Sugeng Ketua Kelompok Tani Sumber Rezeki (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)
Dharmasraya, Mediainvestigasi.net — Ketua Kelompok Tani Sumber Rezeki, Sugeng, menyampaikan rasa syukurnya atas pelaksanaan program peremajaan sawit rakyat (replanting) yang dinilai sangat membantu para petani di Jorong Lagan Jaya, Nagari Sipangkur. Program yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) itu disebutnya telah berjalan sesuai prosedur dan memberikan manfaat nyata kepada 62 orang anggota kelompok.
“Program ini sangat meringankan beban petani. Kami hanya tinggal menerima hasil, karena seluruh pekerjaan mulai dari penumbangan, terasering, irigasi, pemagaran, hingga penanaman dilaksanakan oleh pihak pelaksana,” ujar Sugeng kepada media ini, Jumat (26/6) di kediamannya.
Sugeng menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan program dilakukan secara langsung oleh BPDPKS melalui pihak ketiga, yaitu PT Sucofindo, tanpa melalui kelompok tani.
“PT Sucofindo langsung membayar kontraktor, penyedia bibit, dan pupuk berdasarkan berita acara serta invoice yang di ajukan ke ketua kelompok tani dan kami terukan ke Sucofindo Padang. Tidak ada uang program yang masuk ke kami, semua transaksi dilakukan langsung oleh Sucofindo,” tegas Sugeng.
Terkait adanya laporan ke Kejaksaan Negeri yang menuding dirinya terlibat dalam praktik mark up dan pungutan liar (pungli), Sugeng mengaku terkejut.
“Saya orang awam, awalnya tentu kaget. Tapi itu hak mereka untuk melapor, dan kami siap mengikuti proses hukum. Yang jelas, sejak awal kami berjalan berdasarkan RAB (Rencana Anggaran Biaya) yang sama seperti wilayah lain, dan semua keputusan diambil secara musyawarah dalam kelompok,” tegasnya.
Sugeng menambahkan bahwa seluruh kegiatan replanting sudah selesai dan tidak ada permasalahan berarti di lapangan.
“Persoalan-persoalan kecil yang muncul sudah kami selesaikan di bawah secara internal. Dan pada 6 Juni lalu, seluruh berkas laporan kegiatan telah kami serahkan ke Sucofindo,” ujarnya yang juga menjabat sebagai Kepala Jorong disana.
Program replanting ini memberikan dana senilai Rp60 juta per Hektare, dengan fokus utama pada peremajaan kebun sawit milik rakyat yang tidak lagi produktif. Sugeng berharap program ini terus berlanjut demi kesejahteraan petani sawit di daerah tersebut.
Editor: Yanti











1 Komentar
**back biome**
Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.