Jembatan Darurat Batang Anai Difungsikan, Jembatan Permanen Segera Dibangun

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Darurat Batang Anai Difungsikan, Jembatan Permanen Segera Dibangun

PADANG PARIAMAN – Mediainvestigasi.net.- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali memfungsikan jembatan darurat di Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, menyusul rampungnya normalisasi Sungai Batang Anai. Langkah ini dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat kembali berjalan lancar, sekaligus menjadi solusi sementara hingga pembangunan jembatan permanen direalisasikan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Padang Pariaman, El Abdes Marsyam, mengatakan jembatan darurat dapat difungsikan lebih cepat dari jadwal berkat percepatan pekerjaan yang dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semula, jembatan diperkirakan baru dapat digunakan dalam waktu tiga hari. Namun, melalui koordinasi dan kolaborasi lintas instansi, akses tersebut berhasil dibuka hanya dalam waktu dua hari.

“Percepatan ini dilakukan agar aktivitas masyarakat, khususnya pelajar, pekerja, dan pengguna kendaraan roda dua, dapat kembali berjalan normal tanpa harus menunggu lebih lama,” ujarnya.

Saat ini, jembatan darurat masih berstatus fungsional dan akan terus disempurnakan secara bertahap. Pemerintah berencana menambah pengaman pada sisi kiri dan kanan jembatan guna meningkatkan keselamatan pengguna.

Untuk sementara, jembatan hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki, kendaraan roda dua, serta kendaraan roda tiga seperti becak. Kendaraan roda empat belum diizinkan melintas mengingat kondisi konstruksi yang masih bersifat sementara.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi jembatan. Jalur tersebut menjadi akses vital yang setiap harinya digunakan oleh lebih dari dua ribu kendaraan, sehingga aspek keselamatan menjadi prioritas utama selama masa transisi.

Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) telah menyiapkan pembangunan jembatan permanen yang akan menggantikan akses sementara tersebut. Jembatan baru dirancang memiliki panjang 140 meter, terdiri atas dua bentang masing-masing sepanjang 70 meter dengan lebar enam meter dan menggunakan konstruksi rangka baja.

Baca Juga :  Model Ideal Diplomasi Tetangga: Hubungan Maroko-Spanyol dan Penguatan Stabilitas Geopolitik Global

Proyek yang diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp45,2 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun 2026.

Kehadiran jembatan permanen diharapkan mampu memulihkan konektivitas kawasan secara menyeluruh sekaligus memperkuat akses transportasi bagi lebih dari 40 ribu masyarakat yang selama ini bergantung pada jalur penyeberangan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan bahwa percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik. Sinergi antara pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan pemerintah pusat diharapkan mampu mempercepat terwujudnya infrastruktur yang aman, tangguh, dan berkelanjutan bagi masyarakat.(***)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Biaya Persalinan Rp10–20 Juta di Kateman, Kapustu: “Tidak Ada Tarif Normal Rp10 Juta”
Polres Indragiri Hilir Raih Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima
SDN 01 Pasar Palembayan Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai 21 September 2026
Sumira Putri Digadang Pimpin Forum TBM Pasaman Barat, Sosok Pejuang Literasi dari Pelosok yang Kini Jadi Sorotan
Cuaca Buruk, Kwarcab Pramuka Indragiri Hilir Tunda Seluruh Lomba Hari Pramuka ke 65
Masyarakat Pulau Taliabu Pertanyakan Langkah Bupati Sashabila Widya L. Mus Cabut Status Daerah 3T Sementara Masih Bayak Program Pembagunan Jalan Amburadul
Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I
Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:10 WIB

Dugaan Biaya Persalinan Rp10–20 Juta di Kateman, Kapustu: “Tidak Ada Tarif Normal Rp10 Juta”

Minggu, 20 September 2026 - 13:13 WIB

Polres Indragiri Hilir Raih Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima

Sabtu, 19 September 2026 - 19:48 WIB

SDN 01 Pasar Palembayan Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai 21 September 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 13:56 WIB

Sumira Putri Digadang Pimpin Forum TBM Pasaman Barat, Sosok Pejuang Literasi dari Pelosok yang Kini Jadi Sorotan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:58 WIB

Cuaca Buruk, Kwarcab Pramuka Indragiri Hilir Tunda Seluruh Lomba Hari Pramuka ke 65

Berita Terbaru