Klarifikasi RSUD Cabang Bungin Bekasi Terkait Video Pasien Komplikasi Mata Saat di Rawat DBD

Klarifikasi RSUD Cabang Bungin Bekasi Terkait Video Pasien Komplikasi Mata Saat di Rawat DBD

- Penulis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dokumentasi Istimewa Xiolie Tan : Dr. Hj. ERNI HERDIANI, M.H. (Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabang Bungin Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat) 

Bekasi, Media Investigasi.net,
Menanggapi terkait beredarnya tayangan video melalui grup WhatsApp dan media sosial terkait kondisi pasien yang mengalami komplikasi pada mata saat menjalani perawatan penyakit demam berdarah (DBD) di RSUD Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, dengan ini kami menyampaikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimana Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabang Bungin Bekasi, Dr. Hj. ERNI HERDIANI, M.H. pada awak media melalui via tlpn whatssap secara tegas bahwa Komitmen pada Prosedur Medis dan Etika Layanan, sebagai Rumah Sakit Umum Daerah, kami selalu berkomitmen memberikan pelayanan medis semaksimal mungkin dan profesional kepada setiap pasien. Seluruh tindakan medis yang dilakukan di RSUD Cabang Bungin senantiasa mengacu pada standar prosedur operasional (SPO) yang berlaku dan dievaluasi secara berkala.

“Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabang Bungin Bekasi, Dr. Hj. ERNI HERDIANI, M.H. sangat menyayangkan adanya tudingan sepihak tentang dugaan malpraktik yang disampaikan tanpa terlebih dahulu melakukan klarifikasi atau konfirmasi kepada pihak rumah sakit. Penyebaran video serta informasi yang tidak berimbang tersebut berpotensi menciptakan opini publik yang keliru dan mengabaikan asas praduga tak bersalah yang seharusnya dijunjung tinggi dalam menyikapi isu sensitif seperti ini,” jelas Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Cabang Bungin Bekasi, dr. Hj. ERNI HERDIANI, M.H. Kamis (17/7/2025).

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabang Bungin Bekasi, Dr. Hj. ERNI HERDIANI, M.H. juga menjelaskan bahwa terkait Komplikasi Mata Pasien Bukan Akibat Tindakan Medis, tetapi Bagian dari Perjalanan Penyakit DBD, dalam semangat keterbukaan dan peningkatan mutu pelayanan, RSUD Cabang Bungin telah melakukan evaluasi internal serta pendalaman bersama tenaga medis ahli lintas disiplin dari berbagai organisasi profesi.

Baca Juga :  Pernyataan Ketua PGRI Riau Picu Kontroversi, Wilson Lalengke: Dia Perlu Belajar Lagi tentang Aturan Perundangan

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabang Bungin Bekasi, Dr. Hj. ERNI HERDIANI, M.H. juga mengatakan  bahwa berdasarkan hasil analisis menyimpulkan bahwa penanganan terhadap pasien telah sesuai prosedur medis yang ditetapkan bahwa  komplikasi yang terjadi pada mata pasien, berdasarkan penilaian medis, merupakan salah satu kemungkinan yang dapat timbul sebagai bagian dari perjalanan penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Walaupun komplikasi semacam ini tergolong jarang, kasus serupa pernah tercatat terjadi dalam sejumlah literatur dan laporan medis di berbagai rumah sakit.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabang Bungin Bekasi Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat
, Dr. Hj. ERNI HERDIANI, M.H., mengajak semua pihak agar selalu Bijak dan Objektif pihak kami juga sangat menghargai segala bentuk masukan dari masyarakat dan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan.

Namun, kami juga mengimbau agar seluruh pihak lebih bijak dalam menyampaikan dan menyebarkan informasi, serta mengedepankan klarifikasi dari sumber resmi untuk menghindari kesalahpahaman yang dapat merugikan semua pihak, khususnya pasien dan keluarganya,” ungkapnya.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabang Bungin Bekasi Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Dr. Hj. ERNI HERDIANI, M.H., juga menambahkan bahwa kami selalu terbuka dan transparan  terhadap semua proses klarifikasi dan audit medis sesuai prosedur yang berlaku demi menjaga kepercayaan publik dan integritas pelayanan rumah sakit tidak seperti video yang beredar di kalagan publik, tutupnya.

Ketua Investigasi Indonesia Nasional **** La Omy La Tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Puncak Mauluik Gadang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Masyarakat Padati Masjid Raya IKK Ali Mukhni
Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla
Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang
Karhutla Riau Bukan Sekadar Musiman, Pemerintah Harus Putuskan Rantai Kebakaran
Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa
Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026
Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ,Tabligh Akbar Perkuat Nilai Keislaman dan Kebersamaan
Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:06 WIB

‎Puncak Mauluik Gadang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Masyarakat Padati Masjid Raya IKK Ali Mukhni

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Karhutla Riau Bukan Sekadar Musiman, Pemerintah Harus Putuskan Rantai Kebakaran

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026

Berita Terbaru

Militer/ TNI-POLRI

Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Hotspot di Desa Kayu Raja

Rabu, 26 Agu 2026 - 05:43 WIB