul
Berita ini 40 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:31 WIB

Siswa MAN 1 Inhil Raih Gelar Duta Anak Kabupaten Indragiri Hilir 2026, Kepala Madrasah Berikan Apresiasi Tinggi

Senin, 21 September 2026 - 05:51 WIB

Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri

Minggu, 20 September 2026 - 20:10 WIB

Dugaan Biaya Persalinan Rp10–20 Juta di Kateman, Kapustu: “Tidak Ada Tarif Normal Rp10 Juta”

Minggu, 20 September 2026 - 13:13 WIB

Polres Indragiri Hilir Raih Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima

Sabtu, 19 September 2026 - 13:56 WIB

Sumira Putri Digadang Pimpin Forum TBM Pasaman Barat, Sosok Pejuang Literasi dari Pelosok yang Kini Jadi Sorotan

Berita Terbaru